Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 118


__ADS_3

pagi hari setelah dokter selesai memeriksa keadaan kanita ia sudah di perbolehkan pulang hari ini, karena keadaan nya yang sudah lebih baik...


Eza membantu kanita merapikan barang-barang nya tidak hanya Eza disana juga ada Sabil dan Zian calon tunangan nya yang menjemput kanita. Sabil sengaja datang pagi-pagi sekali untuk menjemput sang adik dan juga ingin memperkenalkan Zian...


"udah selesai za packing nya?" tanya Sabil Kepada Eza yang sedang Merapikan barang-barang kanita


"udah ni semuanya" jawab Eza


"kanita nya mana" tanya Sabil


"di kamar mandi dia tadi bilang si pengen bersih-bersih" jawab nya lagi


"bocah masih aja mikirin penampilan" ucap Sabil yang hanya di balas senyuman oleh Eza


di rumah Sisil sedang menyiapkan kejutan untuk kanita yang sudah boleh kembali, kanita dibawa pulang ke rumah Sisil tidak ke rumah tuan Gerry karena setelah sembuh sang tuan kembali sibuk mondar-mandir keluar negeri mengurus perusahaan miliknya juga milik mendiang Dady kanita.


"sayang kamu serius dekorasi nya seperti ini" tanya Rio yang terkejut melihat dekorasi rumah nya, karena dekorasi nya bukan seperti menyambut orang yang baru pulang dari rumah sakit melainkan seperti dekorasi acara ulang tahun anak-anak.


"iya sayang bagus kan" jawab sisil, tidak hanya Sisil disana ada Mela, nita. ria dan juga Lala kedua sahabat kanita


"plis sayang ini seperti bukan untuk penyambutan ay, tapi ini malah seperti dekorasi ulang tahun anak-anak" ucap Rio


"sayang ini lucu Dio dan Dea aja suka" balas Sisil, sementara 4 orang lainnya sedang memasang tulisan Welcome to kanita dan ada yang meniup balon


"istriku sayang, cintaku yaampun ini kanita ay bukan Dea dan Dio kamu fikir kanita anak kecil" ucapnya lagi dan menepuk dahinya


"tidak apa lah udah terlanjur juga" balas Sisil


"yasudah kau urus saja, aku mau ke ruang kerja ku dulu" ucap Rio


...


setelah semuanya dirasa sudah selesai dan sudah rapih sekarang waktunya menunggu tuan putri tiba bersama sang pangeran. saat mereka sedang asik mengobrol bercerita satu sama lain terdengar suara deru mobil, ya itu adalah mobil milik Eza dan milik Zian yang sudah memasuki halaman rumah Sisil...


kanita pun turun dari mobil diikuti oleh Sabil yang menggandeng nya, sementara Eza menurunkan tas berisi barang-barang kanita. saat memasuki rumah berapa terkejut nya kanita melihat rumah Sisil banyak dengan balon dan rawis-rawis seperti akan mengadakan pesta ulang tahun...


1


2


3


dan...


"SURPRISE" ucap semuanya serentak hal itu membuat kanita kaget dan terkejut.


hello ini dia baru balik dari rumah sakit loh ya bukan abis pergi liburan gitu, terus pas balik dikasi kejutan kayak gini gimana gak kaget coba.


"ada apa ini" tanya nya haru


"ini untuk kamu kan" ucap Sisil memeluk kanita


"uhhhh terimakasih" balas kanita memeluk Sisil


"hey kan, maaf ya selama kamu di rumah sakit aku ga bisa jenguk kamu" ucap Nita meminta maaf


"ya tidak apa-apa kak" jawab kanita tersenyum


"aku juga minta maaf ya kan" ujar Mella dan kanita pun mengangguk


"iya gak apa-apa kak" jawab nya


Sisil dan yang lain berjalan ke ruang tamu disana sudah di sediakan minuman dan berbagai macam makanan, sungguh ini memang seperti sedang berpesta.


"kankan" panggil Lala membuat kanita menoleh


"Hay babyh aku merindukan dirimu" ucap ria langsung memeluk kanita


"ya akupun selalu merindukan kalian" balas kanita tersenyum


"kan Lo tau gak sii gue galau banget Lo gak masuk kampus kan" ucap Lala dengan wajah yang menggemaskan


"lah ngapa Lo galau jamileh" tanya kanita


"jamileh jamileh" dengus Lala


"haha oke oke kenapa Lo galau marpuah" tanya nya dan tertawa

__ADS_1


"apa lagi kan kalo bukan kesepian mah" ucap ria


"iya kesepian akunya tayang" ujar Lala dengan wajah so memelas


"dih jijik hahaha" balas kanita


"Lo tuh ya kan baru juga keluar dari rumah sakit udah jilid aja Lo sama gue" ucap lala pura-pura ngambek


"hahah lagian Lo lebay amat Gusti" balas kanita


"kaya yang gak tau si Mumun aja Lo kan" tambah ria


"oke fix disini gue yang Teraniaya, gue yang terdzolimi, dan gue yang terabaikan huhu" ucap nya memelas


"korban sinetron kayak nya ni bocah" balas kanita


"eh kan gue denger-denger selama Lo sakit itu babang Eza nemenin Lo ya" tanya ria


"iyalah pasti mana mungkin babang Eza ninggalin neng kankan" ceplos Lala


"woy sarmineh yang gue tanya itu si kanita bukan elo mineh" ucap ria kesal


"haha iya sorry sorry abisnya kalo ngomongin babang Eza mulut gue suka gatel pen ngomong" balas Lala


"gimana kan bener gak tuh" tanya ria penasaran


"hmmmm ya bener, yang gue tau si katanya dia nemenin dari pas gue masuk rumah sakit sampe pulang dia gak ninggalin gue" jawab kanita jujur, ria juga lala yang mendengar jawaban kanita merasa senang.


