Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 282


__ADS_3

Keesokan harinya nya di suatu bandara terlihat lelaki tampan yang menjadi pusat perhatian, banyak orang yang berdecak kagum dengan ketampanan nya yang membuat orang tidak ingin beralih untuk menatap nya.


Perjanjian empat bulan melanjutkan studi nya dan akan segera kembali ke tanah air ia urungkan, ia memang menyelesaikan nya selama empat bulan. namun dengan cerdik nya ia meminta waktu untuk menikmati masa remaja nya hingga akhirnya setelah enam bulan ia kembali ke tanah air.


Wajah tampan dengan hidung yang mancung membuat siapa saja wanita yang melihat nya pasti akan jatuh cinta, namun sayang para wanita itu akan patah hati karena lelaki yang di tatap nya saat ini sudah memiliki pujaan hati.


Dio Anggara Putra Artadinata, putra satu-satunya dari Rio Artadinata. karena kakak dan adik nya adalah seorang perempuan yang cantik.


Dio kembali ke tanah air untuk memegang perusahaan sang opa dari bunda nya, yang saat ini tengah menikmati masa tua di negara B.


Sebelum Dio yang memegang kendali perusahaan itu di pimpin oleh Dea Anggita Putri Artadinata, kakak satu-satunya dari Dio yang tak lain juga putri dari Rio. si kembar itu memang selalu kompak dalam melakukan sesuatu.


Dio berjalan dengan santai ia tidak mempedulikan tatapan yang tertuju padanya, Dio orang yang cuek seperti ayah dan Abang ipar nya yaitu Justin. mereka bertiga selalu terlihat cool dan ditambah lagi sikaf Carl yang tak jauh dari ketiga nya.


Saat keluar dari bandara Dio melihat kakak dan Abang nya yang tersenyum, Dio menghampiri keduanya kakak nya itu lalu memeluk nya dengan sangat erat.


"Oh baby, kamu makin ganteng aja" ucap Dea, ia mencium pipi kiri dan kanan adik nya. hal itu membuat Justin mendengus.


"Sayang dia udah gede, jadi gak usah di cium-cium gitu" ujar Justin, membuat Dio tertawa kecil.


"Elah bang cemburuan aja, santai aku ini adiknya bang gak usah takut gitu" ledek Dio.


"CK.bocah ini" ucap Justin.


"Eits, inget aku seumuran sama istrinya Abang jadi udah bukan bocah lagi" ujar Dio, ya itu tidak salah Justin memang melihat Dio yang semakin dewasa saat ini. bahkan terlihat sangat tampan meskipun dirinya masih lebih tampan.


"Sudah jangan berdebat, ayo kita pulang" ucap Dea, ia tidak ingin berdebat keduanya akan berlanjut.


"Baiklah kakak ku sayang, oiya selamat akhirnya aku akan tambah ponakan juga" ucap Dio tersenyum.


"Iya dong uncle, tunggu aku lahir oke" ucap Dea, menirukan suara anak kecil.


Merekapun masuk kedalam mobil yang di kendarai oleh Justin, Rio dan Sisil tidak bisa menjemput karena Dio melarang nya. ia ingin memberikan kejutan kepada gadis yang selama ini setia untuk menantinya, jika Sisil dan Rio menjemput Dio pasti Mei pun akan ikut.


"Jadi gimana bang, kejutan apa yang akan kamu kasi buat Mei" tanya Dea.


"Pesta pertunangan" jawab Dio santai membuat Dea terkejut, ia tidak menyangka jika adik nya sedewasa itu.


"Really?" tanya Dea.

__ADS_1


"Hmmmmm, selama ini dia sudah sabar buat nunggu aku bukan. jadi apa salah nya aku akan memperjelas hubungan kami" jawab Dio.


"Lalu pernikahannya?" tanya Dea, sementara Justin hanya mendengarkan percakapan kakak dan adiknya itu.


"Aku ingin Mei menyelesaikan studinya dulu, jika ia sudah selesai dengan studi nya maka aku akan menikahi nya" jawab Dio.


