SHOLAWAT CINTA

SHOLAWAT CINTA
Haissh..


__ADS_3

"Surprises ? Haishh " Boy sedikit terkejut saat menatap kedatangan semua karyawannya yang terlihat begitu antusias menghampiri dirinya.


"Hallo Bos ! "Leon bersama ketiga sahabatnya Putu, Gusti dan Keanu langsung bertos ria melepas kerinduan mereka hingga membuat Bagas tak sempat menyapa Boy.


"Dasar bawahan songong ! Gua dilewatin gitu aja..? "


"Kalo ada Bos besar, Elu tuh enggak ada apa-apanya Gas !


"Hahaha..."


Bagas hanya bisa mendengus sebal mendengar ejekan Leon.


"Wah, Nyonya makin cantik aja Bos ? Pantas aja Elu makin jarang datang ke Caffe.." Bagas malah beringsut menghampiri Siti.


"Songong lu, Gas ! Berani godain Nyonya didepan Si Bos, Kalo dipecat bisa gagal nikah sama Halimah.."


"Hahaha.."Semua tergelak mendengar celetukan Angga yang menghampiri Boy bersama Made dan Gede.


Siti hanya tersenyum kecil mendengar celotehan mereka namun kedua matanya melirik ke arah Ayu yang terlihat memperhatikan suaminya.


"Hallo Nyonya, Makin cantik aja sih ?


"Ehh, Bisa aje sih ? Kamu ? Kartika kan ?

__ADS_1


"Wah, Nyonya masih inget sama nama saya ? Gak sia-sia saya mengabdi di Caffe..Hihihi


"Berisik lu.."Boy langsung menghadiahi sentilan dikening Kartika saat Dia bergelayut manja dilengan kiri istrinya.


"Haiish, Suaminya masih galak ya Bun ?"Kartika malah terkekeh sambil menjulurkan lidah meledek Boy.


"Galak banget, Saking galaknya sampe-sampe bengkak tuh Nyonya Bos.."


"Haiihh.."Boy hanya bisa mendengus sebal saat mendengar celotehan Bagas.


"Eh Nyonya Bos sudah hamil yang ke berapa bulan ? "Melissa dan Putry ikut beringsut menghampiri Siti setelah sejenak bersalaman dengan Boy.


"Alhamdulillah, Udeh masuk bulan ke 6.."Siti hanya tersenyum kecil dan sekilas mengusap perutnya.


"Sudah- sudah ! Kalian semua temui pengantin dulu sana ! Gua siapin tempat dulu buat kalian.." Boy lantas mengalihkan obrolan mereka saat menyadari Ayu belum menghampiri dirinya, bahkan raut wajah gadis itu terlihat datar namun sendu.


"Ah iya, Hayuk ! Kita naik stage dulu ! Kapan lagi Gua bisa ngeledekin Pak Andre kalo bukan hari ini.."Bagas mendadak begitu bersemangat dan langsung mengajak Halimah berjalan bersama.


"Dasar Curut.."Leon dan semua orang lantas mengikuti Bagas dan Halimah menuju singgasana pengantin setelah berpamitan pada Boy dan Siti.


"Elu gak kangen sama gua ? "


Seketika langkah kaki Ayu mendadak terhenti saat mendengar suara Boy. Bahkan Siti pun mendadak terdiam karena tak menyangka suaminya akan mengeluarkan kalimat pertanyaan seperti itu pada seorang gadis.

__ADS_1


Boy tersenyum simpul saat melihat Ayu menoleh dengan raut wajah datar dan terkesan menghindari tatapan matanya.


"Elu gak kangen sama Kakak Lu yang paling ganteng ini ? "Lagi-lagi Boy bertanya dengan raut wajah konyol seolah meledek sikap Ayu yang menghindari dirinya.


Sementara Siti yang menyadari suasana canggung diantara mereka lantas berinisiatif menghampiri Ayu.


"Bareng yuk ! Aye juga belum nyamperin penganten.."Siti langsung menggandeng tangan Ayu seraya tersenyum renyah dan berusaha mengakrabkan diri.


Ayu malah semakin merasa sungkan dan canggung saat Siti terlihat begitu tenang bahkan raut wajahnya nampak begitu ceria dan antusias berbanding terbalik dengan raut wajah Ayu yang pias dan kebingungan.


"Haih..istriku memang paling pengertian, bisa-bisanya Dia bertingkah seperti itu.." Boy hanya bisa tersenyum saat melihat istrinya berusaha mengakrabkan diri dengan saingan cintanya.


"Ayo Kak ! Kakak gak mau bareng ?


"ehh ? "Boy mendadak terkekeh saat Ayu menoleh dan mengajak dirinya turut berjalan bersama-sama.


"Okay..."Boy semakin terkekeh sambil bergegas melangkah disamping istrinya yang terlihat akrab berceloteh sambil menggandeng tangan Ayu.


"Syukurlah, Gua kira bakal rumit ? ternyata istrinya Si Willy memang pengertian.." Bagas yang memperhatikan mereka dari kejauhan seketika menghela napas lega saat melihat adiknya digandeng oleh Siti.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2