"ayeyyy akhirnya yang gue komat kamitin dalam doa terkabulkan juga" ucap Lala semangat sehingga membuat semua yang berada disana menatap ke arah mereka.


"Lala mulut Lo ya gue sumpel juga Lo" ucap ria kesal


"hehe sorry keceplosan" balas Lala


"ada apa?" tanya Rio yang sudah bergabung disana


"gak ada apa-apa kak" jawab kanita dan Rio pun mengangguk


Sabil dan Zian berjalan ke arah kanita karena saat di rumah sakit Sabil belum sempat mengenalkan zian pada kanita, maka ia memutuskan untuk mengenalkan nya sekarang...


"eh iya kak" jawab kanita


"kenalin ini Zian calon tunangan aku" ucap Sabil


"oh iya, kanita" balas kanita mengulurkan tangannya


"zian" ucap Zian membalas uluran tangan kanita, tidak hanya dengan kanita Zian juga berkenalan dengan ria dan juga Lala.


setelah itu Zian dan Sabil kembali ke tempat mereka berkumpul bersama Sisil Rio juga yang lainnya...


"gila gila gila kan kakak Lo cowok nya bikin gue ngiler" ucap Lala terkagum-kagum


"iya bener itu pasti dibalik baju nya aja roti potong dah" balas ria


"roti potong roti potong gak sekalian aja roti tawar jamileh" ujar kanita menanggapi kedua sahabatnya


"yaahhh kan cakep amat ya, pantes aja kak Sabil move-on dari babang Eza orang yang sekarang gak kalah keren" balas Lala


"iya tajir itu pasti kan yakin guemah" tambah ria


"ya terus gue harus apa heh" ucap kanita


"gak mau tukeran Lo kan sama kak Sabil" ucap lala membuat kanita mengernyitkan dahinya


"tukeran?" tanya kanita heran


"iya barter kan barter Lo sama Zian kak Sabil sama kak Eza haha" jawab Lala tertawa


"se*res Lo kira mereka barang apa" balas kanita kesal


"hahaha sorry kan sorry" ucap Lala


"ya kan maklum jomblo mah asal nyeplos Bae" ujar ria


"shhhit Lo bawa-bawa partai Mumun" balas Lala


"partai apaan dah" tanya ria

__ADS_1


"itu Lo bilang gue jomblo wah Lo ngehina partai jomblo gue" ucap Lala


"woy gila jomblo aja pada di rebutin heran gue" kesal kanita dan temannya hanya tertawa saja...


...


di sisi lain eza merasa senang melihat kanita kembali tertawa dan kembali bercanda dengan teman-teman nya, iya sangat berterima kasih karena Tuhan selalu melindungi orang-orang yang ia sayang...


setelah semuanya pulang kanita menghampiri Eza di taman samping rumah nya, karena Eza meminta kanita untuk menemui nya sebelum ia pulang.


"ada apa kak" tanya kanita saat tidak di taman


"aku mau pulang" jawab Eza


"lah pulang mah pulang aja emang kenapa?" balas nya heran


"gak peka amat neng" ucap Eza


"kenapa mau aku anterin" tanya kanita


"gak usah makasih" jawab Eza sebal


"dih marah" goda kanita


"nggak" jawab nya singkat


"terus kenapa manyun-manyun gitu jelek tau" goda kanita lagi membuat Eza mencebikan bibir nya


"hahaha" tawa kanita lepas


"kenapa kamu ada yang lucu emang" tanya nya datar


"gak ada" jawab kanita tersenyum


"udah aku pulang, kamu istirahat" ucap Eza


"oke siap bos" balas kanita mengangkat tangan dan meletakan di dahi nya seperti hormat, Eza pun tersenyum dan mengelus puncak kepala kanita...


(kalo udah kaya gini mah ilang sudah rasa kesel gue๐Ÿ˜ bocah kecil-kecil bikin gue kegilaan inimah.) batin Eza lalu meninggalkan kanita.


.


.


.


.


.


.


***jangan lupa like komen dan vote nya ๐Ÿ™๐Ÿ˜‰


A**: net kalo mau komen yang baik-baik aja yak๐Ÿ˜Œ semangatin author nya๐Ÿ˜Š


N: iya Thor ia, lagian jadi orang lawan apa Thor Jan diem Bae๐Ÿ˜


A: ngapain harus ngelawan coba gak ada untung nya buat gue๐Ÿ˜Š


N: sekali-kali gak apa-apa Thor๐Ÿ˜‚


A: gamau di debat juga gak bakal dapet duid di demo iya gue๐Ÿ˜ญ


N: iya tak Thor ngeladenin kaya gituan mah bikin kenyang kaga laper mah iya๐Ÿ˜‚


A: gak intro emang Lo kalo ngemeng ya ๐Ÿ™„


N: ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ serah gue dongs ๐Ÿ˜œ


A: iya serah Lo yang maha benar semua orang salah Mulu emang Dimata Lo mah๐Ÿ˜


N: mashalah๐Ÿ˜‚


A: kagak gue kagak peduli ๐Ÿ˜


N: ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ๐Ÿคฃ*

__ADS_1


__ADS_2