
Pagi hari Dena masih bergelut dengan selimut nya, ia merasa malas untuk bangun dan mandi.
Sang onty yang masih berada di rumah Sisil pun masuk kedalam kamar Dena dan berniat ingin mengganggu ponakan nya itu, kanita masuk bersama dengan Adelia anak dari Sabylla.
Sebelum masuk ke kamar Dena keduanya bertemu di depan pintu kamar gadis itu, Adelia yang tadinya ingin turun pun mengurungkan niatnya saat melihat kanita.
"Mom kankan lagi ngapain" tanya Adelia.
"Lagi mandi Del" jawab kanita asal, membuat Adelia menganga.
"Mom, sejak kapan mandi di depan pintu kamar. kalo mandi itu ya di kamar mandi mom" ucap Adelia membuat kanita melengos.
"Ya kamu kalo nanya suka ngaco, kamu gak liat mom mau bangunin Dena" ujar kanita.
"Emang Dena belum bangun" tanya Adel.
"Belum, tumben kan itu anak belum bangun" jawab kanita.
"Ohhh, mungkin dia lagi ngayal mom kan abis di apelin. jangan ganggu haluan orang mom" ucap Adelia membuat kanita menganga.
"Kamu ini, ngapain si Dena harus halu kalo dia bisa minta Keanu datang langsung ke rumah nya" cebik kanita.
"Bener juga" kekeh Adelia.
"Yaudah kalo gitu aku ikutlah" ujar nya tertawa kecil, membuat kanita melengos sebal.
Kini keduanya masuk kedalam kamar Dena sungguh kamar yang luas dan nyaman, Adelia menatap Dena yang masih memejamkan matanya di bawah selimut.
Adelia yang sebentar lagi akan menikah pun melompat ke atas tempat tidur Dena, dan mengguncang tubuh Dena hingga membuat Dena terlonjak kaget.
"Dena Keanu Dena, Keanu ada di bawah" pekik Adelia membuat Dena langsung terbangun dan berjalan ke arah jendela, ya kamar Dena mengarah ke depan rumah dan garasi.
"Mana, gak ada" ucap Dena, ia membalikkan badannya menatap Adelia tajam.
"Adelia" pekik Dena.
"Hahaha, bangun lah udah siang juga" ucap Adel.
"Males, Masi ngantuk" jawab nya, kembali masuk kedalam selimut.
"De, onty mau tanya" ucap kanita membuat Dena membuka matanya dan menatap wajah Kanita.
"Hmmmmm, tanya apa" ucap Dena.
__ADS_1
"Kamu tau semua cerita bunda sama ayah" tanya nya.
"Hmmmmm, bunda sudah menceritakan semua kepadaku" ucap Dena.
"Baguslah, onty harap kamu berhati-hati karena anak wanita itu mengetahui kamu" ucap kanita membuat Dena beringsut mendekati kanita.
"Benarkah" tanya Dena penasaran.
"Ya, mom kankan benar. maka dari itu kami disini untuk mengecoh nya, Karena ada arisha yang memang hampir seumuran sama kamu" ucap Adelia.
"Tapi...tapi darimana dia mengetahui aku" tanya Dena.
"Kamu ini, dia satu sekolah dengan mu dulu apa kau tidak melihat hal-hal aneh" ucap kanita yang tidak habis fikir kepada Dena, kanita tau Dena gadis yang jenius dan terlalu waspada namun kenapa ponakan nya ini menjadi lemot. apa karena di fikiran nya saat ini hanya seorang Keanu Richard.
"Hihhhh, onty bukan gitu. aku tidak memperhatikan orang-orang di sekeliling ku, aku lebih asik dengan teman-teman ku" ucap Dena.
"Tentu saja seperti itu, karena anak wanita itu juga salah satu dari teman terdekat mu" ucap kanita membuat Dena terbelalak, dan menganga karena terkejut.
Apa ia buta dengan kebaikan teman-teman nya sehingga ia lupa waspada, apa ia terlalu mempercayai teman-teman nya padahal musuh sang bunda menyamar sebagai sahabat nya.
"Ja...jangan ngaco onty" ucap Dena.
