
sadar akan tingkah Eza yang sangat membuat penasaran gio pun ijin keluar menarik Eza..
"Yo gue ijin keluar dulu ya sama Eza" ucap Gio
"lah ko gue" tanya Eza bingung
"iya Lo temenin gue Kuya" ucap gio
"oke jangan lama-lama bro" jawab Rio
setelah ijin kepada Rio gio pun menarik Eza dan mencari tempat yang aman, setelah menemukan tempat yang aman gio memutuskan untuk bertanya kepada Eza...
"Lo kenapa za" tanya Gio
Eza yang tiba-tiba mendapat pertanyaan seperti itu dari gio pun bingung
"kenapa apanya" jawab Eza
"Lo gak usah boong sama gue" ucap gio lagi yang semakin membuat Eza bingung
"maksud Lo" tanya Eza
"gue tau dari tadi Lo terus merhatiin kanita" jawab gio
deg... jawaban itu membuat Eza bingung Eza berfikir tidak ada yang memperhatikan tingkah nya
"Lo suka sama kanita" tanya Gio namun Eza hanya diam tanpa menjawab
__ADS_1
"Lo tau kan sikaf kanita kaya gimana, dia bukan tipe orang yang akan berjuang jika ada orang lain yang menyukai hal yang harus di perjuangkan nya" tambah gio
"ya gue tau" jawab Eza
"seharusnya Lo tau juga soal dia yang dengan mudah mematahkan hatinya hanya untuk kebahagiaan Mela sahabat dari kakak nya, dia menjauh dari Rey begitu saja Mela Lo za sahabat dari kakak nya apalagi ini sekarang Sabil adik ipar dari kakak nya dan mungkin kanita akan ngelakuin apapun buat Sabil bahkan dengan cara ngorbanin kebahagiaan nya buat Sabil" ucap gio
"maksud Lo" tanya Eza heran dengan perkataan gio
"mungkin si kaya nya kanita mulai simpati sama Lo za tapi kalo dia tau soal kedekatan Lo sama Sabil gue yakin Lo bakal jadi orang berikut nya yang bakal dia rela in kaya sama si Rey, gue sebagai sahabat Lo cuma nyaranin aja kalo Lo suka sama dia Lo harus bisa yakinin dia dan juga Sabil soal pilihan Lo itu" ucap gio
Eza pun mengerti akan ucapan gio dan mereka memutuskan untuk kembali ke ruangan Rio...
"lama amat abis ngapain Lo berdua" tanya Rio
"biasa lah Yo ada urusan kita" ucap gio menduduk kan tubuh nya begitupun dengan Eza ia kembali duduk di samping kanita
(duhh ngapain si ni cwo dari tadi ko kaya Deket gue Mulu, gak tau apa jantung gue lagi berdisko Jep ajep ajep kalo dia deket-deket sama gue, pindah aja ngapa ke Deket Sabil) batin kanita
"kan aku mau nginep di rumah kak Rio tar kamu tidur sama aku ya" ucap Sabil
"ah aku mau pulang aja deh" ucap kanita
"kok pulang kamu tinggal di rumah kakak dulu aja kita mau raya in atas kepulangan Sabil" ucap Rio
"oh gitu ya, yaudah deh iya" jawab kanita
"Lo juga za gi harus ikutan pasti rame banget kan Mela sama Nita juga ikut kok" ucap Rio lagi
__ADS_1
"ah gue mah siap aja kalo ada bebep nit nit" balas gio
"nit nit siapa" tanya Sisil
"ahh kamu sil Nita Nita masa gak tau" jawab gio
"ohh Nita" ucap Sisil tersenyum
(haduh tuhan ada apa dengan hari ini huhu kenapa aku harus berada di tengah-tengah wanita yang menyukai peria yang sama, kak Mela huhu kak Rey dan sekarang kak Sabil hiks hiks kak Eza ohh yaampun apa karna aku masih kecil sehingga tidak dapat merasakan posisi mereka) batin kanita
di sisi lain Eza terus memperhatikan kanita dengan senyum-senyum karna melihat wajah kanita yang merah merona, Eza merasa gemas ia ingin sekali mencubit pipi kanita yang chubby tapi itu tidak mungkin rasanya....
.
.
.
.
.
.
.
***Bersambung....
__ADS_1
jangan lupa like sama vote nya 🙏😉***