Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 112


__ADS_3

sudah tiga tahun usia Dea dan Dio saat ini dan selama itu pula kedekatan Eza dan kanita semakin dekat. selama tiga tahun terakhir ini Sabil menjalankan pekerjaan modelnya di luar negeri karena Eza meminta Sabil untuk menjadi model di perusahaan nya yang berada di negara L.....


selama tiga tahun ini kanita yang biasanya bekerja dengan Sabil dan apa-apa bersama Sabil ia harus terbiasa sendiri, dan saat ini ia sedang berada di kediaman Rio kanita selalu mengisi hari-harinya bersama si kembar...


"anteh anteh tolong Dio" teriak Dio memanggil kanita


"ada apa sayang kamu kenapa" tanya kanita


"kak Dea nakal noh" ucap Dio yang mengadukan sang kakak selalu memakan es


"eh Dea gak boleh makan es terus nanti batuk" larang kanita


"nggak anteh aku kuat" jawab Dea


"anteh om Eza gak pelnah main sini lagi kenapa" tanya Dea ya gadis itu sangat menyukai Eza karena apapun yang di inginkan nya akan di kabulkan oleh calon om nya itu


"oh itu om Eza nya sibuk girls" jawab kanita yang saat ini sedang memangku Dio


"atnteh kapan nikah sama om Eza" tanya Dio yang membuat kanita membulatkan matanya


"hey kamu kecil-kecil udah tau nikah di ajarin siapa" tanya kanita gemas


"anteh kata bunda gak boleh pacal-pacalan mending anteh nikah aja" ujar Dea sambil mengedipkan matanya


"dasar ya bunda kamu itu anak masih pada kecil udah cerita tentang nikah-nikah emak macam apa itu" gerutu kanita, tanpa ia sadari Sisil mendengar semua ucapan nya.


"apa maksudmu" tanya Sisil yang membuat kanita terkejut


"lah sejak kapan ada disitu udah kayak jailangkung aja tiba-tiba nongol" balas kanita heran


"sejak kamu bilang aku ini emak macam apa" jawab sisil


"hehe Vis kak" ucap kanita tersenyum


"bunda bunda anteh kankan udah nikah belum" tanya Dio polos


"belum sayang anteh kankan belum nikah" jawab Sisil


"telus om Eza siapa nya anteh bunda" kali ini Dea yang bertanya


"oh om Eza itu siapa ya gak tau nak bunda juga soal nya kalau dibilang pacaran mereka gak pacaran kalo dibilang gak pacaran udah kaya perangko nempel terus" ujar Sisil menjawab sekaligus meledek kanita


"telus itu namanya apa dong bunda" tanya Dio


"hubungan tanpa status nak di gantungan aja terus kayak jemuran hahaha" jawab Sisil tertawa kanita yang mendengar itu mencebikan bibir nya


"kam*ret ledekin aja terus kak ledekin" seru kanita namun Sisil hanya tertawa


"tapi lama ya bundah gak nikah" celetuk Dea polos


"iya sayang tiga tahun udah kaya kredit mobil bentar lagi lunas itu" jawab Sisil lagi, sebenarnya Sisil tidak benar-benar menanggapi kedua anak nya hanya saja ia sedang menggoda sang adik


"terus aja kak terus jangan kasi kendor terus" gerutu kanita yang berhasil membuat Sisil terbahak-bahak


"anteh nikah dong Dea kan mau punya dedek" ucap Dea yang membuat Sisil kembali tertawa


"iya anteh gimana sii nikah dong anteh jangan di gantungin Mulu, jemuran aja kalo kelamaan di gantung dicuri orang" goda Sisil


"nikah nikah emak sama anak sama aja, boro-boro nikah calon nya aja belum kelihatan" ucap kanita, tak sadar saat iya mengatakan itu Eza sedang berada di belakangnya


"om Eza" ucap Dio dengan mata mengerjap lucu dengan bulu mata yang lentik saat melihat Eza berada di belakang kanita


"apasi Dio ko om Eza" tanya kanita


Sisil yang melihat itu memanfaatkan keadaan sebelum kanita menyadari keberadaan Eza di belakang nya saat ini...


