Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 102


__ADS_3

pagi hari kanita Bangun lebih awal ia bersiap-siap untuk pergi ke acara wisuda nya kanita di rias oleh perias ternama yang dikirim oleh Sisil ke rumah nya, kanita terlihat sangat cantik dan anggun dengan kebaya modern berwarna marun hiasan sederhana namun elegan, sisil memang selalu ingin adik nya terlihat sempurna dalam acara apapun...


setelah selesai kanita bersiap ia berjalan menuju ruang makan ia sarapan bersama tuan Gerry saat melihat kanita berjalan menuju ruang makan tuan gerry tertegun melihat kecantikan kanita yang ia anggap sebagai putri bontot nya ia seperti melihat Sisil sedang berada di hadapannya ya memang wajah kanita yang begitu mirip dengan Sisil membuat tuan Gerry begitu menyayangi kanita ia benar-benar seperti adik kandung Sisil...


"papa kenapa" tanya kanita saat melihat tuan Gerry melamun


"tidak papa hanya ingat dengan kakak mu" jawab tuan Gerry


"papa tenanglah Papa akan melihat kakak nanti bukan kah ia sudah berjanji akan datang ke acara wisuda ku hari ini" ujar kanita


"ya kamu benar, kau terlihat sangat cantik nak entah kenapa wajah mu mirip sekali dengan Sisil padahal kalian terlahir di negara yang berbeda bahkan orang tua yang berbeda pula" jelas Gerry


"apa papa lupa jika aku dan kak Sisil saling menyayangi orang sering bilang jika kita dekat dengan saudara sejak kecil bahkan saling menyayangi maka kemungkinan wajah kita akan ada kemiripan mungkin itu yang terjadi kepada kanita dan kak Sisil" jelas kanita


"ya kau benar nak Sisil beruntung memiliki saudara seperti dirimu yang begitu menyayangi nya" ucap Gerry dan kanita pun mengangguk...


...


di tempat lain Sisil sedang bersiap-siap untuk ke sekolah kanita begitu pun dengan Sabil setelah perdebatan Sabil dan Rio akhirnya Sabil di ijinkan untuk ikut bersama Sisil ke sekolah kanita Sabil merasa senang karena ia bisa bertemu lagi dengan kanita dan ia berharap hubungan nya akan membaik...


"Sabil apa kau sudah siap" tanya Sisil yang berada di kamar Sabil


"iya kakak sudah" jawab Sabil lalu membalikkan badannya melihat penampilan Sabil Sisil merasa terhipnotis Sabil terlihat cantik mengenakan mini dress lengan pendek dan high heels penampilan yang sempurna menurut Sisil

__ADS_1


(yaampun begitu sempurna ciptaan mu, cetakan apa yang digunakan ibumu dulu hingga membuat seorang putri yang terlahir dengan cantik so perfeck, wajar saja jika banyak peria yang tergila-gila pada mu nona Sabila aku saja sebagai kakak ipar mu iri dengan tubuh mu yang ramping tidak seperti ku yang buncit ini) batin sisil terus memandangi Sabil


"Kaka ayo nanti terlambat" panggil Sabil menarik tangan Sisil


"ah iya ayo" ucap Sisil yang kaget mendapat tarikan di tangan nya


di perjalanan Sisil terus memperhatikan Sabil yang begitu anggun wajar saja jika dia menjadi model internasional tubuh nya yang indah dan wajah nya yang cantik membuat semua orang terpesona melihatnya...


berbeda dengan Sabil yang memikirkan bagaimana sikap kanita saat melihat dirinya apa dia akan menerima nya atau malah mengusir nya entahlah apapun yang di lakukan kanita nanti ia harus siap menerima nya meskipun itu menyakitkan begitu fikir Sabil...


saat tiba di sekolah kanita Sabil dan Sisil pun turun dari mobil banyak orang yang memerhatikan kedua wanita cantik yang baru saja turun dari mobil meskipun tengah hamil namun kecantikan Sisil tidak berkurang sedikit pun....


kanita yang melihat Sisil datang langsung menghampiri kakak nya dan memeluk nya...


"terimakasih" balas kanita senang dan mencium pipi sang kakak di tengah perbincangan Sabil datang menghampiri kanita betapa terkejutnya kanita melihat Sabil menghampiri nya dengan membawa buket di tangan nya....


"Hay girls selamat ya" ucap Sabil memberikan buket di tangan nya kepada kanita meski canggung kanita menerima nya


"hmmmm ya terimakasih" jawab kanita memeluk Sabil tidak membedakan Sabil dan Sisil kanita pun mencium pipi Sabil Sabil yang mendapat perlakuan itu tanpa sadar meneteskan air mata nya


"Kakak kau kenapa" tanya kanita yang menyadari Sabil menangis


"tidak aku tidak apa-apa" jawab Sabil tersenyum

__ADS_1


tanpa menunggu lama beberapa peria menghampiri mereka siapa lagi kalau bukan tuan gerry, Rio, Eza dan juga Gio kanita yang melihat Eza sungguh bimbang ia merasa tidak enak Kepada Sabil hingga kanita menundukkan kepalanya


"Hay girls selamat oke" ucap Rio memberikan kado kepada kanita


"ya terimakasih, tapi aku tidak sedang ulang tahun kenapa diberi kado" gerutu kanita


"hey kau ini bagaimana memang yang mendapat kado harus yang ulang tahun saja" ucap Rio


"ya oke baiklah kakak ipar ku terimakasih" Jawab kanita tersenyum tidak kalah dengan Rio Eza dan gio pun melakukan hal yang sama saat Eza memberi bunga Sabil menatap kanita begitupun dengan kanita hingga akhirnya Sabil mengangguk kan kepala nya agar kanita menerima bunga dari Eza dan kanita pun menerima nya...


setelah selesai semua acara di sekolah kanita semua orang memutuskan untuk pulang namun tidak dengan Rio gio dan Eza mereka memutuskan untuk kembali ke kantor mereka masing-masing...


.


.


.


.


.


jangan lupa like sama vote nya 🙏😉 komen nya juga ya 😁 maaf kalau telat up nya 😊

__ADS_1


__ADS_2