SHOLAWAT CINTA

SHOLAWAT CINTA
Sekelumit masa lalu


__ADS_3

Dalam perjalanan pulang Tonny melihat sosok kecil yang dikenalnya tengah sibuk disebuah warung makan kecil dipinggir jalan.


"Ngapain tuh bocah ? " Demi menjawab rasa penasarannya Dia meminta Ricco menepikan mobil.


"Mau ngapain sih ? Lu masih laper ? "Ricco melirik Warung pecel lele yang terlihat cukup ramai.


"Mampir dulu sebentar ,Bro ! Gua masih lapar.."Tanpa Basa-basi lagi Tonny lantas turun dan masuk kedalam warung itu.


"Ckk.."Ricco hanya berdecak seraya mengikuti langkah Tonny.


"Sejak kapan Tonny suka makan dipinggir jalan?" Ricco mulai penasaran melihat Tonny memesan makanan sambil memperhatikan seorang anak kecil yang sedang sibuk mencuci gelas.


Tak lama menunggu dua porsi Nasi uduk dengan segala lauk yang dipesannya sudah siap disantap dihadapan mereka.


"Om Tonny kok ada disini ? "Suara anak kecil yang sedari tadi diperhatikan akhirnya terdengar menyapa.


Ricco hanya melirik anak kecil berpenampilan sederhana yang menyapa sahabatnya.


"Kamu sendiri ngapain disini ? "Tonny malah balik bertanya dan seketika anak kecil itu terlihat gugup lantas menunduk.


"Aku..aku lagi kerja , Om.."Si Kecil terlihat semakin menundukan kepalanya.Sementara Tonny nampak menghela napas panjang membuat Ricco semakin penasaran melihat kedekatan mereka.


"ibu kamu tau ? "


"Jangan sampe tau , Om !


Om jangan bilang ibu yah.." Anak kecil itu menatap Tonny dengan sorot mata penuh kecemasan.


"Haiissh..ibu kamu masih kerja kan ?


"Masih Om ,Lagi masuk malem...


"Ckk..kenapa kamu bohong sama ibu mu ? "Tonny menarik Bocah kecil itu duduk disampingnya.


"Aku cuma pengen bantu ibu aja , Om..


Aku kasian sama ibu..."Si Kecil semakin menunduk tak berani melihat wajah Tonny.


"ada masalah apa ?


"Kemarin Om gendut dateng lagi , Dia marah-marah nagih uang sama ibu...


"Terus ? "Tonny hanya menghela napas.


"Ibu sampe nangis-nangis kebingungan , Makanya aku kerja disini biar bisa bantu ibu..seenggaknya lumayan buat nambahin bayar uang kontrakan.."


"Ooohh..Eh , kamu udah makan ? "Tonny tersenyum kecut mengusap rambut Si Kecil.


"Udah Om..Tadi sore dikasih sama Mang ujang..."Si kecil melirik pemilik warung yang sedari tadi memperhatikan mereka.


"Sekarang mending kamu pulang ! Udah malem loh , gak baik anak kecil malem-malem masih diluaran.."


"Tapi aku lagi kerja ,Om..."Si Kecil mendongak ragu.


"Haiissh.."Tonny merogoh Dompetnya dan menyerahkan beberapa lembar uang dalam genggaman mungil tangannya.


"Ambil uang itu ! dan jangan kerja lagi !


Kalo kamu kasian sama ibu mu ,sebaiknya tetap dirumah dan jangan bikin dia khawatir !


Sudah pasti Bocah kecil berusia 6 tahun itu sumringah mendapat lembaran uang yang bisa dipakai untuk membantu ibu nya.


"Nanti Om yang bicara sama Mang Ujang !

__ADS_1


Sekarang kamu pulang aja yah !


"Tapi aku pamit dulu yah !


"Hemm..inget jangan kerja lagi !


"Makasih ya Om , Akhirnya aku bisa bantu ibu..hihihi.." Seketika Bocah kecil itu terkekeh memeluk pinggang Tonny yang terlihat hanya menghela napas.


"Sudah sana pulang ! Simpen baik-baik uang nya ! Jangan lewat jalan raya langsung masuk gang aja..!


Si Kecil terlihat begitu senang sambil menganggukan kepalanya Lantas berlarian menghampiri Mang Ujang.


"Kayaknya ada yang disembunyiin sama Si Tonny , Kenapa dia gak nganterin bocah itu pulang ?" Ricco semakin penasaran namun berusaha tetap tenang dan tidak mencampuri urusan mereka.


"Aku pulang duluan ya ,Om..Makasih "Senyum dibibir mungil Si Kecil terpampang ketika mengecup tangan Tonny.


"Hati-hati yah ! Bilang sama ibu ,kalo butuh bantuan suruh telpon aja , Ok !


"iya ,Om..Aku pulang yah !


"Hemm..."Senyum kecut Tonny mengiringi langkah si kecil yang berlalu cepat keluar dari warung itu.


