
hari ini Sisil sedang menemani putri bungsunya, sepulang dari rumah sakit Sisil memiliki hobby baru yaitu menemani putri bungsunya berjemur.
bahkan Dea sangat menyayangi adik bontotnya itu begitupun dengan Dio.
seperti saat ini keduanya sedang menemani sang bunda yang sedang berjemur bersama dedek bayi nya.
"aduh inces nya aku" ucap Dea mengelus pipi lembut bayi itu.
"gue yakin kalo dia udah gede Lo bakal kalah saing kak" ujar Dio
"ya iyalah Dio Lo gila? kalo dia udah gede ya bisa aja gue udah jadi nenek" balas Dea
"haha iya bener" tambah Dio.
dan saat sedang asik bercengkrama muncullah gadis crewet, bawel dengan suara tujuh oktafnya...
"hai hai hello" teriak meitha
"berisik bocah" cetus Dio
"yeeeee Abang bocah-bocah nanti tergila-gila sama Mei loh bang" ucap nya penuh percaya diri.
"hahaha mana ada cowok yang mau sama cewek berisik kaya Lo" ujar Dio
"eiiii Abang jangan salah. kalo Abang suka sama Mei awas aja udah pasti_" ucap Mei terhenti.
"udah pasti di tolak Mei" imbuh Dea
"salah udah pasti Mei terima lah haha" ucap nya membuat Dea dan Sisil tertawa.
"meitha julian sama Dio ganteng mana?" tanya Dea
"ganteng babang Dio nya akoh lah cin. kalo Julian itu baik nya yang bikin Mei terpana" jawab nya seraya membayangkan.
"idih ganjen Lo" cetus Dio
__ADS_1
"aku ganjen sama kamu kan gak masalah bang, asal jangan sama orang aja" ucap nya berlalu meninggalkan orang-orang yang sedang berjemur. begitupun Dea yang mengikuti Mei.
...
Dea dan Mei sedang berjalan-jalan pagi di sekitar komplek, saat sedang berjalan mereka di kagetkan oleh sosok Julian dan Justin yang sedang lari pagi.
"woy" teriak Julian
"tikus panuan...tikus panuan" teriak Mei kaget.
"hahaha gimana bentuknya tikus panuan" ucap Dea
"haha ya loreng lah de" ujar Julian
"anak cunguk Lo Julian kaget gue" ucap Mei
"Mei kaget" tanya Julian
"auuahhh Lo gak peka jantung gue udah tugem ini" jawab nya. ya jantung Mei berdebar kencang setiap di dekat Julian.
"berisik Lo kak, emang Lo gak berdebar-debar?" ucap meitha
"nggak Mei tapi kaya nya aku harus ke dokter" ujar Dea polos, membuat julian, meitha dan Justin bingung.
"ngapain ke dokter? Lo bisulan?" tanya Mei
"ya buat periksa jantung lah mei" jawab Dea
"ngapa jantung nya ngapa" tanya Mei lagi sambil berjalan
"gak tau pokoknya jantung akutu lagi disko jep ajep ajep" jawab Dea membuat Mei, Julian dan Justin tertawa.
"Mpok gue polos pisan" ucap Mei
"Dea jantung Lo ajep-ajep kenapa?" tanya Julian
__ADS_1
"jantung gue berasa mau meledak" jawab nya lagi tanpa sadar ada Justin yang sedang memperhatikan nya
"Dea jantung gue juga sama kalo lagi Deket sama Lo suka ajep-ajep kaya orang abis maraton" ucap Julian membuat Mei dan Justin menatap nya.
"oya? kenapa bisa gitu?" tanya Dea
"ya karena ada Lo lah honey" jawab Julian
"dihhh dodol" ucap Dea membuat Julian tertawa.
merekapun melanjutkan jalan-jalan pagi nya, hampir semua mata para laki-laki memandang Dea. gadis tercantik di komplek nya, namun tidak semua tau siapa Dea dan anak siapa. mereka hanya tau gadis cantik yang menjadi primadona di komplek nya.
Justin dan Julian menyadari itu Justin pun menatap kagum kepada Dea, dari banyaknya laki-laki yang memandang dan menyukai Dea namun Dea terlihat biasa saja. bahkan Dea hanya cuek bebek karena memang itulah kebiasaan Dea jika banyak yang memperhatikan.
.
.
.
.
.
***jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
N**: kelamaan Lo ah up nya😒
A: Mon maap gue gak sempet buka-buka hp😁
N: yang banyak apa up nya😒
A: iya nanti banyak ya 😊
N: gue tunggu😁
__ADS_1
A: okk😊*