
Dea pergi ke kamar nya, sebenarnya ia masih merasa kesal kepada adik laki-laki nya itu. Dea tau jika Dio sudah mulai sering memperhatikan Mei, tapi tingkah bod*h nya itu yang selalu membuat Dea gemas. rasanya ingin sekali Dea mencabik-cabik wajah tampan adiknya. namun itu tidak mungkin mengingat sang bunda yang selalu menjada ketampanan Dio, bisa di buang aset berharga Dea jika dia membuat wajah adik nya berwarna sedikit saja.
Keduanya saling menyayangi dan takut satu sama lain, Dea takut jika Dio sudah marah. murka nya Dio selalu mengingatkan murkanya sang ayah yaitu Rio, bagi Dea Dio itu terbaik meskipun menyebalkan. untuknya Dio adalah pengganti sang ayah nanti begitupun sebaliknya, Dio takut jika Dea marah murka nya Dea sama seperti murka nya Sisil yang selalu menggunakan cara nyerocos panjang kali lebar dan setelahnya akan bungkam seribu bahasa.
Dio tidak akan merasa nyaman jika Dea mendiamkan nya, karena bagi Dio Dea sangat penting seperti sang bunda. bahkan untuk nya Dea adalah pengganti bundanya nanti, mengingat kasi sayang dan perhatian Dea begitu tulus.
"Hilihhh untung adik gue, kalo bukan udah gue blender di bikin jus Lo" gumam Dea.
Tiba-tiba Dea mengingat sifat Justin yang menyebalkan, araaagghhh kenapa kedua lelaki itu sangat menyebalkan. yang satu adik dan satu nya lagi calon laki rasanya Dea ingin menendang keduanya ge gurun pasir.
...
sore hari Dio terbangun dari tidurnya, ia melihat ponsel nya ada beberapa notifikasi dari Justin yang menanyakan kabar Dea.
***Pesan Chat
Justin**: Dea lagi apa?
Justin: baik-baik aja kan dia?
Justin: dio!
__ADS_1
Dio: lagi di kamar nya, jangan di ganggu bang!
Justin: kenapa emang?
Dio: kak Dea lagi jadi singa๐, jangan ganggu mangkanya.
Justin: tiap hari juga dia jadi singa!
Dio: mangkanya jangan di ganggu, hati-hati bang Dea kalo udah jadi singa garang banget ๐
Justin: bagus dong!
Dio: iya bagus untukmu, tapi tidak untukku๐
Dio: iya bisa banget! siap-siap aja bang kalo bikin kesalahan di terkam!
Justin: bisa emang?
Dio: wahhhh gak tau aja Dea kalo marah baik bener, kalo gak cabik-cabik badan orang ya bungkam. dan aneh nya gak ada yang bisa tahan di diemin sama Dea*!
Justin pun tidak membalas pesan terakhir Dio, dan membenarkan nya. buktinya saat ini Dea benar-benar menghilang tanpa kabar untuknya, bahkan jika papasan pun akan lewat begitu saja seperti tidak saling mengenal.
__ADS_1
Mengingat perkataan Dio Justin bingung, apa semua wanita jika marah akan seperti itu? tapi ia juga bingung kenapa dirinya tidak tahan melihat Dea diam. ingin rasanya menemui Dea namun setiap ia kerumah nya Dea akan beralasan tidur atau apalah, anak itu sama sekali tidak kehabisan cara untuk menghindari Justin.
Bahkan yang membuat Justin bingung Rio dan Sisil tidak bisa berkutik lagi, benar yang di katakan oleh Dio jika gadis Unyil nya itu adalah singa betina yang sangat garang. sampai bisa membuat induknya diam, namun Justin bernafas lega karena sebentar lagi ia akan bertemu dengan Dea saat acara pernikahan nya, Justin akan meminta maaf kepada Dea atas sikap nya selama ini.
.
.
.
.
.
.
***jangan lupa like komen dan vote nya ๐๐
A**: dikasi bonus tuh sama author ๐
N: tambahan ya Thor๐
__ADS_1
A: iya bar gak gantung๐
N: mantap dah๐*