Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 386


__ADS_3

Dea yang mendengar Mei sudah melahirkan pun ingin pergi melihat keadaan adik nya itu, Dea memutuskan untuk meminta ijin kepada Justin karena ia tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama.


Apalagi saat ini putra nya itu tidak ingin melihat nya jauh dengan Justin, Aiden selalu bertanya jika Dea barjauhan dengan Justin jika di rumah.


Seperti saat Dea yang berada di kamar dan Justin yang berada di ruang tengah, Aiden menghampiri Justin dan bertanya apakah Justin dan Dea bertengkar lagi. namun dengan cepat Justin berkata jika dirinya sedang ada urusan.


Tidak hanya Dea Mae pun begitu antusias ingin melihat anak Dio dan Mei, beruntung Aleta bisa di bawa hingga Mae hanya akan meninggalkan Axel dengan suster nya.


"Mommy" panggil Aiden membuat Dea yang tengah berjalan menoleh.


"Ya boy" tanya Dea, ibu hamil yang satu itu berjongkok dengan kedua lutut yang menopang tubuh nya.


"Mau kemana" tanya Aiden, membuat Dea tersenyum.


"Aiden mau lihat baby twins tidak" tanya Dea mengelus kepala Aiden.


"Baby twins, mau mom mau" jawab Aiden dengan gembira.


"Baiklah kita pergi ke ruangan Daddy dan ijin kepada Daddy oke" ucap Dea, karena memang hari ini Justin dan Julian sedang berada di rumah.


"Let's go" ucap Aiden, Aiden berjalan dengan tangan yang memegang jemari sang mommy.


Saat tiba di ruang kerja Justin Aiden yang tidak sabaran langsung mendorong pintu itu hingga terbuka, awalnya Justin merasa terkejut namun saat melihat putranya berlari ke arah nya ia langsung tersenyum.


"Daddy" pekik Aiden melompat ke pangkuan Justin.


"Wess jagoan" ucap Justin, Daddy muda itu mengelus kepala Aiden dan mencium nya. ia melihat Dea yang juga masuk ke dalam ruangan nya membuat Justin tersenyum senang.


"Daddy ai mau lihat baby twins dad" ucap Aiden membuat Justin mengernyit.


"Baby twins" tanya Justin.


"Iya, anak mei dab Dio sudah lahir, dan bayi nya itu kembar" bukan Aiden yang menjawab melainkan Dea, kini ibu hamil itu mendudukan tubuhnya di atas sofa ruang kerja Justin.


Justin yang melihat Dea duduk pun menghampiri istrinya dengan menggendong Aiden, lelaki itu mengelus kepala Dea hal yang sudah lama tidak ia lakukan.


"Apa akan melihat nya sekarang" tanya Justin lembut, membuat Dea menatap suaminya itu.


"Hmmmmm, tapi jika Abang sibuk tidak apa bisa nanti kok" ucap Dea yang mencoba mengerti.


"Tidak, kita akan melihat nya sekarang. ai mau lihat baby twins bukan" ucap Justin membuat Aiden mengangguk dengan senang.


"Baiklah Daddy ganti baju dulu oke" ucap Justin membuat Dea dan Aiden tersenyum senang.


...


"Apakah baby twins akan tampan" tanya Aiden yang duduk di pangkuan Dea, kini Dea dan Justin sudah berada dalam mobil.


Begitupun dengan Mae, Julian dan Aleta hanya saja mereka berada di dalam mobil yang berbeda. karena sepulang dari rumah sakit Mae akan pergi ke makam kedua orang tuanya.


"Tentu saja, jika baby nya laki-laki akan tampan seperti anak mom ini" ucap Dea mencubit gemas pipi gembul Aiden.


"Hmmmmm, anak mom Aiden kan" ucap Aiden membuat Justin dan Dea tertawa kecil.


"Hahaha, tentu saja memang nya jika bukan anak mom kamu anak siapa hmmmmm" ucap Dea membuat Aiden tertawa senang.


"Haha, anak Daddy" celoteh nya.


"Anak Daddy? jika tidak ada mom maka Aiden tidak akan jadi anak Daddy" goda Dea membuat Aiden bingung.

__ADS_1


"Benarkah, Daddy jika tidak ada mom anak Daddy siapa" tanya Aiden membuat Justin geregetan kepada putranya itu.


"Ai mau nya yang menjadi anak Daddy siapa" tanya Justin.