"anteh kankan nikah nya nanti sama om Eza" ucap Sisil

__ADS_1


"iya kalau jodoh" ketus kanita sementara Eza hanya tersenyum


"terus kapan anteh nikah nya" tanya Sisil lagi


"gak tau tanya aja sama orang nya" jawab kanita kesal


"secepatnya" ucap Eza, hal itu membuat tubuh kanita kaku suara Eza menggema di telinga nya... tidak ini pasti salah denger begitu fikir kanita


"om ezaaaaa" teriak Dea lalu berlari ke arah Eza dan memeluk nya. kanita mengikuti arah lari Dea dan terkejut melihat sosok Eza di belakang nya


(oh tuhan ini nyata bukan mimpi, apa dia dengar semuanya? tapi semoga tidak) batin kanita dengan wajah bersemu merah


"noh om Eza noh" goda Sisil menyenggol lengan kanita


"apaan si" dengus kanita merasa malu, Eza pun berjalan ke arah kanita dan duduk di samping nya


"udah siap nikah kan" tanya Eza sambil terus menggendong Dea


"hah e..enggak" jawab kanita gugup


"bohong itu za hati nya mah mau itu" goda Sisil lagi


"diem deh kak gak usah bawel" ucap kanita


"kalo udah siap kita secepatnya nikah kan" imbuh eza, perkataan itu membuat kanita dan Sisil terkejut. Sisil yang tadinya hanya menggoda saja kenapa jadi di anggap serius.


"ap..apa? ni....nikah?" tanya kanita menatap Eza


"iya, kedekatan kita udah terlalu lama menurut aku dan ya aku udah sabar nunggu kamu. untuk hari ini aku mau resmikan hubungan kita biar ga dibilang hubungan tanpa status lagi" ucap Eza melirik Sisil


"haha si Eza denger ternyata" balas Sisil tertawa


"pastinya ibu negara" ucap Eza tersenyum


"a..ku butuh waktu kak" balas kanita dan Eza pun mengangguk...


setelah satu Minggu dari ucapan Eza, kanita dan sisil. akhirnya Sabil kembali ke tanah air dengan penampilan yang sungguh membuat seluruh orang terpesona.


ia berjalan di kantor Eza yang berada di tanah air Sabil memasuki ruang ganti kanita untuk memberikan kejutan...


"Hay girls" ucap Sabil membuat kanita yang sedang bermake-up menoleh dan terkejut


"wow kakak aaaaaaaa aku sangat merindukanmu sangat sangat merindukan dirimu" balas kanita lalu berteriak dan memeluk Sabil erat dengan gaya melompat kecil


"hey kau bisa membunuhku jika terus seperti ini" ucap Sabil yang berusaha menghentikan tingkah kanita


"tidak aku tidak akan melepaskan dirimu lagi, tiga tahun kau pergi meninggalkan aku hiks...hiks" balas kanita lalu menangis


"kau kenapa kau menangis? hey kanita aku ini masih kakak mu selama apapun aku pergi pasti aku akan kembali karena adikku ada disini kan" ucap Sabil melepaskan pelukannya


"apa kau kembali untuk ku" tanya kanita


"tidak aku kembali untuk menemui Abang somay langganan mu" jawab Sabil


"kakak serius" teriak kanita


"Menurut mu aku kembali untuk siapa heh? aku merindukan dirimu adikku yang bawel dan menyebalkan tidak lupa dengan baby twins yang lucu-lucu itu" ucap sabil


"heh mereka sudah tidak lucu, emak nya yang menyebalkan itu merancuni anak nya dengan pembahasan pernikahan" dengus kanita membuat Sabil tertawa


"kenapa kau tertawa apa ada yang lucu" tanya kanita


"apa kau disuruh menikah" tanya Sabil


"ya dua bocah itu meminta ku untuk segera menikah padahal mereka sekolah saja baru mau tahun depan" gerutu kanita


"hahaha malah aku kembali karena ingin merayakan acara pertunangan ku" ucap Sabil yang membuat kanita membulat kan matanya

