SHOLAWAT CINTA

SHOLAWAT CINTA
Ngidam apa Ngidam ?


__ADS_3

Menjelang pukul 9 malam, Keluarga Andre pun pulang dengan raut wajah bahagia dan puas atas keputusan keluarga Bu Mirna, Satu jam kemudian disusul oleh keluarga Babeh Jali, Kong Mail dan keluarga Petter yang bergegas pamit untuk pulang.


Hanya Boy yang terlihat menghela napas panjang karena istrinya tak mau pulang dan lebih memilih menginap dirumah Putry.


"Pulang yah yah yah..."Untuk kesekian kalinya Boy meminta Siti pulang namun istrinya itu malah semakin erat memeluk Bu Mirna.


"Sudahlah Nak ! ikutin aja maunya, namanya juga ibu hamil, mungkin lagi ngidam nginep disini.."Bu Mirna malah terkekeh melihat Siti semakin manja.


"Nah bener tuh, Biar Siti tidur sama aku aja ! Ka Boy tidur di soffa ya ! hihihi.."


"Haiihh.."Lagi-lagi Boy hanya bisa menghela napas pasrah dan mau tak mau harus menuruti kemauan istrinya.


"Abang gak nape-nape kan tidur di soffa ?


"Abang sih gak masalah, Tapi kamu gimana ? Nanti kalo sakit lagi gimana ?


"Issh..Udeh gak nape-nape kok.."


"Iya deh, iyaaa..."


"Hihihi..."Bu mirna dan Putry malah semakin terkekeh melihat Boy mendengus pasrah, Sementara Siti hanya tersenyum kecil menyadari suaminya begitu mengkhawatirkan kondisi tubuhnya.


"Eh iya Ka, Besok perabotan didepan siapa yang beresin ?


"Lu tenang aja ! Anak buahnya Si Andre nanti pagi datang buat beres-beres.."


"Pantesin Si Jabrik gak jawab apa-apa waktu aku tanya, ternyata udah diatur semua ?


"Pokoknya elu sama ibu tenang aja deh, Besok pagi semua bakal beres seperti semula.."


"Masuk yuk ! Aye udeh ngantuk.."


"Ka Boy mau kemana ? Malam ini Kakak jadi satpam yah ! hihihi.."


Boy yang sudah berdiri dan bergegas membawa Siti masuk kedalam kamar kini hanya bisa menghela napas pasrah ketika istrinya dan Putry melenggang masuk meninggalkannya.


"Sabar ya Nak ! Kamu harus lebih sabar ngadepin ibu hamil ! "Bu Mirna makin terkekeh ketika Boy kembali menghela napas.


"sebentar ya Bu ! Aku mau minta bekal dulu sama istriku.."

__ADS_1


"Heh ? Bekal ?


Bu Mirna hanya terperangah heran ketika Boy melangkah cepat menyusul istrinya masuk kedalam kamar.


"Sayang ! Kamu belum kasih Abang bekal semangat loh ?


"Ehh ? "Seketika Siti mendadak panik mendengar suaminya meminta jatah bekal dihadapan Putry yang terlihat heran dan tak mengerti maksud dari Boy.


"Abang iih..? "Sudah pasti Siti berusaha meloloskan diri ketika suaminya tiba-tiba saja memeluk tubuhnya.


"Malu iih..gak enak sama calon pengantin baru.."


"Biarin aja ! Hitung-hitung belajar..hehehe


"Wah wah wah..jadi ini maksudnya ? "Putry hanya bisa berdecak sebal melihat mereka berpelukan dihadapannya.


"Aku sih gak apa-apa, Lagian aku juga pernah liat kalian ciuman pagi-pagi..Upss !


"Heh ? "Sontak Boy dan Siti menoleh menatap bingung kearah Putry.


"Sorry..hihihi..Waktu aku nginep dirumah kamu itu gak sengaja liat kalian ciuman.hihihi "


"Biarin aja sih ! Lagian sebentar lagi Dia mau nikah..hehehe "


"Ckk..Dasar gak sabaran !


"Gimana bisa sabar kalo punya istri secantik dan semontok kamu.."


"Heh ? Montok ? maksud Abang gendut ?


"Bukan gendut, tapi montok..tok..tok..tok.."Secepat kilat Boy menghujani pipi istrinya dengan kecupan.


"Abang iihh ! Malu sama Putry !


"Bodo amat !


"iisshh..."Siti hanya bisa berdesis sebal ketika tiba-tiba saja Boy melahap bibirnya tanpa persiapan.


"Astagaaa..Aku jadi nyamuk !

__ADS_1


"Hehehe.." Boy hanya terkekeh ketika Putry mendengus dan geleng kepala. Sementara Siti semakin mencebik sebal karna suaminya sudah melanggar perjanjian dengan menunjukan kemesraan dihadapan orang lain.


"Abang ingkar janji..!


"Eh iya, Hukumannya tunda aja dulu yah ! Hehehe.."Boy malah terkekeh ketika melihat istrinya merengut sebal dan malah kembali menghujani kecupan hangat dikening istrinya.


"Udeh iihh..Maaf, Abang tidur diluar dulu ye !


"Gak apa-apa, Yang penting kamu seneng dan Abang udah punya bekal buat mimpi indah hehehe.."


"Hadeuuhh, Udahlah ! Gak kasian apa sama aku, iihh ?Uhss..Ckk.. "Hanya mendengus dan mencebik yang bisa dilakukan Putry ketika Boy berusaha berlama-lama memeluk istrinya.


"Sono Bang, iihh !


"iya iya iya..Happy nice dream, Babe ! tidur yang nyenyak ! Jangan kebanyakan ngobrol apalagi dengerin Si Putry curhat.."


"iye iye iye, Udeh ah !


"Emuaahh..Sleep well "


"isshh.."Siti yang mulai tak nyaman dan semakin merasa malu akhirnya mendorong Boy keluar dari kamar.


"Hahaha..Syukurin ! "Sudah pasti Putry tergelak senang melihat Boy hanya bisa pasrah diusir keluar oleh Siti.


"Huuhfhh..."Boy hanya bisa menghela napas panjang sambil melangkah malas menghampiri Bu Mirna yang terlihat terkekeh mengejek dirinya.


"Sabar Nak ! Puasa dulu yah hihihi.."


"Haiihh..Ibu malah ikutan ngejek aku ?


"Hihihi.."


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2