Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 52


__ADS_3

hari begitu cepat berlalu kini tiba saatnya hari yang di tunggu-tunggu yaitu hari pernikahan Sisil dan juga Rio...


di sebuah ruangan yang megah telah berkumpul para tamu yang menunggu sang pengantin...


tidak banyak tamu yang datang hanya orang-orang penting, sahabat juga keluarga besar Sisil dan Rio...


Rio terlihat sangat tampan menggunakan setelan jas hitam begitu pun Sisil yang terlihat sangat cantik menggunakan gaun pengantin berwarna putih...


Rio sudah menunggu Sisil di ruangan bersama para tamu keluarga juga sahabat nya...


sementara Sisil sedang berjalan di temani ketiga dayang nya, kanita menggandeng tangan kanan sisil, Mela di sebelah kiri Sisil sementara kanita berada di belakang Sisil...


bak putri raja yang di kelilingi sang dayang, Sisil pun menghentikan langkahnya saat ia melihat sang pangeran yang tengah terpaku menatap nya...


"kakak kenapa berhenti" tanya kanita


sementara Mela mengikuti arah tatapan Sisil terhadap Rio...


"kenapa lagi jika bukan terpesona melihat pangeran nya yang begitu tampan haha" tambah Mela, kanita pun mengikuti cara pandang Sisil


"hmmmmm, ya ya ya kakak nanti kau bisa memandang nya sepuas yang kau inginkan" ucap kanita menyadarkan Sisil


Sisil yang tau ucapan kedua orang di samping nya hanya tersenyum karna malu, merekapun menuju ruangan tersebut, Sisil duduk di samping Rio hingga akad dimulai....


💞 💞 💞


setelah akad selesai Sisil menjabat tangan Rio dan mencium punggung tangan nya, sementara Rio mengecup kening Sisil dan mereka sudah sah menjadi sepasang suami istri....


"Kaka selamat akhirnya kau melepas masa lajangnya mu dan tidak jadi perawan tua" ucap kanita seraya menggoda Sisil


"hey berhenti mengataiku perawan tua" jawab Sisil

__ADS_1


Mela dan Nita pun ikut memberikan selamat kepada sahabat nya itu...


"selamat ya incess setelah sekian lama kau gagal dalam urusan hati, dan sekarang kau sudah mendapatkan pangeran yang sesungguhnya" ucap Nita sambil menggoda sisi


"ahhh iya benar, jangan lupa ya aku titip ponakan satu, ehh kalo bisa kembar aja ya biar langsung dua haha" tambah Mela sambil tertawa dan diikuti oleh tamu yang lain begitupun dengan sahabat Rio rey, gio dan Eza...


"ahh benar sekali kita hanya menitip ponakan yang lucu-lucu saja kepada kalian" ucap Gio


Sisil yang mendengar itu pun benar-benar merasa malu pipinya mulai merona....


setelah lama berbincang dan makan-makan acara pernikahan pun selesai, Sisil dan Rio sedang berada di dalam kamar, tentu saja Sisil merasa canggung karna ini pertama kalinya ia satu kamar dengan peria...


"sil setelah mandi kita langsung pulang aja kerumah kamu untuk ngambil barang-barang kamu, kita gausah nginep di hotel lagi" ucap Rio


"hmmmmm, baiklah" jawab Sisil sambil berjalan menuju kamar mandi


setelah Sisil selesai mandi bergantian sekarang giliran Rio yang ke kamar mandi....


"akhirnya selesai juga, huhhhhh padahal aku lelah tapi dia malah ingin pulang" gumam Sisil


Rio dan Sisil pun tiba dirumah Sisil, Sisil langsung memeluk papah nya dan kanita sementara Rio menjabat tangan papa Sisil...


"pah apa setelah menikah aku harus ikut dengan nya" ucap Sisil masih memeluk pak Gerry


"tentu saja sayang kau harus membawa barang-barang mu dan tinggal bersama suami mu" ucap pak Gerry sambil mengelus kepala Sisil


"apa papah mengusir ku sekarang" ucap Sisil mendongakkan kepalanya


"tentu saja tidak kau bisa pulang kapan pun kau mau nak, bukan begitu nak Rio" ucap pak gerry mengalihkan pandangannya kepada Rio


"ahh iya benar kau bisa pulang kapan pun jika kau merindukan papamu" jawab Rio

__ADS_1


"hmmmm baiklah, kanita ayo bantu aku" ucap Sisil


"baiklah tuan putri" balas kanita


sisil dan kanita pun berjalan menuju kamar, Sisil dibantu oleh kanita untuk membereskan barang-barang nya, Sisil tidak membawa semuanya, karna ia takut jika pernikahan tidak berjalan lancar maka ia akan kembali kerumah papanya...


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Bersambung....


jangan lupa like sama vote nya 🙏😉***

__ADS_1


__ADS_2