Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 135


__ADS_3

sepulangnya Sisil dan Rio Eza berhambur ke pelukan sang istri, wanita tercintanya tersayang nya dan sekarang memenuhi keinginannya. dari pertama Eza tidak mendukung keinginan sang istri untuk mengkonsumsi pil tersebut namun kanita memohon karena kuliah nya belum selesai.


Eza pun luluh dengan segala rayuan dan rengekan manja sang istri, namun saat ini percaya atau tidak kebagian Eza telah bertambah. Eza berasa mimpi kalau ia akan menjadi seorang ayah Eza memeluk erat kanita juga mengecupi perut kanita yang masih Terlihat rata.


"kak kamu kenapa" tanya kanita


"sayang makasih makasih kamu udah bikin hidup aku sempurna. aku tau tidak ada yang sempurna tapi kamu telah membuat kebahagiaan aku sempurna" jawab Eza dengan mata berkaca-kaca


"jangan nangis" ucap kanita mengecup kening Eza


"aku bahagia kan entahlah aku bingung harus gimana cara ngungkapin nya, intinya kamu dan dia hal terpenting dalam hidup aku" balas Eza mengecupi kanita wajah kanita memerah karena Eza menghujani wajah nya dengan kecupan.


"yaampun kak cukup kamu kenapa? tadi aja kamu diem Mulu kenapa sekarang jadi kaya gini" ucap kanita


"kan tadi aku masih shock, antara percaya gak percaya kalo aku akan jadi papi buat anak kita, tapi tadi aku keliatan o*n banget ya" balas Eza


"hahaha iya kamu keliatan kaya anak hilang pelangak plongok gak jelas" ucap kanita tertawa mengingat wajah Eza yang seperti orang bingung.


"ya maklum sayang kita nikah udah lama terus di kasi kejutan kayak gini, rasanya aku mau jungkir balik saking seneng nya" balas Eza mendekap tubuh kanita


"kakak udah siap buat jadi papi yang baik?" tanya kanita


"jauh lebih siap sayang. aku liat Rio yang di panggil ayah sama Dio dan Dea rasanya hati aku tersentuh sampe aku sering mikir kapan aku dipanggil papi dengan suara anak kecil yang mungil" jawab Eza


"apalagi kalo aku liat Sabil jalan sama Zian dan liat perut buncit Sabil aku ngerasa istri aku dirumah juga lagi hamil. ngayal banget kan aku tapi Alhamdulillah sekarang semua itu aku rasain rasanya punya istri yang sedang hamil" ucap Eza tersenyum.


mendengar perkataan Eza membuat kanita terharu dan mungkin keputusan nya berhenti mengkonsumsi pil kontrasepsi itu hal yang baik, buktinya Eza semakin sayang dan bermanja kepada kanita dan itu membuat kanita sangat bahagia. jiwa dingin dan date Eza hilang seketika saat sedang bermanja dengan dirinya.


...


di tempat lain Sabil yang mendengar kabar kanita hamil sangat bahagia tak henti-hentinya ia merengek ingin menjenguk kanita namun Zian tidak mengijinkan nya, apalagi dengan perut Sabil yang saat ini sudah sangat besar.


"sayang ayolah sebentar saja" pinta Sabil


"no, kamu gak liat perut kamu udah gede banget kaya gitu" tolak Zian


"kamu jahat aku kan ingin menemui adikku" ucap Sabil


"sayang plis, kamu udah mendekati hari-hari buat lahiran aku gak mau kamu kecapean" balas Zian


"tiap hari kan aku kecapean" ucap Sabil


"kecapean apa?" tanya Zian


"olahraga, tiap hari aku jalan-jalan pagi keliling komplek" jawab nya


"sayang beda, kamu olahraga pagi keliling komplek itu jalan dan itu buat mempermudah lahiran kamu nanti" ucap Zian


"hah sudahlah aku menyerah" balas Sabil membuat zian mengernyit kan dahinya.


"menyerah apa?" tanya Zian


"percuma aku ngerengek sama kamu orang kamunya gak peka" jawab nya

__ADS_1


"lah. kok gitu? aku itu cuma gak mau kamu kecapean" ucap nya


"iya iya tuan muda aku mengerti" balas Sabil membuat zian mendengus..


...


"ante anteh" teriak Dea saat melihat Mela duduk di ruang tamu bersama sang bunda


"Hay girls" sapa Mella, Mela sangat menyukai Dea karena meskipun sudah besar panggilan anteh masih saja di gunakan nya untuk mempermanis dirinya.


