Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 54


__ADS_3

"makasih ya mba sudah mau membantu Sisil" ucap Sisil merangkul mba Eni


"iya non sama-sama non tidak usah sungkan kalo butuh apa-apa panggil saya saja" ucap mba Eni


"kalo begitu saya permisi dulu ya non" Sisil pun mengangguk...


Sisil pun berjalan menuju tempat tidurnya dan merebahkan diri...


"huhhh rasanya lelah sekali, baru mau tidur eh mba Eni datang hihi jadi ketunda" gumam Sisil akhirnya ia terlelap


Rio kembali ke kamar nya melihat Sisil yang sudah tertidur pulas di atas tempat tidur nya hanya tersenyum, dan mendekati Sisil...


"tidak kusangka akhirnya kau benar-benar menjadi milikku sayang" ucap Rio sambil mencium kening Sisil


Rio pun ikut berbaring di samping Sisil dan memeluknya...


pagi hari pun tiba, Sisil mengerjapkan matanya beberapa kali agar kesadaran nya terkumpul... setelah membuka matanya dan melihat Rio di samping nya pun kaget...


"aaaaaaaa... pak Rio ngapain disini" teriak Sisil


"aduh kenapa sii masih pagi udah teriak-teriak"


"ihhh aku nanya sama pak.rio ngapain pak Rio di kamar sisil" ucap Sisil


"hey ini kamar ku juga nona apa kau lupa" balas Rio dengan suara khas bangun tidur


Sisil pun diam dan berfikir sejenak untuk mengingat apa yang sudah terjadi, dan iya tersenyum malu ketika mengingat nya...


"apa kau sudah ingat" tanya Rio memandang sisil


"hmmmmm, ya aku ingat" dengan muka malu dan bergegas ke kamar mandi

__ADS_1


setelah selesai giliran Rio yang masuk ke kamar mandi....


Sisil yang sedang berdandan pun menoleh melihat Rio yang menghampiri nya dengan handuk yang di lilitkan di pinggang nya...


💞💞💞


glek.... menelan ludah sambil menatap Rio


(wowww seksi dan sispack nya, apakah dia benar-benar suamiku) batin Sisil


Rio yang melihat Sisil pun tersenyum dan menggoda nya...


"kenapa? apa kau tergoda melihat suami mu ini nona" tanya Rio menggoda


Sisil pun tersadar dan segera mengalihkan pandangannya ke arah lain


"ti......tidak" jawab Sisil gugup


"sudahlah segera pakai bajumu apa kau tidak ingin ke kantor" tanya Sisil


"ke kantor? untuk apa bukan kah kita sedang cuti" tanya Rio


"oiya aku lupa hehe, yaudah kalau begitu aku akan memasak dulu untuk kita sarapan" balas Sisil beranjak dari tempat duduk nya


"tidak perlu sudah ada mba yang sedang memasak di dapur kau disini saja temani aku, jika mba sudah selesai baru kita akan turun" ucap Rio menahan sisil


"hmmm baiklah tuan" ucap Sisil


"berhenti memanggilku tuan dan jangan memanggilku bapa aku bukan tuan mu juga bukan bapa mu, aku ini suami mu" balas Rio


"lalu aku harus memanggil mu apa" tanya Sisil

__ADS_1


"sayang atau mas gitu terserah nyaman nya kamu saja" ucap Rio


"baiklah aku akan memanggil kamu mas ok" jelas Sisil


"hmmmmm itu juga boleh" jawab Rio


(dasar aneh kenapa kau menyuruh orang sesuka hatimu tuan, huuuhhhh untuk saja kau tampan dan kau juga suami ku jika tidak aku sudah mengunyang-ngunyang tubuh mu) batin Sisil


setelah selesai merekapun turun kebawah untuk sarapan, Sisil duduk di samping Rio dan mengambil kan makanan untuk Rio, setelah melayani Rio ia mengambil makanan untuk dirinya sendiri...


merekapun makan dengan tenang tanpa ada suara hanya suara piring dan sendok yang sedang mengadu...


.


.


.


.


.


.


.


.


***Bersambung....


jangan lupa like sama vote nya 🙏😊***

__ADS_1


__ADS_2