Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 346


__ADS_3

Di suatu negara terlihat dua orang laki-laki yang tengah duduk berkumpul di cafe, kedua orang itu tampak asik berbincang mengenai liburan mereka.


"Carl Lo libur mau balik apa disini aja" tanya Kevin.


"Balik lah gue kaya nya" ucap Carl.


"Yaelah gak usah balik lah disini aja rel" ucap Kevin.


"Kaga gue harus balik, udah kangen gue sama adik gue" ucap Carl, mengingat Aiden dan Aleta.


"Ah elah rel, nanti juga kan Lo bakal ketemu sama adik Lo" kekeh Kevin.


"Gak bisa, kalo Lo mau ya Lo aja yang ikut ke rumah gue" ucap Carl, membuat Kevin sedikit berfikir.


"Emang boleh" tanya nya ragu, takut orang tua Carl melarang nya.


"Boleh nanti gue ngomong sama mom" ujar nya membuat Kevin tersenyum senang, saat tengah berbincang muncullah seorang wanita cantik dan anggun. wanita yang menjadi sahabat Kevin dan juga Carl, wanita yang memiliki rasa tertarik kepada sahabat nya itu.


"Kevin, Carl" panggil nya membuat kedua lelaki itu menatap nya.


"Syerli" ucap Kevin, namun tidak dengan Carl lelaki itu hanya cuek saja.


"Kalian disini, gue nyariin" ucap syerli, ia tidak menunjukkan rasa tertarik nya sama sekali di hadapan Carl.


"Loh ngapain, tumben Lo nyariin kita" tanya Kevin.


"Liburan ini mau pada kemana?" tanya syerli.


"Gak tau deh, tapi Carl ngajak gue ke rumah nya" jawab Kevin, membuat syerli menatap Carl.


"Oh, Lo mau balik ya" ujar nya, sungguh di mata itu Carl tidak melihat cinta sedikit pun.


"Iya, kalo Lo mau ikut gak apa-apa kok. nanti gue bilang mommy" ucap Carl, karena ia tidak ingin mengambil keputusan atau mengajak orang tanpa ijin dari mom and dad nya.


"Emang boleh ya, tapi masa gue cewek nya sendiri" lirih syerli, ini yang Carl kagumi dari gadis itu. selalu merasa tidak enak jika ia harus berjalan dengan kedua teman laki-laki nya.


"Tenang gak akan gue apa-apain kok" ucap Carl menatap kevin, Kevin yang di tatap Carl mendengus.


"Lo fikir gue apaan hah" cebik Kevin membuat carl terkekeh.

__ADS_1


"Tenang aja, rumah gue rame kok jadi kalo Kevin macem-macem Lo bisa langsung teriak" canda Carl.


"Tapi di rumah Lo ada anak gadis gak?" tanya syerli, ia tidak ingin merasa Canggung karena tidak ada teman.


"Ada kok Lo tenang aja" ujar nya, ya Carl mengingat ana yang tinggal di rumah nya.


"Oke, kalo gitu gue mau ikut sama kalian" ucap syerli dengan semangat.


...


Di tempat lain Dea tengah menerima panggilan telepon dari putra sulung nya, ya karena pulang kuliah tadi Carl langsung menghubungi Dea.


****Panggilan telepon**


Carl: assalamualaikum, mom.


Mommy: ya, walaikumsalam bang.


Carl: mom aku mau bilang sesuatu sama mommy.


Mommy: hehe, bilang lah ada apa anak mom ini tumben nelpon jam segini. (terkekeh)


Carl: liburan nanti Abang akan pulang.


Carl: tapi Abang bawa temen mom. (lirih)


Mommy: gak apa-apa itu lebih bagus bang, biar rame-rame. (senang)


Carl: teman Abang yang akan ikut dua orang mom, tapi yang satu nya cewek.


Mommy: iya gak apa-apa, biar nanti temen cewek kamu di temani oleh ana.


Carl: serius gak apa-apa mom?


Mommy: iya gak apa-apa sayang, mom seneng kalo kamu udah ada temen.


Carl: makasih mom.


Mommy: iya sama-sama sayang, yasudah ya mom mau samperin adik kamu dulu dari tadi manggil-manggil.

__ADS_1


Carl: iya mom, salam untuk Daddy.


Setelah mendapat jawaban dari Dea Carl pun segera memutuskan panggilan telepon nya, ia bernafas lega karena Dea selalu mengerti mengenai dirinya.


Bukan hanya Dea bahkan keluarga itu begitu menyayangi nya, padahal sudah ada Aiden yang notabene nya cucu asli keluarga itu namun mereka sama sekali tidak pernah membeda-bedakan antara Aiden dan Carl.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Happy reading πŸ˜ŠπŸ€—


*A: gak gue kasi wajah tampan babang Carl dulu ah πŸ˜‚


N: lah ngapa Thor?πŸ™„


A: biar Lo aneunn🀣


N: sueee πŸ˜ͺ


A: bodomamat, ngomong-ngomong gue lagi nyicil buat cerita Dena. 😁


N: iyakah πŸ˜‚


A: iya mangkanya like vote yg ini nya biar gue semangat teros, dan punya Dena langsung launching πŸ˜‚

__ADS_1


N: otw ThorπŸ˜‚


A: oke πŸ˜‚*


__ADS_2