SHOLAWAT CINTA

SHOLAWAT CINTA
Kejutan


__ADS_3

Siti Pun tak kalah terkejut melihat kedatangan Sonia dan ketiga sahabat Boy beriringan dengan tiga orang yang tidak dikenalnya.


"Heh ? Om sama tante ? "Boy terkejut melihat Om Hendry (Adik Petter ) beserta istrinya berjalan bersama Tante Silvi (kakak Shoffie).


"itu kan ? "Siti terperangah melihat mereka semua membawa bingkisan yang mirip hantaran dalam prosesi lamaran.


"Apa mungkin mereka..? " Gemuruh debaran jantung Siti mendadak bertalu-talu melihat mereka semakin mendekat.


"Surprissess..."Bisik Mama Shoffie menjawab kebingungan dan berhasil membuat Siti terperangah dalam pelukannya.


"Assalamu Alaikum..."Teriak lantang Andre.


"Wa alaikum salaaamm..."gemuruh jawaban semua orang.


"Tumbenan Elu ngucap salam ?"Ejek Kong Mamat.


"Khusus hari ini saya mendadak alim ,Kong..."Pekik Andre semangat.


"What ? "Boy terperangah melihat ekspresi dan ucapan Andre yang begitu formal.


"Surpriiizzzeeee...."Sonia tak kalah lantang berhambur memeluk Boy.


"What the hell going on ? "Boy masih bingung dengan kedatangan mereka yang tiba-tiba.


"Dasar otak udang ! Pecundang bodoh ! "Ketus Ricco tanpa peduli makian nya didengar semua orang.


"How are you , Boy ? "Om Hendry menyapa Boy yang masih terkejut.


"im good..."Boy melepas pelukan Sonia dan beralih memeluk ketiga orang paruh baya yang jarang ditemuinya.


"makin ganteng aja keponakan tante ini ? "Silvi meraup kedua pipi Boy.


"Of course..."Ceplos Boy percaya diri.


"Time to party ,Kidd ! "Ceplos Silvy seketika Boy terperangah semakin bingung.


"Silahkan masuk semuanye ! Maaf ye keadaannye kayak gini.."Enyak Romlah menyelak dan membawa semua orang duduk melingkar disatu meja kecuali Sonia dan trio lacknat yang memilih duduk diatas balai bambu sambil meletakan dan merapihkan bingkisan yang mereka bawa.


"Ada apa sih Pah , Mah ? Jangan-jangan kalian...? "Boy menunjuk kearah kedua orangtuanya namun matanya melirik kearah bingkisan diatas balai bambu.


"Hemm..."Petter tersenyum dengan anggukan kepala meyakinkan.


"Seriously ? "Pekik Boy antusias dan sumringah.


"Plak.."Boy menampar pipi nya sendiri.


"its real ! im not dreaming..? "Gumam Boy namun tingkahnya itu membuat semua orang terkekeh mengejeknya.


"Plaaakkkk..."dengan cepat Andre menambah satu tamparan di pipi Boy.


"Tuh biar makin yakin..hahhaa.."Andre langsung menghindari Boy yang sudah siap membalasnya.

__ADS_1


"Lamaran ??? " Siti melirik raut wajah semua orang yang ada dihadapannya.


"Pantes aja keponakan ku yang bodoh ini jadi makin bodoh , ternyata calon menantu kita cantik sekali.."Om Hendry berhasil membuat Siti tertunduk malu berbeda dengan Boy yang malah bangga dan sombong.


"Of course,Uncle..! Keponakan mu ini selalu jeli memilih pasangan...


"Haisshh..."Hendri berdesis malas.


"Cih..."Silvi ikut mencibir.


"Kamu tuh masih aja tengil..."Ejek Catherine (istri Hendry)


"Sudahlah ! Kalian jangan meladeni bocah tengik itu ! "Ketus Petter sengit.


"Apa bisa kita mulai ? "Kedua mata Petter beralih menatap Babeh Jali dan Kong Mamat yang hanya menganggukan kepala.


"Shitt...Gua deg-dega an.." Boy mendadak terdiam dengan kedua mata yang lurus menatap Siti yang berada dalam dekapan Mama Shoffie.


"Kejutan ini diluar ekspektasi gua..." Boy semakin mematung tak berani berkomentar.


"Jali ? "Tanya Petter.


"Ya.. "Babeh Jali kembali menganggukan kepalanya.


"Dengan mengucap Bismillah ,Saya Petter sebastiandos Swarrez selaku orang tua dari William Prayoga Swarrez Melamar dan meminang Putri mu Siti Fatimah untuk menjadi istri dan menantu dikeluarga kami !


