Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 400


__ADS_3

Malam hari Justin menemani Dea ia menatap bayi kembar nya, ia merasa bayi laki-laki nya itu begitu mirip dengan Aiden. sementara bayi perempuan nya sedikit mirip dengan Dea.


Justin merasa anak-anak nya itu akan tumbuh menjadi anak-anak yang tampan, disaat Dea terlelap Justin justru tidak bisa tidur.


"Anak Daddy ganteng dan cantik, dad sayang kalian nak baik-baik dan sehat-sehat ya sayang ya" ucap Justin.


Saat Justin menatap kedua bayi nya Aiden menghampiri Justin, tanpa bersuara bocah kecil itu memegang kaki Justin hingga membuat sang Daddy terkejut.


"Astagfirullah Abang ai, ngagetin Daddy aja" ucap Justin membuat Aiden. tersenyum.


"Maaf Daddy" ujar nya, Justin pun mengangkat tubuh mungil Aiden dan memangku nya.


"Kenapa hmmmm" tanya Justin lembut.


"Ai enggak bisa bobok, tapi kenapa baby twins bobok terus" jawab nya.


"Adik nya Abang ai kan masih bayi, jadi belum bisa jalan-jalan kaya Abang ai" ucap Justin.


"Benarkah? apakah nanti jika dedek udah besar akan mau main bersama ai" tanya nya antusias.


"Tentu saja Mereka ingin bermain dengan Abang ai, karena mereka memiliki Abang yang tampan seperti Abang ai" ucap Justin.


"Mom bobok dad" ucap Aiden yang melihat Dea tengah terlelap.


"Iya, mom nya ai kelelahan mangkanya bobok" ucap Justin.


"Ai mau bobok sama Daddy" lirih nya.


"Kenapa enggak sama mbak ana hmmmmm" tanya Justin.


"Ai apa-apa sama mbak ana dad, ai di jagain Mbak ana terus sekarang ai mau sama Daddy" jawab nya membuat Justin tersenyum, tentu saja ia tidak akan menolak keinginan putra nya itu.

__ADS_1


...


Di tempat lain Mei tengah merasa kesal kepada Dio yang selalu tidur, Mei mengerti jika Dio lelah bekerja tapi kali malam ini ia merasa repot karena Arka dan Azka menangis bersamaan.


"Abang bangun apa bang" ucap Mei membangunkan Dio.


"Emmmhhh, Abang ngantuk sayang" jawab Dio.


"Iya mei tau tapi ini kedua anak nya bangun bang" ucap Mei.


"Kasi susu aja sayang" lirih Dio.


"Abang ih, waktu bikinnya kan kita berdua masa pas udah brojol Mei rawat nya sendiri. lagian baru kali ini Mei minta tolong dan baru kali ini juga Arka dan Azka bangun barengan" kesal Mei, membuat Dio langsung membuka matanya.


Sudahlah jika istrinya ini sudah membahas masalah pembuatan itu artinya Dio harus mengalah, jika ia tidak bangun maka siap-siap saja besok ia akan mendapatkan hukuman dari istri tercinta nya itu.


"Iya sayang ia Abang bangun sayang bangun" ucap Dio membuat Mei menahan tawa nya.


"Abang itu Azka bukan Arka, Abang gimana si" cebik Mei.


"Loh bukannya ini Arka ya" tanya Dio bingung.


"Abang mah nyebelin, itu Azka kalo yang mei gendong baru Arka" kesal nya.


"Yaampun ternyata gue salah, sama anak sendiri aja bisa ketuker" gumam Dio.


"Mangkanya bang anak itu di ingetin, jangan asal bikin dan asal kasi nama aja" cebik Mei yang mendengar gumaman Dio.


"Iya sayang ia Abang tau kok Abang salah, maaf ya nanti gak salah-salah lagi itu kalo bisa nandain mana Arka dan mana Azka" ucap Dio yang merasa lucu kepada dirinya sendiri.


"Dasar ya papa nya Arka gak ada ahlak, masa Adek Azka dikira Abang Arka" ucap Mei.

__ADS_1


"Maklum ya sayang, karena Azka dan Abang Arka itu sama tapi papa berdoa semoga udah gede nya nanti beda biar gak ketuker Mulu" kekeh Dio.


Azka yang berada dalam gendongan Dio pun tersenyum, bocah itu terlihat senang karena di gendong oleh sang papa.


Dio dan Mei kembali menidurkan anak nya, Mei yang berusaha menidurkan Arka dan Dio yang berusaha menidurkan Azka. jika biasanya Mei akan meminta tolong kepada sang bunda kali ini tidak, karena Mei ingin bundanya istirahat sebelum kembali ke luar negeri.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉


A**: maaf lama up kemarin lagi ada urusan selama 4 hari 😊


N: gak apa-apa yang penting sekarang up 😁


A: iya ini aku up kok 😊


N: semangat ya Thor jangan kasi kendor, kan kemarin udah lama di tinggal 😁


A: iyaiya makasih ya support nya 😊

__ADS_1


N: oke sama-sama 🤗*


__ADS_2