SHOLAWAT CINTA

SHOLAWAT CINTA
Syifa na


__ADS_3

"Ehh, Cucuku bangun..."Mamah Shoffie beringsut senang melihat bayi mungil itu tiba-tiba menangis.


"Haish, tuh kan bangun ! Rese nih Mamah..Kasihan kan Siti, Dia mau istirahat dulu.." Boy hanya bisa menghela napas melihat Mamahnya begitu senang melihat cucunya terbangun.


"Mungkin dia lapar..."Mamah Shoffie malah terkekeh sendirian.


"Panan barusan dikasih ASI, Mah.."Siti ikut tersenyum menyadari mertuanya sangat antusias dan senang.


"Nah kan ? ini pasti karena diganggu sama Mamah, makanya dia bangun..Haiihh.."Boy hanya bisa geleng kepala melihat Mamah Shoffie terkekeh-kekeh tanpa merasa bersalah.


"Ye udeh sih, Bang ! Bawa marih aje ! Biar Aye tidurin lagi.."Siti pun malah terkekeh menyaksikan suaminya geleng kepala dan menepuk jidatnya sendiri.


"Kamu istirahat saja ! Biar Abang yang tenangin Baby kita.."


"Ehh, Emangnye Abang bisa ?


"I will try..."Boy lantas bergegas menghampiri Bayinya sambil meminta Mamahnya menjauh.


"Haiishh, Kamu enggak asyik aahh.."Mamah Shoffie mendengus sebal saat Boy memintanya menjauh.Sementara Siti hanya terkekeh melihat perseteruan suami dan mertuanya itu.


"My Sweety, Come on ! Sleep again, Ok ! "Jemari Boy mengusap lembut kening serta kepala bayi mungil itu.


"Kasihan Bundanya mau istirahat dulu, Kamu tidur lagi ya ! Jangan rewel, OK !


"Heh ? Hihihi..."Siti dan Mamah Shoffie malah terkikik geli mendengar komunikasi antara Boy dan Baby kecilnya itu.


"Bismillahirrahmanirrohim...innallaha wal malaikatahu yusholluna allan nabi, Yaa ayyuhal ladzina amanu Shollu alaihi wassalim mutasliimaa.."


Seketika Siti dan Mamah Shoffie berhenti terkekeh dan mendadak terdiam saat Boy membaca sebagian ayat al qur'an.


Dan tanpa diduga-duga, Bayi mungil itu pun mendadak terdiam dan tersenyum menatap wajah Ayahnya itu.

__ADS_1


"You heared my voice, Okay ! "Boy kembali tersenyum saat Bayi kecil itu menampakan ekspresi senang seolah mengerti maksud ucapan Boy.


"Allahumma Sholli alla sayyidina Muhammadin tibbil quluubi wa dawaa ihaa..." Boy tak henti-hentinya tersenyum seolah sedang berkomunikasi dengan Bayinya.


Siti dan Mamah Shoffie semakin terdiam dan tertegun menyadari sang Bayi begitu menuruti ucapan Boy.


"Wa afiyatil abdani wa Syifa iha, Wa nuril abshori wa dhiyaa ihaa..." Boy semakin tersenyum saat Bayi mungilnya nampak mengkerjap-kerjapkan mata seolah menyambut setiap kata yang keluar dari mulut Ayahnya itu.


"Wa alla alihi wa shohbihi was salim.." Sejenak Boy mengecup lembut kening bayi mungilnya dan kembali mengulang membaca Sholawat Syifa itu hingga akhirnya pada bacaan kelima kalinya, Bayi mungil itu kembali tertidur lelap hingga membuat Siti dan Mamah Shoffie berdecak kagum dengan cara Boy menidurkan bayinya.


"Sstt..Jangan rese lagi ya, Mah ! "Boy lantas menjauh setelah menyelimuti bayi mungilnya itu.


"Astaga, Mamah malah pengen gangguin Baby lagi supaya bisa denger kamu bacain Sholawatan kayak tadi..." Mamah Shoffie malah terkekeh mengejek Boy.


"Haiisshh..."Boy hanya mendesis jengah mendengar celotehan Mamahnya lantas bergegas kembali duduk disamping Siti.


"Abang keren..."Tiba-tiba saja Siti tak bisa menahan diri dan mencium pipi suaminya.


"Ciee dapet Bonus..Hihihi.."Mamah Shoffie terkekeh mengejek Boy yang terlihat begitu terkejut dan senang.


"Harus adil dong ! Sebelah lagi..."Boy tersenyum kecil sambil menyodorkan pipi sebelah kirinya kehadapan Siti.


"Emm..."Tanpa basa-basi dan terkesan spontan, Siti langsung mencium pipi suaminya seolah tak merasa malu saat Mamah Shoffie terkekeh menggoda mereka.


"Sepertinya Abang harus sering bacain Sholawat supaya terus dapet bonus dari kamu.."Boy malah merangkul istrinya dan langsung membalasnya dengan hujan kecupan diwajah Siti hingga membuat Mamah Shoffie tertawa melihat keusilan putranya itu.


"Dasar anak muda..Haishh.." Mamah Shoffie hanya geleng kepala dan beringsut menjauh dari mereka.


"isshh, udeh Bang iihh ! "


"Hehehe.."

__ADS_1


"Kamu sendiri yang mancing Abang ?


"ikhh..Dasar Rese.."


"Biarin, Resenya cuma sama kamu..Hihihi.."


"isshh...


"Hehehe..


"Ehh iye, Nape Abang bisa kepikiran bacain Sholawat entu ?


"Enggak tau ! Abang spontan aja baca sholawat itu.."


"Ehh ? Beneran ?


"iya, Enggak tahu kenapa, tiba-tiba aja kepikiran dan spontan Abang bacain.."


"MasyaAllah..Mungkin ini memang petunjuk buat nama anak kita Bang.."


"Iya juga ya ? Pantas saja Abang selalu teringat sama Sholawat Syifa, dan kebetulan lidah Abang ini tiba-tiba saja menyebut bayi kita dengan panggilan Syifa.."


"Subhanallah, Masya Allah..Syifana Bang.."


"Heh Syifana ?


"iye, Syifa kita.."


"Its a nice ! Syifana Swarez..."


"iye, Semoga menjadi obat dan keberkahan buat kita, Bang..." Siti tersenyum saat Boy melengkapi nama itu dengan nama besar keluarganya.

__ADS_1


"Yeah, Aamiin..! "Boy pun tersenyum lebar seolah mendadak mendapat nama baik tanpa harus banyak berpikir dan bertanya.


__ADS_2