"DEG..."Boy dan Siti terdiam dengan debaran perasaan yang sulit dicerna akal sehat mereka. Semua rasa seakan membaur jadi satu tanpa bisa diungkapkan oleh ucapan.


"Bismillah Aye setuju... Tapi Aye menyerahkan semua keputusan sama putri Aye..."Ucapan bernada ramah dan sopan yang keluar dari mulut Babeh Jali seakan membius akal sehat Boy yang tak pernah sekalipun mendengarnya


"Babeh serahin semua keputusan sama Elu ,Siti.. Babeh gak mau mengulangi kesalahan Babeh lagi.."Ucapan tulus sang Babeh membuat Siti menengadahkan wajah nya menatap haru wajah tegas Babeh Jali.


"Enyak juga gak mau ikut campur sama keputusan elu ,Neng ! Semuanya Enyak serahin sama elu...! Nyak Romlah ikut meyakinkan Siti.


"Beh ? Nyak ? "Siti mendadak kesulitan berbicara menatap haru kedua orangtuanya.


"Kong ? "Siti beralih menatap wajah renta dihadapannya yang menampilkan senyuman tipis dan anggukan kepala.


"Jadi apa jawaban kamu ,sayang ? "Petter langsung mencecar Siti agar tidak semakin larut dalam suasana haru.


Boy masih terdiam dengan debaran hebat dan tatapan yang tidak bisa berpaling dari wajah Siti.


Siti kembali memandang wajah kedua orangtuanya yang tersenyum menganggukan kepala penuh keyakinan.


"Bismillahirrohmannirrohiim.." Dengan mengucap Bismillah , Aye terima lamaran ini... "Siti begitu tegas dengan penuh keyakinan meskipun bernada lembut.


ALHAMDULILLAAAAAHHH...."Semua orang mengucap syukur mendengar jawaban Siti.


"Akhirnyaaa kamu jadi menantu Mama..."Shoffie semakin mempererat dekapannya meluapkan kelegaan dan kebahagiaannya.


"Makasih Jali ! Kong ! Romlah..."Petter Berhambur memeluk Kong Mamat dan Babeh Jali.

__ADS_1


"Ternyata kita emang gak bisa jauhan..."Ceplos Jali terkekeh.


"iya ..Alhamdulillah..."Petter semakin mendekap Jali sang Partner latih tanding dimasa lalu.


Sementara Boy masih saja mematung dengan kedua mata yang tak lepas dari wajah Siti.


"PLAAAKK..."Dua tamparan dipipi kanan dan kiri Boy mendarat dari tangan Andre dan Ricco.


"Sadar Woy ! "Pekik Tonny mengejek.


"Segitu kagetnya ? "Ceplos Andre.


"Bodoh ! "Ketus Ricco.


"Malah planga-plongo ? "Ceplos Sonia.Dan Sontak membuat semua orang tertawa renyah mengejek Boy bahkan Siti Pun mengulum senyumannya.


"Nikmat mana lagi yang kau dustakan ? "Boy tersentak dan tersadar berkat tamparan dari Ricco dan Andre.Namun ucapan yang tiba-tiba meluncur dari mulutnya seketika membuat semua mata tertuju padanya.


"Thanks God ! "Boy lantas bangkit melangkah cepat naik keatas balai bambu.


"Heh ? ''Semua berdecak heran melihat kelakuan Boy.


Suara lantang takbiratul ikhram dan sujud syukur yang diakhiri dengan salam yang dilakukan oleh Boy diatas balai bambu membuat semua orang terharu melihat pemandangan itu.


"Alhamdulillah was syukurillah binni'matillah..


Laa haula walla quwwatta illa Billah..."Setitik air mata keluar disudut mata Boy.


"Terimakasih SITI FATIMAH BINTI AHMAD ROJALI ..."Pekik Boy lantang lantas bangkit berhambur menghampiri Siti.


"Eiiittss...Belum Halal "Ketus Mama Shoffie menahan Boy yang menghampiri Siti.


"Hahahaha..."Sontak semua tertawa lepas melihat kelakuan Boy.


💕💕


💕💕


Kopi mana Kopi ? Othor butuh kopi nih !


Sialan Lu Boy ! Lu yang seneng gua yang puyeng !


Boy : itu sih derita lu ,Thor ! hihihi


"Dasar semprul..Bocah tengik..!


hihihi...


"Gua gagalin baru Nyahoo luh !


"jangan dong Thor ! udah ngebet nih !

__ADS_1


"Hemm..kayaknya seru..(keluar tanduk)


"wah gawat nih ?


__ADS_2