
Akhirnya ketegangan siang itu berakhir tanpa banyak drama selepas kepergian Andre yang melenggang tanpa terlibat baku hantam lagi.
suasana Caffe pun semakin ramai hingga Boy sampai terlambat sholat ashar bahkan hampir ketinggalan waktu sholat maghrib.
Halimah ,Tika dan Ayu terus saja mondar-mandir melayani pengunjung dengan segala permintaan nya yang membuat Angga dan Made semakin sibuk berkutat dikitchen.
Leon tak kalah sibuk bertugas di table bar yang tak pernah kosong dari pengunjung yang memang sudah menjadi langganannya.
Bagas tetap setia dimeja kasir dan sesekali membantu melayani ketika mereka terlihat keteteran.
Hingga jam 08:30 malam suasana Caffe mulai kondusif karna pengunjung langganan mereka sudah hafal kalau Caffe itu selalu tutup lebih awal dibanding Caffe lainnya.
"sebentar lagi closing Bro ! jangan terima tamu lagi ! kasian anak-anak kecapean.."Boy menghampiri Bagas yang masih sibuk dimeja kasir.
"Hemm..padahal bukan weekend tapi tamu kita banyak amat ya ? "Bagas tersenyum senang meski raut wajah lelah terpampang nyata.
"Alhamdulillah , Gas...! Gua masuk Kitchen dulu mau bantu nyuci piring..."Boy melangkah cepat meninggalkan Bagas yang terkekeh mendengar ucapannya.
"Hihihi..Bos gua emang low profile , Dia megang semua kerjaan..hihihi
"lelaaah sangaaattt..."Ayu mengibaskan tangannya lantas duduk disebelah Bagas.
"Dasar bocil manja.. "Ketus Bagas.
"hari ini emang lumayan cape ,Gas ! "Kartika menyelak ucapan Bagas.
"Hihihi..entar gua bilang sama si Bos supaya kalian dapet Bonus lelah..hihihi "Bagas malah terkekeh mengejek mereka.
"Hay..."Seorang gadis cantik menyapa mereka.
__ADS_1
"Hay juga..hihihi " Bagas mendadak sumringah melihat gadis cantik itu menyapa dirinya.
"Pemilik Caffe ini ada kan ? "Gadis itu tersenyum manis dan membuat Bagas semakin terpesona.
"pemilik Caffe ? "Kartika dan Ayu beradu pandang merasa heran melihat seorang gadis cantik mencari Willy.
"Maaf mba siapa ya ? ada keperluan apa sama Bos Willy ? "Ayu mendadak penasaran sekaligus cemburu mengetahui gadis cantik dihadapannya sedang mencari Boy.
"Bos Willy ? Jadi disini namanya Willy ? hihihi.."Gadis itu malah terkekeh mendengar ucapan Ayu.
"tuh dia ! "Bagas menunjuk kearah Boy yang keluar dari kitchen.
"KA BOOOYYY...."Gadis itu memekik dan berlarian.
"Sonia ?
Boy sangat terkejut namun tersenyum senang melihat adik kesayangannya tiba-tiba ada dihadapannya.
"Apa kabar sweety ? "Boy mengecup sekilas kening Sonia.
"I miss you.."Sonia semakin mengencangkan pelukannya.
"Dasar manja..."Ketus Boy lantas mengajak Sonia duduk di Soffa ujung disamping table bar.
"Cewe itu ? apa dia pacarnya ka willy ? " Ayu mendadak mematung melihat adegan kemesraan Boy dan Sonia.
"Dasar mantan playboy..."Ketus Bagas sengit melihat Boy merangkul Sonia dan bercanda tawa bersama.
"Astaga ! Si Willy ternyata punya cewe ? Agresif banget lagi ! maen sosor aja..'' Kartika mendelik sinis melihat pemandangan yang mengusik mata nya.
__ADS_1
"Siapa cewe yang lagi sama Bos Willy ? "Halimah menghampiri namun hanya mendapat jawaban gelengan kepala dari mereka.
"mungkin pacarnya ? " Halimah mencoba berspekulasi melihat Sonia bersandar nyaman dalam dekapan Boy sambil bercanda mesra.
"Kerja kerja kerja ! jangan nonton orang pacaran ! "Bagas membuyarkan lamunan ketiga gadis dihadapannya.
Namun mereka malah masih berkumpul ketika melihat Boy dan Sonia menghampiri mereka.
"Malam ini gua gak balik, Gas ! Gua mau tidur di Hotel..."Boy melambaikan tangan nya merangkul Sonia membawanya keluar dari Caffe.
"Hotel ?
Mereka semua beradu pandang heran dan terkejut mendengar ucapan Boy yang akan membawa gadis itu ke Hotel.
"Astaga Si Willy ternyata kelakuannya rusak " Kartika masih saja terbelalak melihat Boy melenggang cepat keluar dari Caffe.
"Sakitt..hati aku sakiitt..." Kedua mata ayu mendadak berembun mendapati kenyataan Boy menggandeng mesra gadis lain bahkan berencana tidur berdua diHotel.
"ini gak mungkin kan ? "Halimah masih merasa tak percaya dengan apa yang dilihatnya karna baginya Boy adalah tipe lelaki yang sangat menghormati perempuan.
"Huuuhf.."Bagas hanya bisa menghela napas kasar menyadari adiknya sedang patah hati melihat adegan kemesraan Boy dan Sonia.
"Bubar ! bubar ! siap-siap closing ! "Pekik Bagas mengusir ketiga gadis dihadapannya yang membuat nya jengah dengan keterkejutan mereka.
"Siapa Sonia ini ? apa dia pacar simpenannya si Willy ? sialan banget pake mesra-mesraan segala lagi ? eh sekarang dibawa ke Hotel ? Dasar Playboy..." Bagas lagi-lagi menghela napas lantas kembali berselancar diatas keyboard menyalin laporan kalkulasi pemasukan hari ini.
💕💜
.
__ADS_1
.
"Dont forget , VOTE ! 😊