__ADS_1


"apa kau akan menikah" tanya kanita tidak percaya


"hmmmmm ya aku akan menikah" jawab Sabil tersenyum


"apa kau pergi karena ingin mencari jodoh" tanya nya lagi


"heh gila saja aku pergi untuk bekerja, tapi pada saat tiga bulan aku berada disana kak Rio dan kak Eza datang bersama sahabat nya yang juga rekan bisnis nya" jawab Sabil menjelaskan


"lalu kau jatuh cinta begitu padanya" tanya kanita masih dengan wajah polos nya


"tidak tadinya aku tidak yakin jika dia akan menerima diriku, tapi kak Rio dan kak Eza selalu meyakinkan aku tidak perlu mencari sosok lelaki yang menjadi impian ku selama ini. karena lelaki pekerja keras dan bertanggung jawablah yang akan membuat ku bahagia tidak hanya itu lelaki penyayang juga dan tidak hanya sayang terhadap kita tadi terhadap keluarga kita juga. dan cowok itu juga selalu baik kepada ku dan memperlakukan aku dengan lembut sehingga aku memutuskan untuk memberikan kesempatan kepada nya" jelas Sabil dan kanita pun mengangguk kan kepala nya


"lalu siapa lelaki yang berhasil merebut kakak ku dan membuat kakak ku akan pergi meninggalkan aku" tanya nya lagi dengan wajah sedih


"dia Zian Zunata Putra pemilik perusahaan terbesar di negara L tapi tidak hanya itu dia juga memiliki perusahaan yang cukup besar di negara kita" jawab Sabil


"kak apa kau mencintai nya" ucap kanita


"aku akan berusaha mencintai dirinya kanita, karena aku tidak mau kau dan kak Eza menjalani hubungan tidak jelas seperti sekarang. aku mohon perjelas lah hubungan kalian kau pantas bahagia kan aku yakin kak Eza tidak akan pernah membuat dirimu kecewa. tapi kau harus ingat banyak orang yang ingin berada di posisi mu saat ini banyak orang yang akan mencari cara agar kamu dan kak Eza berpisah! maka dari itu kamu tidak boleh mudah percaya dengan apa yang orang lain katakan dan sebelum kau mengambil keputusan kau harus bertanya dan meminta penjelasan terlebih dahulu" balas Sabil menjelaskan


"hmmmm ya baiklah aku berdoa semoga dirimu bahagia" ucap kanita memeluk Sabil


"begitu pun dengan dirimu kanita" balas Sabil


Sabil dan kanita masih terus bercengkrama kanita ingin mendengar nasihat-nasihat dari Sabil, karena Sisil sudah memiliki dua kurcaci yang selalu mengganggu maka harapan kanita kali ini hanya Sabil tempat nya meminta pendapat, dan tempat dirinya mengadu...


kanita merasa nyaman karena Sabil selalu memperlakukan dirinya dengan baik. kanita merasa Sisil dan Sabil pelengkap hidup nya begitu pun dengan kehadiran Rio, Eza gio, dan si kembar yang selalu membuat dirinya yang pendiam menjadi super bawell seperti sekarang...


.


.


.


.


.


.


***jangan lupa like komen dan vote nya πŸ™πŸ˜‰


N**: Thor si Sabil udah Nemu jodoh Thor πŸ˜‚


A: Nemu Lo kira botol Aqua pake Nemu segala 😭


N: cakep gak Thor 😁


A: cakep lah πŸ˜‚


N: kayak siapa tuh ThorπŸ˜‚


A: yaampun Gusti kepo amat si Lo 😭 si Dora aja kalah kepo nya sama Lo mah 😭


N: kan penasaran Thor kali aja bisa gue embat gitu🀣


A: Lo bayangin aja sendiri 😌 dasar pelakor Lo😏


N: haha Mon maap Thor kalo gue tau laki Lo juga bisa gue Mbat🀣


A: gue gebok lo deket-deket laki gue😏😭


N: hahaha iya kaga udah Jan nangis ThorπŸ˜‚


A: 😏😏😏


N: 🀣🀣🀣*

__ADS_1


__ADS_2