
Keesokan harinya Dea memutuskan untuk pergi ke kampus, karena ia mulai merasa bosan berada di rumah. dan ini hari ke tiga ia ditinggal oleh Justin.
Setibanya di kampus Dea melihat Mae yang sudah menunggunya, Dea pun tersenyum karena Mae selalu baik dan mengerti dirinya.
Dea berpenampilan biasa saja ia namun ia terlihat sangat cantik dengan memakai celana jeans dan kaos berwarna hitam, meskipun harus berdebat dulu dengan sang bunda akhirnya Dea di perbolehkan oleh sisil.dan kembali menjadi pusat perhatian para mahasiswa.
"Boay gue aneun" teriak Mae memeluk Dea.
"Haha apaan boay?" tanya Dea.
"Bohay de, ko badan Lo agak berisi lagi ya" balas Mae.
"Haha masa sii? gue gendut ya?" tanya Dea.
"Nggak dong kata siapa Lo Ndut, Lo gak Ndut tapi seksih" jawab Mae membuat Dea tertawa.
Saat sedang bercanda Nina menghampiri Dea dan Mae, Dea tersenyum melihat Nina namun berbeda dengan Mae yang ketus dan jutek.
"Dea" panggil nina.
"Iya na kenapa?" tanya Dea.
"Gu...gue mau minta maaf de" jawab Nina.
"Haha tau balik juga Lo na, gue kira Lo lupa sama kita" cetus Mae.
"Lo apaan si Mai, ko Lo ngomong nya gitu" tanya Nina.
"Iyalah, selama ini Lo kemana aja Nina. disaat Dea ketakutan sama tingkah temen lo yang sok ganteng itu Lo malah sok polos buat nyuru Dodi nganter Dea" kesal Mae.
"Mai Lo gak tau apa-apa ya, Lo temenan sama Dea baru. dan gue sahabatnya dari kecil Mai" ucap Nina.
"Haha malu hoyy malu na, Lo sahabatnya dari kecil aja gak tau sikap sahabat Lo sendiri. gue yang baru kenal sama Dea aja tau, disaat Dea nyaman dan gak nyaman. asal Lo tau na sahabatan itu bukan siapa yang pertama tapi siapa yang mengerti paham Lo" ucap Mae. sungguh Mae benar-benar merasa kesal kepada Nina.
"Udah-udah gak usah berantem lagi, kalian berdua itu temen gue eh sahabat gue" ucap Dea menengahi.
Ketiganya pun bergegas ke kelas, setibanya di kelas ponsel Dea berdering menandakan pesan masuk dan dilihatnya itu dari Justin.
****pesan chat*
MyHubby❤️**: sayang lagi apa? gimana kabar kamu? kayanya betah banget di tinggal sama Abang.
Dea: aku lagi di kampus bang, Alhamdulillah baik ko. betah apanya aku rindu sama kamu papa calon baby.
MyHubby ❤️: ko ngampus? emang udah jadwalnya serahin tugas? papa nya calon baby?🙄
__ADS_1
Dea: papa cepet pulang, baby sama mama nya rinduh😂*
Dea sengaja memberikan kode-kode Kepada Justin, berharap Justin akan segera pulang.
***MyHubby❤️**: iya nanti Daddy pulang ya😂 momy sama debay nya baik-baik 😁
Dea: kok Daddy momy? kan papa mama😒
MyHubby ❤️: Daddy momy and gak pake nolak. oiya nanti kita lanjut kerja keras biar cepet punya baby😍
Dea: Abang mau punya baby?