"Hey boy ayolah, kalo kamu nunggu Mei selesai dengan studi nya apa itu tidak terlalu lama?" tanya Dea.


"Kakak come on, kalo aku menikahi Mei sekarang apa kata keluarga aunty Nita nanti. mereka bisa mengira bahwa ayah menikahkan aku dengan mei karena tidak ingin kekayaan om gio jatuh ke tangan orang lain" jawab Dio.


"Hey bocah, kamu bisa menyuruh Mei melanjutkan studinya setelah kalian menikah. seperti aku dan bang Justin" ucap Dea.


"Tidak aku tidak ingin seperti itu, aku tau itu berat bukan kakak bisa melakukan semuanya karena bang Justin selalu memanjakan kakak. dan aku tidak yakin Mei bisa melakukan nya" ucap Dio.


"Kalo Mei melanjutkan studinya nya terus dia kecantol cowok lain gimana?" tanya Dea.


"Kalo aku aja bisa jaga hati aku kenapa dia gak bisa? ayolah kak" ucap Dio.


"Dio saran saya kamu lebih baik menikah dulu dengan mei, jika kamu ingin Mei melanjutkan studinya kamu bisa mengirim Mei ke negara X. jika setelah menikah kamu bisa bebas bertemu dengan nya" ucap Justin, kali ini Justin berbicara tentang realita. ia tidak ingin Dio dan Mei melewati batas dalam menjalin hubungan.


"Tapi bang" ucap Dio.


"Lalu aku harus bagaimana?" tanya Dio.


"Saya sudah menyiapkan apartemen untuk kamu tinggali, mulai saat ini kamu akan tinggal di apartemen sebelum kamu menikah dengan mei" jawab Justin, Dio merasa Abang ipar nya ini sangatlah menyayangi nya. ia merasa beruntung bahwa Justin lah yang menjadi Abang nya.


"Baik bang" jawab Dio, ia tidak ingin menolak lagi. karena dirinya pun tidak ingin tinggal satu atap dengan mei wanita yang ia cintai.


"Masalah tunangan saya akan mengurus nya, untuk saat ini kamu jangan dulu bertemu dengan mei. kalian akan bertemu dengan mei nanti saat acara pertunangan, saya juga sudah membicarakan hal ini dengan ayah dan bunda" ujar Justin, suami Dea ini memang tidak pernah mengambil tindakan tanpa persetujuan dari Rio. keputusan saat ini pun sudah Justin bicarakan dengan ayah dan bunda dari istri nya itu.


Setibanya di apartemen milik Dio, Justin segera kembali ke kantor nya sementara Dea membantu sang adik untuk merapikan barang-barang nya.


"Nanti setiap dua hari sekali akan ada mbak yang bersihkan apartemen kamu" ucap Dea, Dio tersenyum melihat kakak nya yang sibuk merapikan pakaian Dio kedalam lemari. apalagi dengan perut Dea yang sudah membuncit.


"Iya kak" jawab Dio.


"Kamu gak usah khawatir, kakak akan meminta mbak untuk mengantar makanan buat kamu setiap pagi dan malam. kalo siang kan kamu ada di kantor jadi pasti makan siang di luar" ucap Dea, Dio melihat Dea yang seperti itu terharu. kakak nya ini benar-benar menjadi pengganti sang bunda saat ini.


Dio memandang pergerakan tubuh Dea, tuhan ingin sekali Dio memiliki istri seperti Dea. fikirannya melayang mengingat Mei apakah Mei bisa menjadi wanita lembut dan penyayang seperti kakak nya.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading πŸ˜ŠπŸ€—


A**: hai gaes, Dio nya udah balik nih 😁


B: yaaaahhh berarti nanti cepet tamat ya πŸ˜ͺ


A: lanjutin series dua nya disini aja ya 😁 cuma nanti gak ada Sisil sama Rio πŸ˜‚


N: haha oke baiklah Thor😁


A: sesekali nongol lah ya πŸ˜‚


N: iya πŸ˜‚*

__ADS_1


__ADS_2