
Jam 08 malam Boy memboyong semua karyawannya menuju sebuah Resto Seafood yang sudah dibooking oleh Ayu.
Malam ini wajah mereka terlihat begitu ceria karna pertama kalinya mereka berkumpul bersama diluar jam kerja bahkan anak buah Leon yang sempat dihajar Boy ikut datang meramaikan suasana demi berdamai dengan Leon dan Boy.
"Sialan Si Willy ? makanan ini kan seharga gajih gua 2 bulan ? belum lagi booking private room ini bakal nguras dompet gua..." Bagas berdecak kesal dan hanya bisa pasrah ketika pelayan menyajikan makanan pesanan Boy.
"Lobsternya nantangin banget tuh ? "kedua mata Kartika berbinar melihat lobster jumbo dihadapannya.
"Kepiting sama kerang nya juga bikin ngiler..."Angga pun terlihat begitu antusias.
"Soup Kepala ikan nya jatah gua yah..."Made langsung menyambar mangkung soup dihadapannya.
"Silahkan makan apa aja dan Kalo kurang pesen lagi aja ! mumpung gratis ! "Boy terkekeh melihat wajah Bagas yang semakin pucat memikirkan cara membayar semua makanan dihadapannya.
"Eh Trio cunguk ! Makan dulu aja ! gak usah pake basa-basi kenalan kayak turis nyasar..."Boy mengejek Putu ,Gusti dan Keanu anak buah Leon yang terlihat sungkan bergabung bersama mereka.
"Santai aja Bro ! gak usah malu , Bos gua emang rada gendeng jadi gak usah sungkan-sungkan.."Leon meyakinkan ketiga anak buahnya yang sedaritadi hanya menikmati minuman mereka.
"yang punya hajat lagi puasa ya ? kok bengong aja sih ? "Made mengulum senyumnya melihat Bagas semakin pucat.
"Tenang aja Ka ! Si Bos yang bayar ini semua "Ayu merasa tak enak hati menjahili kaka nya yang semakin pucat.
"Hah ? Serius ? "Bagas mulai bisa bernapas lega.
"Kita semua tau Bro ,pasti Si Bos yang bayar ini semua karna Lu gak bakal punya modal buat traktir kita..."Ucapan Made langsung tepat sasaran.
"Hahaha..."Semua tergelak.sementara Bagas hanya menghela napas merasa malu dihadapan Halimah yang hanya tersenyum tipis mendengar ejekan mereka.
"Thanks Bos ! "
"gak usah ngucapin makasih ,Gua seneng ngasih makan rakyat jelata kayak kalian semua..."Boy membusungkan dadanya bangga dengan level kesombongan yang tinggi mengejek semua karyawannya.
"Haisshh..
"Cihh..
"Bos mah bebaaaass...
"Dasar Bos gendeng..."Bagas hanya memutar bola matanya.
"Bodo amat lu mau ngomong apa Bos , yang penting gua kenyang..."Made tetap fokus dengan semangkuk sop kepala ikan.
"Hahaha..."Semua malah tergelak tak peduli dengan tingkah sombongnya Boy.
"Ternyata yang namanya Willy itu orangnya asyik juga..." Gusti mengulum senyumnya memperhatikan tingkah Boy.
"Kemarin malam gua ngeri liat dia , kenapa sekarang malah kayak bocah konyol ?"Putu berbisik pada Keanu yang hanya menganggukan kepalanya merasa aneh dengan tingkah Boy.
Suasana semakin terasa hangat dengan celotehan Made dan Angga yang tak pernah berhenti saling mengejek bahkan ketiga anak buah Leon akhirnya terbawa suasana dan mendadak larut dalam tawa canda sambil menikmati makanan gratis yang memanjakan perut mereka.
"Silahkan yang punya hajat bersiap karaoke'an hihihi.. ! "Ayu menyerahkan Microphone pada Bagas dan Halimah.
__ADS_1
"Aye gak bisa nyanyi..."Halimah langsung menolak.
"Suara gua juga fals.."Bagas pun menghindar.