MyHubby ❤️: tentu saja tapi ingat Abang nikah sama kamu bukan cuma mau kamu hamil aja sayang, tapi Abang mau habisin sisa hidup Abang sama kamu😘
Dea: tujuan Abang nikah sama aku kan pengen punya anak🙄
MyHubby ❤️: tujuan Abang nikah sama kamu bukan cuma hanya ingin punya anak sayang, kalo tujuan Abang cuma ingin punya anak dan tuhan berkehendak lain? misal kita gak di kasi anak atau punya anak nya lama nanti akan menjadi masalah dalam hubungan kita. tapi tujuan utama Abang adalah bersama kamu di sisa hidup Abang dari sekarang hingga tua dan bahkan hingga nanti Abang gak bisa lagi buka mata. jadi apapun yang terjadi Abang gak akan tinggalin kamu ada anak ataupun tidak🤗*
karena merasa terharu Dea pun memutuskan untuk memberi tahu saja meskipun tidak terlalu gamblang, setidaknya ia akan membuat Justin menerka.
***Dea**: baiklah kalo gitu aku akan jaga baby nya Daddy😊
MyHubby: nanti kita akan menjaga nya bersama😘
Dea: baik-baik Daddy❤️ momy dan dedek nunggu Daddy di rumah😘 cepet pulang kita berdua kangen sama Dady🤗
Udah dulu ya Daddy momy mau lanjut kerjain tugas 😘
...
Setelah selesai berkabar dengan Dea Justin melamun memikirkan ucapan Dea, ia merasa bingung sejak kapan Dea mau menyebutkan dirinya sendiri mama atau momy? bahkan Dea memanggil Justin dengan sebutan papa hingga akhirnya ia mengubah dengan memanggil Daddy.
"Ada apa dengan nya? apa dia jadi halusinasi gara-gara aku tinggal terlalu lama? tapi sebentar lagi aku akan pulang kan" gumam Justin.
Ah entahlah ada apa dengan Dea, intinya ia harus segera menyelesaikan pekerjaan nya agar bisa cepat pulang untuk istri kecilnya itu.
...
Di tempat lain Dea tengah di perjalanan untuk pulang ke rumah, namun tiba-tiba mobilnya di hadang oleh beberapa mobil.
Dea pun menginjak rem secara mendadak, Dea memperhatikan orang-orang itu namun ia tidak mengenalnya sama sekali.
Hingga akhirnya orang kepercayaan Justin tiba-tiba mengetuk kaca mobil Dea, dan itu membuat Dea ketakutan.
"Nona ini saya buka nona" ucap nya, Dea pun membuka nya.
"Nona usahakan untuk pergi dari sini saat saya menghadang mereka" ucap nya.
__ADS_1
"Siapa mereka?" tanya Dea.
"Mereka orang-orang yang menginginkan anda nona, larikan diri anda" jawab nya dan Dea pun mengangguk.
Dea melihat orang-orang itu berkelahi hingga akhirnya ia berhasil melarikan diri, namun siapa sangka mobil yang di kendarai Dea kembali di hadang.
"Siapa dia" gumam Dea, dan ketika orang itu keluar betapa terkejutnya ia melihat Dodi yang keluar dari mobil itu.
Dody menghampiri mobil dea dan mengetuk pintu nya dengan keras hingga membuat Dea ketakutan, Dodi berteriak dan terus mengetuk pintu mobil Dea.
"Dea buka pintunya Dea" teriak Dodi.
"Nggak aku gak mau Dodi" teriak Dea.
"Buka atau aku akan pecahkan kaca mobil kamu" ancam nya. mendengar itu Dea ketakutan dan memegang perutnya.
"Dea" teriaknya lagi.
"Aku tau bodyguard ayah dan Abang pasti banyak tapi apa ia Dody membuat mereka semua sibuk, benar-benar licik" gumam Dea.
Di luar mobil Dea Dodi terus berteriak, Dea ketakutan bahkan ia sampai berkeringat tubuhnya bergetar hebat Dea bingung dan takut.
.
.
.
.
.
.
***selamat membaca 😊🤗
A**: gue nulis ini deg-deg seeerrr 😂
N: ngapa Tah😁
A: gue yang nulis gue yang ketakutan keren gak tuh😂
N: yaaaaa dodol🤣
A: jantung gue berdebar Uun takut sedih pula😂
N: haha semangat thor🤗
__ADS_1
A: pastinya 😊
N: 🤗🤗🤗*