"Tidak ada, ai hanya mau anak Daddy dan mom hanya ai, Abang Carl dan dedek bayi ini" ucap Aiden mengelus perut Dea.


"Jika si bukan anak mom dan Daddy gimana" goda Justin.


"Itu tidak mungkin, karena ai tampan maka dari itu ai anak Daddy dan mom" ucap nya membuat Justin dan Dea tertawa lepas, kini putranya sudah kembali Aiden yang mereka sudah kembali dengan kebawelan nya.


"Kata siapa si tampan" kali ini Dea lah yang menggoda putranya itu.


"Kata Abang Carl" ucap Aiden.


"Memang abang Carl bilang apa sama ai" tanya Justin mengelus kepala Aiden lembut.


"Abang bilang ingatlah jika anak Daddy itu semua nya tampan, jika anak Daddy semua tampan begitupun dengan ku bukan. aku kan anak Daddy yang paling tampan" celoteh nya membuat Dea mengangkat tubuh mungil Aiden dan menciumi nya.


"Kenapa anakku ini sangat menggemaskan hmmmmm, aku begitu gemas kepadamu" ucap Dea, mendapatkan perlakuan seperti itu dari sang mommy Aiden pun tertawa lepas.


"Hahah mommy geli, pliss mommy geli" pekik nya, inilah yang di harapkan oleh Justin dan Dea. keluarga yang bahagia bersama dengan anak-anak mereka yang saling mengingat dan saling menyayangi.


...


Di mobil lain tidak berbeda dengan keadaan mobil Justin yang ramai karena celotehan putranya, mobil Julian pun terasa ramai karena kebawelan Aleta.


Seperti saat ini Julian yang tidak henti-hentinya di buat tertawa oleh anak nya itu, Aleta selalu membuat Mae kesal karena sikap putrinya yang menyebalkan seperti Julian.


"Mommy apa baby aunty Mei ada dua" tanya Aleta.


"Iya sayang baby nya ada dua" ucap Mae mengelus kepala Aleta lembut.


"Tentu saja kan bany nya twins" ucap Mae


"Benar juga, lalu kenapa mom tidak memberi aku baby twins" tanya Aleta membuat Mae bingung.


"Ya karena Aleta punya dedek nya satu aja ya sayang" ucap Mae.


"Ah mom payah, aunty saja bisa langsung dapet dua" celoteh nya membuat Julian terkekeh.


"Tidak apa-apa kan meskipun satu baby Axel tampan" ucap Mae bangga.


"Yap, betul sekali baby Axel tampan karena mewarisi wajah Daddy. jika baby Axel mirip mommy apa akan tampan" tanya nya membuat tawa Julian pecah.


"Tentu saja akan menjadi yang paling tampan" ucap Mae dengan kesal.


"Hmmmmm, itu tidak mungkin" ceplos Aleta membuat Mae melotot, sementara Julian tertawa sehingga membuat Mae semakin kesal.


"Sayang kamu ini kenapa begitu menyebalkan seperti Daddy mu nak" sindir Mae membuat Julian menoleh.


"Kok aku, kan aku dari tadi diem sayang" protes Julian tidak terima.


"Kamu emang diem, tapi sejak tadi tidak berenti tertawa" kesal Mae.


Mom aku kan mirip Daddy kita twins Daddy" ucap Aleta membuat Julian mengangguk, kali ini ia tidak berani tersenyum karena takut jika Mae akan ngamuk.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


Daddy Aiden



Aiden



Mommy Aiden



Daddy Aleta



Aleta



Mommy Aleta



Oke guys disini Aleta nya aku ganti soalnya yang kemarin kekecilan gak sebanding sama badan Aiden kan, nah sekarang usia Aleta dan Aiden udah tiga tahun kan dihitung dari kandungan Mei dan Mae aja ya gaes 😊 so plis aku minta di mengerti jika baby El aku ganti visual nya 🙏😊


*N: tolong ya tolong itu Daddy Aleta sama Daddy Aiden bikin gue oleng bukan main 😭


A: kan sengaja biar Lo halu 🤣


N: sumpah ya Lo jahat bener sama gue Thor 😭


A: ya mau gimana lagi emang muka nya udah ganteng kok😜🤣


N: iyadah orang ganteng mah bebas kan ya 😒


A: nah itu tau 🤣


N: yaampun nyesek banget 😭


A: Mon maap 😂


N: author luknut 😪

__ADS_1


A: 😂😂😂🤣🤣🤣*


__ADS_2