"anteh wah perutnya udah buncit" ucap Dea mengelus perut Mela yang sedikit membesar


"iya sayang nanti adik Dea banyak ya" jawab nya


"ah iya anak dari anteh, anteh Sabil dan anteh kankan" ucap Dea polos


"kalo dari anteh Nita kan udah lahir baby nya ya anteh, aku belum jenguk" tambah nya membuat Mela dan Sisil tertawa


"sayang anteh Nita anak nya sudah cukup besar nak, dulu kan kamu udah lihat sebelum anteh Nita pindah" ucap Sisil


"bundah kenapa anteh harus pindah" tanya Dea


"hey om gio kan kerja nya lagi di pindah dulu ke negara S nanti kalo udah selesai balik lagi kesini" jawab Sisil menjelaskan


ya Nita dan gio memang terpisah dari yang lainnya, dulu saat gio benar-benar menginginkan Nita dirinya dibuat hancur berkeping-keping dengan kejadian yang menimpa wanita yang dicintainya.


flashback on


sampai pada akhirnya gio menjauh dari nita dan beberapa bulan kemudian ia mendapatkan kabar jika Nita mengalami depresi, Nita mengalami trauma yang begitu dalam akibat kecelakaan pelecehan yang di alaminya.


jangankan untuk bertemu orang lain untuk melihat dirinya sendiri pun ia tak sanggup.


"nta nta kamu kuat ayo nta kita keluar ya" ucap Mela


"nggak aku gak mau aku takut aku kotor aku jijik sama diri aku sendiri" balas Nita, Sisil yang melihat itu merasa hancur Nita yang selalu ceria tapi tidak untuk saat ini.


Sisil tahu jika Nita mencintai gio namun ia merasa minder, dengan keadaan gio yang berstatus putra dari holang kaya. Sisil menubruk tubuh Nita memeluk nya erat dengan air mata yang mengalir deras...


"Nita sayang kamu gak sendirian ada aku dan Mela disini, plis kamu harus keluar dari kamar ini buat tenangin diri kamu. ngurung terus di kamar itu gak baik, nya dulu kamu yang bikin aku bangkit dari masalah aku dan plis kamu bangkit sekarang" ucap Sisil


"sil aku sayang dia kalo aku gak bisa miliki dia dengan keadaan aku yang baik-baik saja aku terima, ta...tapi aku sill bahkan aku udah gak pantes buat berteman sama dia hiks...hiks... buat jaga diri aku aja aku gak bisa sakit sil sakit huhu" balas Nita


dan saat ketiga nya sedang menangis gio datang ke apartemen Nita, ia menatap gadis yang dicintainya dengan keadaan yang sangat berantakan. bahkan terkadang Nita sering melamun...


"Nita Azella****" panggil Dio membuat ketiganya menoleh


"gi...gio" ucap Nita terbata


bruuuk...


gio memeluk Nita dengan erat hal itu membuat semua orang terkejut, terutama Nita ia terus memberontak dan minta di lepaskan.


"lepasin gio lepasin" ucap Nita memohon

__ADS_1


"nggak aku gak akan lepasin kamu" balas gio


"lepasin aku plis pergi dari sini kalian semua pergi. hiks...hiks... pergi gio pergi" teriak nita*


"*Nita plis, aku sayang sama kamu ta aku gak peduli apa yang terjadi sama kamu yang aku mau cuma kamu plis ta jangan tolak aku lagi" mohon gio


"ta...tapi aku" ucap Nita terputus


"aku akan nikahin kamu dan kita akan pindah nanti, setelah semuanya membaik kita kembali kesini. aku akan lakuin apapun buat kamu" balas gio membuat semuanya terharu.


setelah permohonan gio akhirnya nita pun menerima nya atas bujukan dari dua Sahabatnya yaitu Sisil dan Mela, dua bulan menikah Nita hamil hal itu membuat gio sangat bahagia. gio semakin menyayangi Nita dan saat usia anak mereka berumur satu tahun gio memutuskan untuk pindah ke luar negri.


flashback off...


Mela terus memandangi Dea yang lucu di usianya yang hampir remaja anak itu semakin menggemaskan, Mella ingin jika bayi nya perempuan ia ingin lucu seperti Dea anak dari sahabatnya.


.


.


.


.


.


***jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉


N**: Thor boleh minta yang kaya babang Eza satu gak Thor😁


A: gak boleh mun, kalo ada yang kaya begitu gue juga mau😌


N: babang gio juga boleh Thor aduhai itu Thor babang gio😍


A: emang mau dia ama elu Mun? 🙄


N: atulah Thor kejam banget gustiii😭


A: bukan kejam Mun cinta bertepuk sebelah tangan itu gak lucu😔


N: kenapa gak lucu Thor?🙄


A: iyalah gak lucu orang sebelah tangan gimana mau tepuk-tepuk😒


N: garing Lo Thor garing😏


A: lagian gue gak lagi ngelucu😜


N: bodomamat serah Lo Thor😬


A: 🤣🤣🤣*


N: 😬😬😬

__ADS_1


__ADS_2