
Malam hari Kean pergi ke sebuah cafe tempat tongkrongan dirinya dan para teman-teman nya, tak lupa Kai juga ikut kesana namun Keanu menolak satu mobil dengan sepupu nya itu.
Ia tidak ingin kursi yang biasa di duduki oleh Dena akan di duduki oleh Kai, karena setiap Keanu menjemput Dena ia akan memakai mobil kesayangan nya.
Setelah sampai di cafe ia di serbu oleh teman-temannya, Kean mendengus kesal ia duduk di samping Tio teman nya yang masih sedikit waras.
"Ngapain Lo liatin gue kaya gitu" ucap Kean kepada kai yang terus menatap nya.
"Iya Lo kenapa Kai?" tanya Tio.
"Kalian gak ada yang tau kalo Kean lagi deket sama cewek" ceplos Kai, membuat Keanu melotot.
Sepupu kam*ret Kean udah umpet"an lah si Kai dengan enak nya nyeplos gitu aja, liat aja Lo Kai bakal Kean balas.
"Ha? cewek?" tanya Tio dan Devin.
"Hmmmmm" sahut Kai.
"Kaya nya enggak deh, orang Kean dan Deket sama siapa-siapa kok. di kampus juga dia sama kita Mulu" jawab Tio, Kean yang mendengar ucapan Tio pun tersenyum penuh kemenangan.
"Tapi emang Kean jarang nongkrong sama kita, ya kita tau lah dia sibuk juga bolak balik ke kantor bokap nya dan ke rumah sakit" ucap Devin membuat Kai mengernyit.
"Emang kenapa si? kok Lo bisa mikir kalo Kean Deket sama cewek." ucap Tio.
"Lagian nih ya Kai, mana ada cewek yang mau sama sepupu Lo yang datar kaga ada ekspresi ini" ucap Devin membuat Tio dan kai tertawa, sementara Keanu hanya diam tanpa senyum nya.
"Ngomong-ngomong si Nathan kapan balik" tanya Devin.
"Mana ada waktu Nathan buat balik, dia sibuk sama ceweknya gak kaya si Kai yang masi ngejomblo aja" ledek Keanu.
"Si Kean kalo ngomong kaga sadar diri, emang Lo laku yan" ucap Devin.
"Gue gak perlu publikasikan siapa yang akan jadi pendamping gue nanti, intinya kalian akan tau pas gue nikah sama dia" ucap Keanu dengan mantap.
Keanu yakin jika gadis itu dikirim tuhan untuk nya, maka dari itu Keanu akan menjaga nya.
...
Di tempat lain Dena tengah latihan lagu bersama ayah nya, Rio merasa kagum kepada Dena yang memang memiliki fisik yang kuat.
"Udah dulu dek" ucap Rio merangkul pundak putri bontot nya.
"Oke, yah" jawab Dena, kini keduanya berjalan ke ruang keluarga.
"Lihatlah mereka, malam-malam begini malah latihan." Grutu Sisil.
__ADS_1
"Bunda ini selalu saja memarahi ku, kenapa si Bun heran aku sama bunda" ucap Dena.
"Berhenti latihan seperti itu, aku tidak mau anakku terluka" ucap Sisil, entah mengapa hatinya merasa tidak enak.
"Ah, bunda lebay" ceplos Dena yang membuat Sisil terkejut.
Bukan hanya Sisil tapi semua orang bahkan Dena sendiri saja terkejut dengan apa yang ia katakan, Sisil merasa tidak tenang dan gelisah maka dari itu ia begitu takut melihat Dena terluka.
"Dena" ucap Sabylla menghampiri ponakannya.
"Onty" lirih Dena.
"Kenapa kamu berbicara seperti itu" ucap Sabylla.
"Aku tidak sengaja onty" lirih Dena.
Saat semuanya sedang mengintrogasi Dena tiba-tiba Arshal mendapatkan pesan yang berisi sebuah ancaman, Arshal yang merasa kaget langsung mengadukan hal itu kepada Eza.
Setelah membaca pesan chat itu Dena tau apa yang bunda nya fikirkan, Dena meyakinkan Sisil bahwa dirinya tidak akan kenapa-napa.
"Bunda tenanglah, mereka tidak akan bisa melukaiku. apa kau meragukan kemampuan putrimu ini" ucap Dena.
"Kau itu wanita aku tidak akan tenang" ucap sisil.
"Aku tidak akan kenapa-napa percayalah" ucap Dena.
Keesokan harinya Dena sudah bersiap untuk pergi ke kampus, ia akan melakukan aktivitas seperti biasa nya.
"Selamat pagi semuanya" ucap Dena.
"Pagi sayang" jawab semuanya.
"Bun dena jalan sekarang ya" ujar nya membuat Sisil mengangguk.
"Hati-hati" ucap sisil.
Dena pun berjalan ke luar rumah, saat ia akan berjalan kedalam garasi Dena melihat mobil Keanu yang sudah terparkir di depan gerbang rumah nya.
Dena tersenyum dan menghampiri Keanu yang berada di dalam mobil, Dena mengetuk kaca mobil Keanu hingga membuat si empunya membukanya.
Dena dan Keanu saling bertatapan hingga tiba-tiba Dena meniup wajah Keanu, melihat wajah terkejut Keanu membuat Dena tertawa lepas.
"Gak, ada ahlak" dengus Keanu memalingkan wajahnya.
"Haha, lagian kakak ngapain pagi-pagi udah depan rumah orang aja" ucap Dena.
__ADS_1
"Aku mau jemput kamu ke kampus" ucap Keanu membuat Dena tersenyum.
"Hmmmmm" sahut Dena bingung.
"Ya, kamu pakai mobil kamu dan aku akan mengikuti kamu dari belakang" ucap Keanu, mendengar perkataan Keanu Dena menjadi bersemangat.
Ia langsung mengambil mobilnya dan melajukan nya, dalam perjalanan menuju kampun Dena sering sekali melirik kaca spion untuk melihat mobil Keanu yang ada di belakang nya.
"Berasa punya pengawal ganteng gue" gumam Dena.
Sementara Keanu menghubungi anak buah nya untuk lebih waspada lagi, ia tidak ingin kecolongan dalam keselamatan Dena.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
A**: nih ya udah up lagi jangan lupa vote sebelum tamat oke 😉
N: udah ini lapak nya Dena Thor 😂
A: hmmmmm iya Uun 😁
N: gue tunggu Thor 😂
__ADS_1
A: oke 😁*