
Hari demi hari berlalu dengan kesibukan dua keluarga mempersiapkan rencana pernikahan terutama Mama Shoffie dan Nyak Romlah yang sangat antusias dengan segala kehebohan ekspektasi kaum Emak.
Berbeda dengan kaum Emak yang begitu bersemangat ,Petter dan Rojali terlihat lebih tenang dan menyerahkan semua urusan pada Profesionalisme E-O yang disewa Boy.
Sang pengantin perempuan hanya bisa menghela napas menghadapi kehebohan Dua wanita paruh baya yang over active dan full spirites menjabarkan segala keinginan mereka
Boy yang berada diluar kota hanya bisa memantau melalui laporan dari Sonia yang dipercayakan untuk menghandle kinerja E-O.
"Assalamu alaikum Calon istri..."Wajah tampan dengan senyum ceria terpampang dilayar ponsel Siti.
"Wa alaikum salam ,Bang ! "Senyum kecil Siti pun terbit ketika Video Call dilayar ponselnya menampakan wajah sang pujaan.
"kangen...:" Satu kata yang meluncur dari mulut pemuda dilayar ponsel itu berhasil membuat Siti mengulum senyumannya.
"Gimana kerjaan ,Abang ?" Siti malah mengalihkan obrolan yang menjurus ke arah godaan dan gombalan Boy.
"Astaga Siti..Kamu malah nanyain kerjaan ? Emangnya kamu gak kangen sama aku ?"Boy nampak menghela napas dibalik layar.
"Tumben Abang ngomongnya pake AKU-KAMU ? " Siti kembali mengalihkan ucapan Boy yang sudah pasti diakhiri dengan rayuan.
"lagi belajar sopan ! biar kamu makin nyaman sama Abang...hihihi.."
"Aye terima apa ada nya ,Bang! gak usah maksain ngomong kayak gitu kalo emang gak bisa..."Tak dipungkiri Siti merasa senang dengan usaha Boy namun menjadi diri sendiri itu lebih baik daripada terjebak dengan klise.
__ADS_1
"Hahahahaha...Elu emang istimewa ,Sayang!" Boy tergelak diujung sana menyadari Siti tak terbiasa dengan gaya bicaranya.
"Abang kapan pulang ?
"Cieee...Elu kangen sama gua ? hihihi
"Abang iiihh...
"sekali-kali ngaku aja kenapa sih ! Berat amat kayaknya ngaku kangen ? hihihi..
"Abang iihh..Aye matiin ye telponnye ! "Ancam Siti tegas.
"No No No..Wait ! sorry sorry..hihihi.. jangan ngambek dong ! just kidding...
"Ehh siapa yang godain ? Gua kan cuma berusaha jujur dan terbuka...hihihi...
"Auu Aahh...
"hihihihi...
"Ada yang mau diomongin lagi gak ? Kalo gak ada yang penting Aye tutup nih telponnye..?
"Haisshh..Tega amat sih ? Gua kan butuh asupan nutrisi semangat...
__ADS_1
"Maksudnya ?
"Gua harus liat muka lu dulu sebelum memulai aktivitas rutin yang membosankan disini...
"Jangan mulai deh ! "Ketus Siti menyadari Boy sudah kembali memulai aksi gombalnya.
"oh God ! Help Me ! Tolong beritahu sama Bidadari ku itu kalo aku bener-bener kangen sama dia..."
"Assalamu alaikum,Bang...
"Tunggu..tunggu..tunggu...!!!
Siti terkekeh melihat ekspresi frustasi Boy ketika dia memutus panggilan Video nya secara sepihak.
"Aye gak mau pikiran aye jadi rusak gara-gara gombalan Abang..." Siti tersenyum kecil memandang layar ponselnya.
"Astagfirullah..."Gumam Siti seraya menghela napas menyadari Calon suaminya itu selalu saja menggodanya.
.
Sementara diseberang sana Boy nampak menghela napas dengan raut wajah kecewa karena tak bisa berlama-lama memandang wajah Siti dilayar ponselnya.
"Jadi pengen buru-buru pulang ! Astaga Siti ,kenapa sih lu selalu aja berhasil bikin gua kelimpungan ?" Lagi-lagi Boy menghela napas panjang menyadari calon istrinya sangat pintar menghindari kemesraan sekalipun hanya berupa kata-kata rayuan.
__ADS_1
"Gua bisa gila kalo kelamaan gak ketemu dia.. Astagaaa..kayaknya gua bener-bener harus Puasa biar bisa refresh otak gua yang mulai ngaco.."