
pagi hari pun tiba ya seperti biasa tiga wanita yang bersahabat itu sedang bersiap-siap untuk pergi ke kantor, jika kemarin Sisil yang masih bermanja-manja di tempat tidur nya tapi tidak untuk hari ini...
pagi ini Sisil bangun lebih dulu dari dua sahabatnya dan bersiap-siap, bahkan saat Mela dan Nita bangun mereka merasa bingung melihat Sisil yang sudah rapi dan juga cantik dengan pakaian kerja nya...
Sisil, Mela dan Nita pun berjalan menuju meja makan untuk sarapan, di meja makan mereka bercakap-cakap sedikit...
"sil kamu udah yakin kan mau masuk kerja hari ini? kamu udah baik-baik aja kan?" tanya Nita sambil mengunyah makanan nya
"tentu saja, jika aku belum merasa baik maka aku tidak akan pergi bekerja kan" ucap Sisil sambil tersenyum
"oke baiklah, semangat tuan putriku jangan pedulikan apa yang orang lain bilang kamu harus bisa tunjukkin bahwa kamu tuan putri yang sangat hebat" tambah Mela sambil mengangkat tangan dan mengacungkan ibu jarinya
setelah selesai sarapan mereka pun bergegas pergi ke kantor, di perjalanan tanpa Sisil sadari bahwa mobil Rio berada di samping nya, dikarenakan lampu lalulintas berwarna merah membuat mereka harus menunggu....
Rio yang tidak sengaja menoleh ke arah jendela ia melihat Sisil yang sedang duduk di kursi kemudi, Rio tersenyum lebar ia senang setelah beberapa hari akhirnya ia bisa melihat wajah yang selalu melompat-lompat dalam fikirannya...
"kau... akhirnya kau kembali aku tidak akan membiarkan mu untuk terluka lagi sayang aku akan menjagamu" gumam Rio sambil melirik Sisil
__ADS_1
lampu lalulintas pun sudah berubah warna menjadi hijau, dan Sisil segera melajukan mobilnya dengan cepat. Dan tibalah ia di kantor...
Sisil yang telah memarkirkan mobilnya disusul oleh mobil Rio yang ikut parkir di samping nya, karna Sisil sekretaris Rio maka ia memarkirkan mobilnya di tempat parkir khusus untuk Presdir....
Sisil yang melihat Rio pun buru-buru keluar karna ini masih pagi jadi Sisil tidak ingin mood nya rusak karna mendengar kata-kata Rio nanti...
(lebih baik aku keluar lebih dulu, bodoamat gapeduli dia mau ngomel apa gimana yang penting sekarang aku harus keruang kerja lebih dulu) batin Sisil
Sisil pun keluar mobil dan berlari menuju kantor, ia bergegas masuk kedalam lift lalu menuju ruang kerjanya, Nita yang melihat Sisil tentu saja kaget dan berteriak memanggil Sisil...
"Sisil tunggu kita" teriak Mela sambil berlari kecil mengejar Sisil yang di susul oleh Nita
💞 💞 💞
Rey yang melihat tingkah ketiga sahabat itu menggeleng kan kepalanya...
(kenapa mereka berlari seperti anak kecil yang sedang bermain di taman, nona Sisil kenapa dia berlari apa dia tidak ingin melihat tuan muda) batin Rey terheran
__ADS_1
sementara Rio yang melihat Sisil berlari seperti anak kecil hanya tersenyum, ya baginya ia tidak salah menamai Sisil kelinci mungil karna Sisil suka berlari dan melompat-lompat dalam fikirannya....
Mela dan Nita tiba di ruangan nya masing-masing karna mereka tidak sempat mengejar Sisil yang keburu masuk kedalam lift maka mereka pun memutuskan untuk keruang Kerja nya....
"gila cape juga ya lari-lari, huuuhhhh gara-gara si gunung es gue jadi harus lari kaya orang yang dikejar binatang buas" gerutu Sisil sambil mendudukkan tubuhnya di kursi....
.
.
.
.
***Bersambung.....
jangan lupa like sama vote nya ya 🙏😊***
__ADS_1