Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 28


__ADS_3

di hadapan Rio Ela pura-pura polos seperti tidak punya salah...


Rio menatap Sisil tajam dan Sisil pun menatap Rio tidak kalah tajam, Rio tidak mengira bahwa kelinci mungil miliknya pujaan hatinya bisa bertindak kasar, meskipun yang dilakukan Sisil untuk membela diri tetap saja Dimata Rio itu salah karna Rio hanya menyaksikan kejadian saat Sisil menampar Ella...


"apa ini sifat mu" tanya Rio terhadap Sisil


"ti..... tidak aku bisa jelaskan semuanya tuan" ucap Sisil terbata


semua orang yang ada di resto hanya bisa diam tidak berani mengeluarkan sepatah kata pun termasuk Nita dan Mela...


"apa yang bisa kau jelaskan" ucap Rio lagi


"ini tidak seperti yang anda lihat" ucap sisil meyakinkan


"lalu seperti apa hah! apa ini yang ibumu ajarkan? apa ibumu mengajarkan kamu untuk berlaku kasar kepada seseorang di hadapan umum?" bentak Rio


deegg... hati Sisil sakit dadanya sesak saat mendengar nama ibunya terseret


"apa maksudmu tuan kenapa kau membawa-bawa mamah ku" teriak Sisil dengan mata berkaca-kaca


Ela yang melihat itu tersenyum penuh kemenangan, ya karna ia merasa telah dibela oleh Rio...

__ADS_1


" mana nilai-nilai yang ibu mu ajarkan? bukan kah kau selalu membanggakan nasehat nya, apa ini nasehat yang ia berikan kepada putrinya untuk berbuat kasar" teriak Rio tegas


Sisil yang mendengar itu benar-benar marah, sakit hati kecewa ia sudah tidak kuat menahan marah dan tangis nya, Sisil menatap mata Rio tajam tanpa ia sadari air mata menetes membasahi pipi nya yang putih mulus...


"aku tidak menyangka atas semua perkataan mu yang begitu menyakitkan tuan" ucap Sisil gemetar


gio yang melihat keadaan Sisil merasa tidak tega, bahkan kedua sahabat Sisil pun merasa sakit melihat Sisil di perlakukan seperti itu...


"dan aku lebih tidak menyangka atas tindakan mu yang rendah ini" balas Rio...


💞 💞 💞


Sisil yang mendengar kata rendah keluar dari mulut Rio pun merasa sangat kecewa laki-laki yang ia cintai begitu tega mengatakan hal-hal yang membuat nya sakit hati, yang lebih membuat Sisil sakit saat Rio membahas soal ibunya....


"Sisil" teriak Mela sambil menatap punggung Sisil yang semakin menjauh


"tuan apa kau sadar dengan apa kau katakan? bahkan kau tidak tau kejadian sebenarnya seperti apa tapi kau tega menyakiti Sisil dengan kata-kata mu" ucap Nita lalu beranjak pergi mengejar Sisil


Sisil kembali ke kantor untuk mengambil tas nya dengan keadaan yang sangat kacau, Doni yang melihat Sisil heran...


"sil kamu kenapa" tanya Doni sambil menarik tangan Sisil

__ADS_1


"lepaskan aku pa" ucap Sisil pelan


"kamu kenapa apa ada yang menyakiti mu" tanya Doni lagi"


"aku bilang lepaskan aku apa kau tidak dengar" teriak Sisil penuh amarah dan membuat Doni melepaskan tangan nya


Sisil pun lari ke arah lift menuju ruangan nya, sesampainya ia diruang kerja ia segera mengambil tas dan kembali ke lantai dasar...


Sisil berlalri ke parkiran dan melakukan mobilnya, Nita dan Mella melihat mobil Sisil keluar parkiran dan berpapasan dengan taksi yang mereka tumpangi...


"Sisil kamu mau kemana sill" teriak Mella di dalam taksi


sementara sisil melajukan mobil nya dengan begitu cepat....


.


.


..


.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2