Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 34


__ADS_3

Mela dan Nita sampai dirumah sisil, merekapun segera masuk kedalam rumah dan mendapati Sisil yang sedang melamun diruang tengah, mereka menghampiri Sisil dan memperhatikan Sisil...


Sisil yang merasa dirinya sedang di perhatikan pun menoleh....


"aaaaaaaa, kalian sejak kapan kalian disini" teriak Sisil terkejut


Mela dan Nita tertawa melihat ekspresi Sisil yang lucu....


"haha kamu kenapa melamun tuan putri, kamu dari tadi sudah berada disini" jawab Mela


"haha iya, badannya doang depan tv fikirannya mah lagi keliling dunia itu" balas Nita sambil tertawa diikuti oleh Mela


Sisil yang melihat kedua sahabatnya terbahak menertawakan dirinya pun beranjak dari sofa dan berjalan ke kamar...


"hey tuan putri kau mau kemana" teriak Nita sambil berlari mengejar Sisil begitupun dengan Mella


"nyebelin gatau apa sahabatnya lagi galau, araaagghhh kenapa cinta membuat ku bodoh begini sii, ahh aku benci" gerutu Sisil sambil menjatuhkan dirinya di sofa kamar


Mela dan Nita pun tiba di kamar sisil, mereka mencoba untuk mengerti keadaan Sisil...


"kamu kenapa?" tanya Mela


"kamu lagi galau ya? apa kamu lagi mikirin pak Rio?" tambah Nita


"gatau guys rasanya fikiran ku menyuruh ku untuk membencinya, tapi hatiku menolak nya" jawab Sisil ragu

__ADS_1


"apa kamu mencintai nya?" tanya Mela yang menatap Sisil


"mungkin iya, rasanya sakit saat aku berniat untuk meninggalkan nya" jawab Sisil menunduk


"kembali lah bekerja" ucap Nita


"kenapa? kenapa aku harus kembali bekerja, itu artinya aku akan bertemu lagi dengan nya" ucap Sisil kesal


"pak Presdir menanyakan kamu mungkin dia khawatir atau merasa bersalah" balas Nita meyakinkan


"iya lagian kamu dirumah juga ngapain sil, toh meskipun kamu dirumah juga fikiran kamu nya lari-lari di kantor kan ngebayangin wajah tampan nya pak Rio" goda Mela


💞 💞 💞


sementara di kediaman Artadinata Rio sedang berbaring di tempat tidur nya, iya menatap langit-langit kamar....


Rio pun kembali terbayang wajah Sisil saat ia menangis di pelukannya bahkan saat ia menangis di caffe...


(maafkan kebodohan ku tuan putri tidak seharusnya aku memakimu seperti itu, seharusnya aku melindungi mu dari orang yang menyakiti mu bukan malah ikut serta membuat mu sakit hati. sungguh maafkan aku) batin Rio


Rio yang merasa lelah karna terus memikirkan kesalahan nya pun terlelap di ranjang nya....


sementara Sisil terus berfikir apakah ia harus kembali bekerja secepat ini atau harus tetap dirumah sampai semua benar-benar membuat nya seperti sedia kala....


tapi jika ia dirumah iapun berfikir akan merasa jenuh karna yang di lakukan nya hanya tidur makan nonton saja...

__ADS_1


Mela yang melihat Sisil sedang berfikir pun menggenggam tangan Sisil sehingga membuat Sisil menatap mela...


"lakukan apa yang ingin kamu lakukan" ucap Mela menyemangati Sisil


"tapi mell" jawab sisil bingung


"lakukan semua nya sesuai dengan apa yang diinginkan oleh hatimu, jika hatimu menginginkan nya maka kamu akan senang melakukannya, jangan terlalu memaksakan jika itu membuat mu tertekan" balas Mela menasehati


"baiklah aku akan ikuti nasehat mu, terimakasih kamu dan Nita sudah mau menjadi yang terbaik" ucap Sisil berkaca-kaca


"kamu sudah seperti adikku sendiri" balas Mela memeluk Sisil, ya karna saat sekolah Mela adalah Kaka kelas Sisil mereka cuma selisih satu tahun aja...


meskipun begitu Mela sering bersikap kekanak-kanakan dibandingkan dengan Sisil dan Nita, tapi Mela juga sering bersikap dewasa seperti sekarang ini guys....


.


.


.


.


***Bersambung.....


selamat membaca 😊 jangan lupa like sama vote nya ya biar author makin semangat lagi buat up nya🙏😊

__ADS_1


maafin kalo author nya bawel minta like sama vote Mulu 😁***


__ADS_2