"Kau itu, dengar anak wanita itu seorang lelaki dan bisa saja dia mencoba mencuri hatimu setelah kau mencintai nya dia akan meninggalkan mu" ucap kanita, membuat Adelia mengangguk membenarkan.
"Kau itu, aku yakin tidak mungkin tidak ada" ucap Adelia.
Dena pun mengingat satu persatu sahabat nya, namun ia tau semua sahabatnya pernah mengungkapkan perasaan kepadanya.
Dan seketika mulut Dena menganga mengingat seseorang yang pernah berkata, aku sangat menyayangi mu aku pun begitu mencintai mu. jika suatu saat nanti aku tidak bisa lagi menjaga mu aku yakin akan ada seseorang yang rela menjaga mu meskipun dengan nyawa nya sendiri.
Kanita dan Adelia yang melihat reaksi Dena langsung saking bertatapan, keduanya yakin jika Dena mengingat orang itu.
Namun mengingat nama Keanu yang saat ini bersamanya, menjaganya menjadi sumber dari kebahagiaan nya air mata Dena menetes.
Dena menatap kanita dan Adelia yang kebingungan, Dena tidak ingin kehilangan Keanu dan ia tidak ingin patah hati.
Apapun keadaannya Dena tidak akan melepaskan Keanu, seperti yang pernah Keanu katakan kepadanya beberapa waktu lalu.
Keanu yang memang sudah mengetahui semua itu dari dad nya memutuskan untuk melindungi Dena, dad Keanu mengetahui itu saat dirinya mencari informasi tentang Dena.
Tuan Richard yang tidak ingin putranya kecewa dan patah hati pun memberi tahu Keanu untuk menjaga Dena, bukan meminta Keanu untuk menjauhi Dena karena tidak ingin terkena masalah.
Keanu berkata, *Apapun yang terjadi aku tidak akan meninggalkan anak singa ku, aku tidak akan melepaskan pandangan ku darimu. jika kau harus kecewa akupun harus merasakan nya, jika kau harus bersedih maka aku yang akan memeluk mu untuk tidak bersedih. dan jika sesuatu terjadi kepada anak singaku maka aku akan mencoba menyelamatkan nya sekalipun aku harus kehilangan nyawaku. anak singaku jauh lebih berharga karena anak singa itulah aku menjadi diriku sendiri* itulah yang dikatakan Keanu kepada Dena.
__ADS_1
"Keanu onty, Keanu" ucap Dena membuat kanita heran.
"Ada apa dengan Keanu" tanya Dena.
"Keanu tidak apa-apa kan onty, Keanu jawab onty Keanu tidak akan kenapa-napa kan" pekik Dena, dari sini kanita tau jika Dena sudah memiliki hati untuk lelaki itu.
"Hey, Keanu baik-baik saja" ucap kanita.
Dena yang merasa tidak yakin langsung berlari ke kamar mandi membersihkan dirinya, kanita dan Adelia menatap Dena.
"Gimana ini mom" ucap Adel.
"Memang ini harus terjadi Del, kalo tidak kasihan nanti hanya Keanu yang menjaga Dena sementara Dena masih akan berteman dengan orang itu" ucap kanita, Adelia merasa kasihan kepada kakak sepupu bontot nya itu.
Keduanya keluar dari kamar Dena dan menghampiri keluarga lain yang tengah berkumpul, yang lain sedang membicarakan tentang keberadaan anak Ela yang mungkin sudah tau jika Dena adalah putri bontot dari Rio. yang tak lain adalah lelaki yang di cintai oleh Ela dulu, mereka yakin jika keluarga Ela akan merekayasa cerita agar putra Ela memiliki dendam kepada keluarga Rio.
.
.
.
.
.
.
.
.
***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉
A**: hai maaf baru up kemarin aku lagi ada urusan 😊
N: gue nunggu jamileh 😭
A: Mon maaf Uun, kemarin Mumun lagi ada urusan penting un 😂
N: yaudah tapi jangan di gantungin lagi ya gue nya 😁
A: iyaiya kaga kok un tenang aee 😂*
__ADS_1