
Sore hari Keanu meminta kepala pelayan nya untuk membangunkan Dena yang tengah tidur di kamar miliknya, karena Keanu tidak mungkin mengajak Dena menginap jadi ia memutuskan untuk mengantar Dena pulang setelah makan malam.
"Selamat malam tuan" ucap kepala pelayan.
"Hmmmmm, tolong bangunkan nona" ujar Keanu, yang di angguki kepala pelayan itu.
"Baik tuan" jawab nya, sejujurnya kepala pelayan itu merasa bingung sebenarnya siapa wanita yang dibawa oleh tuannya itu. karena selama ini Keanu paling anti membawa wanita asing ke rumah Oma nya, namun kali ini dengan mudah nya Keanu membawa Dena kerumah itu.
Tok...tok..tok...
"nona tuan muda sudah menunggu anda" ucap nya.
Ceklek... Dena membuka pintu kamar Keanu.
"Eh, iya terimakasih" ucap Dena ramah, membuat kepala pelayan itu tersenyum sopan.
"Dimana kak Kean menungguku" tanya Dena.
"Tuan sudah menunggu nona di ruang makan, mari saya antar" jawab nya.
"Hmmmmm, baiklah" jawab Dena, kepala pelayan itu melirik Dena ia merasa jika Dena itu orang yang spesial untuk tuan nya.
Jika tidak mana mungkin Keanu akan menempatkan Dena di kamar pribadinya, dan mana mungkin Keanu rela ranjang tidur nya di tiduri oleh wanita luar.
"Makanlah" ucap Keanu saat melihat Dena berdiri di hadapan nya.
"Aku tidak lapar" jawab Dena membuat Keanu menatap nya tajam.
"Kau mau makan sendiri atau aku akan menyuapi mu" ucap Keanu.
"Aku tidak lapar, sungguh" balas Dena.
"Baik, itu artinya kau ingin aku menyuapi mu dengan menggunakan mulut ku" ucap Keanu membuat Dena menganga.
"Tidak! aku bisa makan sendiri" ujar Dena buru-buru mengambil makanan.
Keanu yang melihat tingkah Dena pun tersenyum, padahal dalam hatinya mana mungkin ia menyentuh wanita yang penting dalam kehidupan nya.
Keanu akan menjaga Dena sampai saat nya tiba, ia tidak akan membuat kedua orang tua Dena yang sudah percaya merasa kecewa.
"Aku akan mengantarmu pulang" ucap Keanu di sela-sela makan nya.
"Kita pulang" tanya Dena heran.
"Tentu, memang kau kira aku akan mengajak mu menginap" goda Keanu.
"Tidak, bu..bukan itu maksud ku" jawab Dena gugup.
"Apa sekarang kamu tidak ingin berjauhan dengan ku" goda nya lagi.
__ADS_1
"Berhenti berbicara seperti itu, aku akan pulang" ucap Dena, ia melirik Keanu sekilas.
Rasa kagum yang Dena miliki semakin besar kepada lelaki itu, jika laki-laki lain mungkin akan memanfaatkan keadaan seperti ini. tapi Keanu tidak melakukan itu, bukan hanya menjaga keselamatan Dena Keanu juga menjaga harga diri gadis nya.
"Haaaahhhh" lenguh Dena saat ia berhasil menghabiskan makanan nya.
"Kenapa kau seperti itu, aku hanya menyuruh mu makan bukan bekerja" kekeh Keanu yang membuat Dena ikut tertawa.
"Hehe, aku tadi sudah bilang tidak lapar tapi kakak memaksa nya. ya jadilah seperti ini" jawab Dena, Keanu menggelengkan kepalanya karena merasa Dena begitu lucu.
"Sudah makan nya" tanya Keanu membuat Dena mengangguk cepat seperti anak kecil.
Keanu tertawa kecil dan mengacak rambut Dena, sementara Dena yang kekenyangan memberikan saja kelakuan Keanu.
Setelah mengambil tas dirinya dan dena juga kunci mobilnya Keanu kembali menghampiri Dena, Keanu memgang pundak Dena hingga membuat Dena mendongak.
"Sudah?" tanya Dena.
"Hmmmmm" sahut Keanu, akhirnya misi Keanu membuat Dena jauh dari teman-teman nya kali ini berhasil.
"Aku ambil tas dulu" ucap Dena.
"Ini" balas Keanu menunjukkan tas milik Dena yang ia bawa.
"Eh, kok di ambilin" ucap Dena tersenyum malu.
"Ayo" ucap Dena berjalan lebih dulu tanpa mengambil tas nya dari Keanu.
Berjalan di belakang Dena Keanu tidak berhenti tersenyum dengan tingkah lucu anak singa nya, ia merasa gemas kepada Dena yang merajuk seperti anak kecil.
...
Di perjalanan Dena terus saja bernyanyi-nyanyi ria, sementara Keanu fokus dengan mengemudi.
Tak lama kemudian merekapun tidak di rumah Dena, dan anak singa yang tadi berisik itu kini sudah tenang karena tertidur.
Keanu merasa bingung ia harus bagaimana, membangunkan Dena tidak tega dan mau tidak mau Keanu pun mengangkat tubuh mungil gadisnya itu.
"Kau itu kecil tapi berat" ucap Keanu, sementara Dena masih tenang dalam tidurnya.
"Yaampun Kean, Dena kenapa" tanya Sisil yang terkejut melihat Dena terlelap.
"Ketiduran dia Bun" jawab Kean, membuat semua orang tertawa karena merasa lucu.
"Si Dena, baru aja di ajak jalan sama cowok udah ngerepotin" kekeh Sabylla.
"Anak ini benar-benar" ucap Rio, tadinya Rio meminta Kean untuk mengantarkan Dena ke kamar nya. namun Kean menolak ia merasa tidak enak.
"Kamu antar ke kamar nya saja" ucap Rio.
__ADS_1
"Maaf yah, kayak nya aku gak bisa deh aku gaenak soalnya" jawab Keanu membuat Eza dan Zian tersenyum.
"Yasudah biar ayah yang membawa Dena" ucap Rio mengambil alih tubuh Dena, Sisil tertawa kecil melihat kelakuan putri bungsu nya.
"Makasih ya Kean, maaf Dena jadi ngerepotin kamu" ucap Sisil.
"Gak apa-apa kok Bun, kalo gitu Kean pamit pulang dulu" ucap Keanu, yang di angguki oleh Sisil.
Setelah kepergian Keanu Eza dan Zian membicarakan lelaki yang menurut mereka cocok untuk Dena, Zian yakin Keanu tidak seperti lelaki pada umumnya.
"Dia baik kak, aku rasa si dia cocok sama Dena" ucap Zian.
"Kakak gak bisa maksain yan, kita liat perkembangan hubungan mereka aja kedepan nya" balas Sisil yang di angguki oleh Eza dan Zian.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
A**: ah tau ah capek gue baper Mulu😭
N: berasa terbang gue yang baca nya 🤣
A: jangan terbang nanti kaga bisa turun 🤣
N: bener juga 🤣
A: 😂😂😂*
__ADS_1