
Sisil pun tiba di kamar nya ia melihat Kanita yang terlelap, Sisil mendekat dan mengelus kepala adiknya dengan lembut...
"disaat aku berfikir akulah orang kurang beruntung karena kehilangan malaikat dalam hidupku, tapi Tuhan menunjukkan orang yang lebih rapuh dari apa yang aku rasakan" gumam sisil
"aku bersyukur Tuhan masih sangat menyayangi ku ia hanya mengambil satu orang tuaku yaitu mamah, aku bahkan tidak bisa membayangkan jika aku berada di posisimu dek di usiamu yang sangat muda kau harus kehilangan kedua orang tuamu, tapi tenanglah aku akan selalu bersamamu" tambah sisil....
Sisil pun merebahkan tubuhnya di samping Kanita hingga ia ikut terlelap...
esok hari pun tiba dimana Sisil harus menjadi kakak sekaligus menjadi ibu untuk Kanita, hari ini Sisil dan kanita pergi ke sekolah paling elit dan terkenal, sekolah itu searah dengan kantor Sisil bekerja hanya saja lebih jauh kantor Sisil...
setibanya mereka disana Sisil langsung masuk ke ruang kepsek untuk mendaftar kan adiknya, setelah mendaftar dan di terima Sisil dan kanita memutuskan untuk berjalan-jalan dan berbelanja keperluan sekolah untuk kanita....
merekapun menuju salah satu mall terbesar di kota XX, Sisil dan kanita menuju toko tas, sepatu dan peralatan sekolah yang lainnya...
" kamu pilih aja dek yang menurutmu bagus" ucap Sisil pada kanita
"hmmmmm, baiklah kaka ku sayang" balas kanita kanita pun memilih barang yang akan ia beli
sementara Sisil mengikuti langkah kaki kanita, dengan tidak sengaja Sisil melihat seseorang yang ia kenal sedang bersama wanita...
💞 💞 💞
Sisil merasa sakit hati dan kecewa karena laki-laki yang ia lihat itu adalah rio, rio berjalan dengan seorang wanita yang bernama naina...
__ADS_1
naina adalah gadis yang sangat menyukai Rio, naina berpura-pura menjadi teman dekat Rio. dan keberadaan Rio di mall tersebut adalah karna paksaan naina...
ia memaksa Rio untuk menemani nya dengan alasan ia ingin bercerita sesuatu kepada Rio...
Sisil yang melihat Rio dan naina pun segera memalingkan pandangannya iya berhambur menghampiri kanita....
sambil menahan sesak Sisil terus membantu sepupunya memilih sepatu...
"seperti nya ini cocok untukmu dek" ucap Sisil
"benarkah" tanya kanita senang karena Sisil memberikan pendapatnya
"hmmmm ini bagus" tambahnya lagi
"baiklah jika sudah Kaka ku yang memilih maka aku akan mengambil nya" balas kanita sambil tersenyum
Sisil memilih tempat duduk disamping tepat dekat jendela, dan merekapun duduk sambil menunggu makanan yang mereka pesan...
"kak paman bilang kau tidak bekerja di perusahaan milik paman" tanya kanita
"hmmmmm" balas Sisil sambil tersenyum
"kenapa, bahkan kau jarang ke kantor paman" tanya nya lagi
__ADS_1
"ya karna aku tidak mau banyak orang mengetahui siapa aku yang sebenarnya" jawab Sisil simple
"maksudnya" tanya kanita belum paham
obrolan mereka pun terhenti saat pelayan membawakan makanan yang mereka pesan, setelah menata nya di atas meja pelayan itu pun segera pergi, Sisil dan kanita pun melanjutkan obrolan nya...
"ya karna aku ingin orang mengenal ku karna diriku sendiri bukan karena papah ku" balas Sisil
"hmmmm seperti itu" balas kanita sambil memasukkan makanan ke mulut nya
"ya, dengan seperti ini aku bisa tau siapa yang tulus berteman dengan ku dan siapa yang hanya ingin memanfaatkan ku" tambah Sisil sambil mengunyah makanan
setelah selesai makan merekapun memutuskan untuk kembali kerumah, ya karna mereka sudah cukup merasa lelah dengan kegiatan hari ini...
.
.
.
.
.
__ADS_1
***Bersambung....
jangan lupa like sama vote nya ya🙏😊***