SHOLAWAT CINTA

SHOLAWAT CINTA
Cabe Rawit & Kulkas Butut


__ADS_3

Sonia yang memang merasa sangat lapar langsung mengisi piringnya sambil melirik kearah Ricco.


"Hallo Kak.."Sonia lantas mencomot dua potong ayam goreng dan meletakannya diatas piring Ricco dan juga miliknya.


"Heh ? "Ricco mengkernyit saat Sonia menaruh potongan Ayam goreng dipiringnya.


"Kok cuma Ricco yang disapa ? apa kita berdua gak keliatan ? "Sudah pasti Andre terkekeh mengejek Sonia.


"Maklumin aja, Bro ! Cabe Rawit pengen ngadem didalam Kulkas..." Tonny ikut menimpali dan mengejek Sonia.


"ish, Apa sih ?"Kak Ricco mau nambah gak...?


"No.."Ricco menggelengkan kepala menjawab pertanyaan Sonia.


"Elu enggak nawarin kita..? Tonny masih saja terkekeh.


"ish Males, Kak Tonny sama Kak Andre enggak ditawarin juga bakal ngambil sendiri..." Sonia lantas fokus menikmati sarapannya mengacuhkan ejekan Tonny dan Andre.


"Hahaha, Lu tau aja sih..


"Dasar Bucin..


"Biarin Wee.."Sonia menjulurkan lidahnya mencibir Andre.


"Gua duluan ya, Tangki gua sudah penuh nih..."Tonny lantas beranjak dari meja makan.


"Sama, Gua juga mendadak kenyang gara-gara Mak lampir ikut nimbrung.."


"Heleh, Bilang aja kalau Kakak sudah 2 kali nambah..."Sonia hanya mencebik.

__ADS_1


"Hust, Sembarangan aja kalo ngomong ? Bukan 2 kali, Tapi 3 kali, Hahaha " Andre tertawa lepas lantas berlalu dari hadapan Sonia dan Ricco.


"Walah, Stock beras didapur bisa cepat habis kalau Dia sering nginap disini..Aiih.."


"Minum dulu ! "Ricco menyodorkan segelas air pada Sonia.


"Eh, Thanks Kak.. "Sonia mendadak tersipu saat mendapat perhatian dari Ricco.


Melihat dua temannya sudah pergi, Ricco lantas berdiri dan bergegas untuk menyusul kedua temannya itu.


''Ehh, Kakak mau kemana ?


"Gua udah selesai.."


"Kakak disini dulu ya ! Temenin aku makan, Please ! " Sonia merengek manja sambil menarik tangan Ricco.


"Enggak Ahh,


"Kalau Aku enggak makan, Aku pasti sakit, Dan kalau Aku sakit, Kakak harus tanggung jawab ! "Sonia mencecar Ricco dengan ancaman yang tak masuk akal.


"Haish, Huuhfh.."Ricco hanya bisa pasrah seraya menghela napas kasar dan terpaksa duduk kembali dikursi.


"Nice, Goodboy, Hihihi "Sonia terkekeh senang karena berhasil menahan Ricco.


"Suapin Aku dong, Kak !


" Heh ?


"Aku gak mau makan kalo gak disuapin sama Kakak.."

__ADS_1


"Haish..


"Ayo dong, Kak ! Suapin Aku, Please ! Sonia semakin merengek sambil menarik-narik tangan Ricco.


Ricco malah merogoh Handphonenya lantas mendadak sibuk menatap layar Handphone tanpa memperdulikan rengekan Sonia.


"Kakak issh..."Sonia mendelik sebal melihat Ricco mengacuhkannya.


"Kakak kok malah cuekin aku ? "Sonia mendadak marah dan membanting sendoknya lantas beranjak pergi dengan raut wajah sengit.


"Dasar Manja.." Ricco hanya mengangkat kedua bahunya melihat Sonia pergi karena merasa kesal.


"Aih, Dasar Batu ! Panggil Aku dong ! Ayo dong panggil Aku..!" Sementara Sonia terlihat menahan langkahnya sambil berharap Ricco memanggilnya.


Karena merasa Sonia sudah pergi, Ricco lantas bergegas meninggalkan meja makan dan menghampiri ketiga sahabatnya yang sedang asyik bermain game online diruang tamu seakan tak peduli dengan Sonia yang mendelik sengit menaiki anak tangga.


"Mak lampir kemana ?


" Ngambek.."


"Hahaha, Pasti Si Cabe rawit dicuekin sama Si Kulkas.."


"atau jangan-jangan, Si Cabe nembak elu ? Makanya Dia ngambek gara-gara ditolak sama Elu.."


"Hahahaha..


"Bacot.." Ricco mendelik sengit mendengar ejekan Andre dan Tonny.


Boy yang menyadari kegelisah Ricco , hanya tersenyum kecil tanpa mau berkomentar dan ikut campur.

__ADS_1


"Gua yakin, Sebenarnya Dia juga punya perasaan sama Sonia, Tapi masih belum berani bilang.."


__ADS_2