SHOLAWAT CINTA

SHOLAWAT CINTA
galau lagi...


__ADS_3

Pagi yang cerah dan tenang tak secerah wajah Boy dan tak setenang meja makan yang diramaikan oleh kicauan andre dan Tonny.


"Woy sarapan dulu jangan bengong aja lu..."Pekik Andre disebrang meja.


"bener tuh Ka..jangan diaduk-aduk doang tuh makanan..."Sonia terlihat cemas melihat tingkah kaka nya.


"makan dulu Nyuk biar ada tenaga ..jangan lupa galau itu butuh energi...hihihi..."ejek Tonny.


"gak napsu...gua ngantuk..."lirih Boy lantas berdiri dan meninggalkan mereka.


"haiiissh...kayaknya otak si kunyuk udah overload tuh.."ceplos andre.


"yo'i bro..tumpaaahh...hihihi.."kekeh Tonny.


"kalian tau kenapa si Boy murung gitu ? "Tanya mama Shoffie.


"lagi telat bulan kali Tann..."Ceplos Andre.


"belum minum vitamin Tann..."Cocot Tonny


"Haiissh...kamu tau Nia ? Cecar Shoffie.


"entahlah Mah..."Sonia hanya mengangkat kedua bahu nya.


"Pah ? papa tau ? "Shoffie semakin penasaran.


"sudahlah Mah..! Biarkan saja ! anak kita sedang menjalani masa pendewasaan nya.."ungkap Petter lirih melirik ke arah Ricco yang hanya sibuk mengolahragakan mulutnya seakan acuh pada obrolan dimeja makan.


"maksud nya apa ? "Cecar Mama Shoffie.


"kita cukup mendukung saja semua keputusan dia..Biarkan anak itu mengerti dengan sendirinya.."Petter menghela napas kasar seakan malas berkomentar lagi.


"aku duluan yah..sarapan buatan tante enak banget..makasih ya Tann..."Mendadak Ricco angkat Suara tapi langsung pergi keruang tamu.


"ehh..aku juga udahan..bareng saaaayy..."Pekik Sonia melangkah cepat menyusul Ricco.


"kalian belum selesai ..? "Tanya petter melirik andre dan Tonny.


"entar dulu Om.. perut saya masih bisa nampung sepiring lagi... "Ceplos Andre.

__ADS_1


"iya Om.. saya gak mau makanan ini jadi mubadzir kalo gak ada yang ngabisin..."Timpal Tonny.


"Haiiissh...dasar rakus..."ejek Petter


''baguslah...abisin yah ! awas kalo gak di abisin..! ancam Shoffie.


"Anak itu sangat peka dengan situasi..terlihat diam tapi sebenarnya perhatian..."batin Petter.


Papa petter nampak tersenyum tipis menatap Ricco yang tengah duduk tenang disoffa mendengarkan kicau pagi mulut Sonia.


"Heh ? kamu mau kemana Boy ? "Shoffie nampak heran melihat Boy yang menghampiri dengan tampilan yang sudah berbeda.


"aku mau ke rumah bang IFin dulu Mah.. "ucap Boy lantas mencium tangan Mama Shoffie dan papa petter.


"kamu kan belum tidur...? "Cemas Shoffie.


"nanti aku tidur disana.. .


Sorry guys ..gua tinggal dulu yah..!! "Boy tersenyum hambar melambaikan tangan kearah andre dan Tonny.


"assalamu alaikum...


"waalaikum salam...


"perlu gua temenin ? "Tanya Ricco tanpa menoleh memunggungi Boy.


"Thanks..gak usah..."lirih Boy kembali melangkah cepat keluar rumah.


"Menarik..? mereka berdua benar-benar menarik..."batin Petter.


lagi-lagi Petter tersenyum melihat kedekatan Boy dan Ricco yang terlihat unik.


"bang ifin siapa Bro ? lu kenal ? "jiwa KePo Tonny mendadak muncul.


"i dont know..."ketus andre


"om sama tante tau siapa bang Ifin ? "Tonny semakin penasaran.


"tante juga gak tau..."ujar Shoffie.

__ADS_1


"namanya arifin..biasa dipanggil bang ifin..dia merbot musholla ..."ungkap petter.


"heh ? papa tau ? "Heran Shoffie.


"Hemmm...


"merbot apaan Tann...? "Heran andre.


"pengurus musholla ..."jawab Shoffie.


"si kunyuk bergaul sama pengurus musholla..? Andre dan Tonny terperangah saling pandang terkejut dan heran.


"ini berita yang sangat luar biasa..."gumam Andre.


"Rocker sebangsad itu bisa bergaul sama pengurus musholla...aahh ini keajaiban dunia nomer 10... "ejek Tonny.


"gua gak habis pikir , kok bisa sih ? "heran andre.


"otak kalian terlalu kecil untuk mengerti dan menerima hal-hal besar..."Ketus Ricco sinis menghampiri mengambil setoples camilan lantas kembali keruang tamu.


"haiiisshh.. lu gak usah comment dah..omongan lu gak pernah enak didenger.."Ketus Andre menatap sengit ke arah Ricco.


"Dasar lidah silet... "Timpal Tonny kesal.


"hihihi..tapi ada benernya juga sih omongannya si Ricco..."Ceplos Mama Shoffie


"iisshh ..Tante gak asyik.."Sinis Andre


"mentang-mentang calon mantu..."ejek Tonny


"hihihihi..."Shoffie makin terkekeh melihat raut wajah kesal andre dan Tonny.


Sementara Petter lagi-lagi dibuat tersenyum oleh tingkah Ricco yang memiliki penilaian berbeda dimatanya.


"Kamu beruntung Boy punya sahabat yang baik dan perhatian kaya si Ricco..."batin Petter


***


Sementara Boy tengah berjalan gontai menuju Musholla setelah menitipkan motornya diwarung bang Junet.

__ADS_1


Pemuda tampan dengan penampilan khas Rock Style itu nampak murung dengan pandangan lurus kedepan hingga tak menyadari sepasang mata memperhatikannya.


"Tumben si Boy pagi-pagi kemusholla ? muka nya kayak orang yang lagi banyak pikiran..ada apa ?


__ADS_2