Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 353


__ADS_3

Keesokan harinya syerli terbangun dari kamar lebih dulu, ia keluar dan berniat untuk pergi ke taman belakang rumah.


Namun langkah nya terhenti saat melihat pintu kamar Aleta terbuka sedikit, tidak lama kemudian nampak Gadi kecil keluar dari dalam kamar itu membuat syerli tersenyum.


"Hay gadis manis" sapa nya, namun karena Aleta orang yang tidak mudah di dekati orang asing sama seperti Aiden maka ia hanya terdiam saja.


"Tidak perlu takut, aku teman abang Carl" ujar syerli, membuat Aleta hanya tersenyum.


"Kamu mau kemana?" tanya syerli, ia tahu jika Aleta masih merasa takut kepada nya. wajar saja Aleta tidak pernah keluar rumah.


"Aku mau ke kamar mommy" jawab nya membuat syerli mengangguk, setelah menjawab pertanyaan syerli Aleta berlari ke kamar mommy nya.


Ia mengetuk pintu kamar hingga sang Daddy membuka kan pintu nya, Aleta selalu memanggil Julian Daddy. namun Julian dan Mae menyebut kan nya dengan papi.


"Hey sudah bangun nak" ucap Julian.


"Ya dad" balas nya, ia melompat ke pelukan sang Daddy.


"Kenapa hmmmm" tanya Julian saat melihat putrinya seperti orang tidak nyaman.


"Ada kakak asing tadi, El takut" lirihnya membuat Julian tersenyum.


"Kenapa nggak minta anter sama mbak Riri" tanya Julian, saat ia sudah membawa Aleta ke atas tempat tidur nya.


"Enggak El mau nya sendiri aja biar langsung di bukain pintu sama Daddy" ujar nya membuat Julian terkekeh, putrinya ini benar-benar lucu dan pintar. bahkan Julian sangat menyayangi Aleta ia menjaga putrinya bagai menjaga sesuatu paling berharga.


"Pinter, queen mandi ya. mom lagi mandi" ucap Julian membuat Aleta mengangguk.


Julian pun mengantarkan Aleta ke kamar mandi tepat saat Mae sedang membersihkan diri, setelah itu Julian kembali keluar sambil menunggu istri dan anak nya selesai ia mengambilkan baju ke kamar Aleta.


Saat keluar dari kamar ia melihat syerli yang duduk di sofa depan kamar Aleta, sementara syerli ia merasa bingung harus apa. karena ana Masi sibuk mengurus keperluan Aiden hingga ia tidak ingin mengganggu nya.

__ADS_1


Saat melihat Julian syerli yakin jika di keluarga Carl semua orang nya cakep-cakep, bahkan Justin dan Julian terlihat masih muda.


Ya memang muda karen anak pertama mereka Masi berusia 2,5 tahun kan, namun Justin sama sekali tidak membedakan Carl dan anak-anaknya yang lain.


"Ri tolong ambilkan pakaian Aleta" ucap Julian kepada suster putrinya.


"Baik tuan" jawab Riri, ke segera mengambil pakaian Aleta.


Setelah mendapatkan pakaian putrinya Julian kembali ke kamar, di lihatnya Mae sudah memakai pakaian nya. dan Aleta yang hanya di balut oleh handuk membuat Julian gemas.


"Daddy" pekik nya.


"Papi not Daddy" ucap Mae, ia memakaikan baju Putri nya itu.


"Daddy not papi" kesal Aleta membuat Julian menciumi pipi Putri semata wayangnya.


"Geli hahaha Daddy" jerit nya membuat Mae ikut terkekeh.


"Kamu itu kalo manggil Daddy nanti ketuker sama dad nya Abang ai queen" ucap Mae.


"Emang papi gak ganteng" tanya Mae terkekeh.


"Daddy ganteng mommy jelek" ceplos nya membuat Julian terkekeh, sementara Mae mendengus.


"Eh mommy cantik, kalo mommy jelek nanti El enggak cantik kan" celoteh nya, membuat kedua orang tuanya gemas.


Mae dan Julian merengkuh tubuh Aleta dan menciumi nya, haih gadis kecil ini benar-benar membuat Julian dan Mae memiliki rasa sayang yang tidak bisa di ungkapkan.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


Aleta Quenby Elvina Abrisham



***happy reading 😊🤗


A**: part Aleta gaes yang bikin gue senyam senyum nulis nya 😂


N: gumush ya Thor 😂


A: bukan lagi Uun humus banget pokoknya 😁


N: bawa pulang boleh nggak 😂


A: No! 😒


N: pelit 😒

__ADS_1


A: bodomamat 😜


N: 😭🙂🙂*


__ADS_2