"Siapa ? "Ricco sudah tak tahan lagi menjawab rasa penasarannya.


"Anak nya temen lama..."Tonny kembali menghela napas lantas melanjutkan makan malamnya.


"temen lama ?


"Hemm..Lu masih inget gak ,pelayan Club malam yang gua gampar gara-gara numpahin minuman ?


Ricco nampak berpikir menerawang ingatannya dimasa lalu.


"Oh..Yang dianter pulang sama Si Kunyuk ?


2 Minggu yang lalu gua gak sengaja ketemu sehabis pulang dari pantai sama Andre.."


"Bau-bau penyesalan nih..."Ricco terkekeh melihat raut wajah pias Tonny.


"Gua gak nyangka tuh cewe hidupnya tragis bener ,Bro.."Tonny meringis lantas menunantaskan makanannya seraya menenggak teh hangat.


"Kok bisa tau ? Lu udah deket sama dia ? "


"Malam itu gua nganterin dia ke kontrakannya dan sedikit banyaknya kita ngobrol..


yaahh..sekalian minta maaf soal insiden dulu"


"Maka nya jangan main tangan sama cewe !


Malu kan begitu ketemu ?


"Haissh..Waktu itu kan gua lagi mabok, Bro !


Untung nya Si Kunyuk bisa handle situasi.."


"terus ? apa kabar nya tuh cewe ?


"Sekarang Dia kerja jadi Cleaning Service di Hotel..Tapi ?


"Apa ?


"Muka nya kusut ,Bro !


Kayak orang yang banyak masalah..Dingin banget ,Gak banyak omong.."

__ADS_1


"Mungkin emang banyak masalah , Buktinya Dia berani kerja di Club malam ?


"Hemm..Tapi sekarang Dia kerja di Hotel ,Bro.


Dan lu tau kan Sleepy Sweeat Hotel ?


"Heh ? itu kan Hotel nya si jabrik ?


"Yo'i...


"Kayak nya jalan elu dipermudah ,Bro..


"Maksud lu apa ?


"Haish , Jangan sok polos deh !


Gua yakin elu punya niatan khusus ampe segitunya bantuin tuh cewe ?


"isshh..Nothing ,Man !


"Bulshiiiittt Brother ? "Ricco terkekeh melihat Tonny terlihat salah tingkah.


Selepas membayar makanan dan sedikit berbasa-basi dengan pemilik warung perihal pekerjaan Si Kecil itu , Tonny dan Ricco lantas bergegas melanjutkan perjalanan mereka.


**


Flashback ;


"Bapa siapa ? "Boy yang sedang bersandar lemah dipohon tua terperanjat kaget melihat sosok paruh baya duduk bersila dihadapannya


"Abah saudara kamu .." Sosok itu tersenyum kecil menatap nya.


"Abah ? saya dimana ya ? Kok bisa ada disini ? "Boy mengedarkan pandangannya menatap sekeliling hutan yang dipenuhi pepohonan.


"kamu tadi mampir kemari ,hihihi..Jangan kebanyakan mikir ! mending banyakin bergerak!" Lelaki paruh baya berpenampilan mirip petani pedesaan itu terkekeh senang.


"Maksudnya apa ?


"Lain kali jangan ikutin sifat dasar ,situasi itu bisa berubah kapan pun..Teruskan dan luruskan niat kamu tapi jangan tertipu sama bungkusan luar ! "Lagi-lagi lelaki itu terkekeh.


"Bapa ngomong apa sih ?


"Jangan tinggalkan apa yang sudah kamu temui ,teruskan semuanya dengan bekal pengetahuan itu..Didepan sana masih banyak pecinta yang terlupa oleh ingatan dan tertutup oleh mata yang tak buta..."


"Haiissh..Ngomong apa sih Pak ?


"Hihihi...Para pecinta takan lupa meski Dunia semakin menua dan hari pembalasan segera tiba.."


"Pecinta apa sih ? Jangan sok-sok 'an bikin Clue deh !


"Pecinta bagi yang pantas di Cinta..hihihi..


"Yang Pantas ?


"Sholluw...."


Seketika Boy mengkerjapkan mata namun lelaki paruh baya itu tak terlihat lagi , Kini wajah perempuan cantik yang sangat dirindukannya malah berada dekat dihadapannya.


"Siti ? "Boy kembali mengkerjap sedikit mengendus aroma obat dan melirik sekeliling ruangan dan wajah-wajah yang terlihat familiar


Flashback off ;


Obrolan singkat yang terasa bagai mimpi dan hanya berlangsung beberapa detik itu terus saja terpikirkan oleh Boy ketika malam semakin gelap sementara istrinya sudah terlelap nyenyak dalam tidurnya.

__ADS_1


"Apa maksud dari mimpi itu yah ? "Boy hanya menghela napas masih tak habis pikir dengan mimpinya yang terasa begitu nyata ketika berada dirumah sakit.


__ADS_2