"Bersin lu aja Fals ,Gas..."Ejek Made tetap sibuk mengolahragakan mulutnya.
"Trio cunguk tuh suruh nyanyiin lagunya trio macan hihihi..."Boy angkat suara sambil menyecap Vanilla ice tea favouritenya.
"Payah ah.."Angga menyambar microphone dan menarik paksa tangan Ayu agar mau berduet dengannya.
Maskipun merasa kesal tapi Ayu dan Angga akhirnya berduet menyanyikan lagu romantis yang berakhir dengan ejekan dan celotehan Made yang begitu puas mencela mereka.
Kartika dan Made pun turun berduet namun berakhir dengan nasib yang sama mendapat balasan ejekan yang tak kalah pedas.
Hanya suara Leon yang terdengar lebih tenang ditelinga mereka dan berhasil membuai mereka dengan sebuah lagu romantis.
"Gua gak nyangka Kaka ipar gua suaranya lumayan juga..."Made tetap saja berusaha melobbi Kartika.
"Giliran Ka Willy..."Ayu menyodorkan microphone ketangan Boy.
"Dasar Rakyat Jelata ! Nyanyi aja gak ada yang bener..."Boy langsung bangkit berdiri melangkah sombong menghampiri kursi single didepan layar monitor.
"Request lagu apa lu semua ? Biar gua aja yang nyanyi daripada kuping gua jadi budek gara-gara denger suara cempreng kalian..."Boy semakin menyombongkan dirinya.
"Haisshh..
"Narsis..
"Gua suka nih liat tampang tengilnya Si Bos gendeng...
"Gua request Cendol dawet ,Boss..
"Pamer Bojo aja..
"Masa rocker disuruh koplo ? "Boy malah semakin menunjukan kesombongannya.
"Hey tuan Hajat ! Khusus hari ini gua terima requestan lu..."Boy menunjuk wajah Bagas.
"Serius nih ? "Bagas mengulum senyumannya.
"Buruan...Satu lagu 5 juta yah ! hahahaa..
"Haiisshh...
"Gua request lagu Wali aja deh
"Heh ? Wali ?
"Yoi Bos ,special request KEKASIH HALAL..
lagu special buat Halimah..hihihi.."
__ADS_1
"Cieee....."Semua mata mendadak tertuju pada Halimah yang hanya bisa tersenyum kaku menahan rasa malu nya.
"Martabak kali ah..Speciaaalll..."Ejek Made.
"Okay..this is Song for you "
"Semangat Bos ! gua siap nyawer nih..."Made mengibas-ngibaskan selembar uang 5ribuan.
"Gua team horeehh.."Pekik Angga semangat melihat Boy sudah siap menunjukan penampilan terbaiknya.
🎵🎵Aku telah lelah..
Memilih memilah mencari wanita
Siapakah dirinya ?
yang kan menjadi kekasih halal ku ? 🎵🎵
🎶 Tiba-tiba aku terpana..
ada kejutan tak terduga...
🎶 Dia gadis berkerudung merah
Hatiku tergoda ,tergugah
tak cuma parasnya yang indah
Dia baik, Dia Sholeha...🎵
🎶Dia hadis berkerudung merah
Hatiku tergoda ,tergugah
🎵tak akan habis ku berdoa
jadi kekasih halal nya..
Boy tak berhenti tersenyum sambil menyanyikan lagu request an Bagas yang dipersembahkan untuk Halimah namun isi kepalanya mengingat kenangan pertama kali Dia bertemu dengan Siti.
"Heh ? " Halimah yang memvideokan aksi Boy melalui ponselnya berdecak kaget ketika menyadari sudut mata Boy mengeluarkan setetes air mata disela raut wajah cerianya.
🎵🎵Jadikan diriku
Halal memeluk , Halal mencium mu
Lekaslah ! jangan tunda
untuk menjadi kekasih halal ku🎵
"Suara Ka Willy emang selalu keren.." Ayu semakin berbinar menatap pujaan hatinya yang sedang bernyanyi.
__ADS_1
"Gawat ! Pesona Si Bos emang susah dilawan..." Angga menghela napas melihat Ayu semakin terpesona.