Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 104


__ADS_3

setelah berbincang dengan Sabil dan juga Sisil akhirnya kanita pun tiba di caffe D yang sudah di tentukan oleh si penelepon misterius yang sudah ia ketahui siapa dirinya, karena saat kanita akan pergi Sisil mengintrogasi dirinya mengenai dengan siapa kanita akan bertemu dan saat kanita mengatakan ada nomor asing yang menelpon dirinya dan si penelepon seorang wanita Sabil pun meminta nomor telepon orang tersebut. hingga akhirnya Sabil mengatakan bahwa yang menelpon kanita adalah seorang Jeje Zanetta saat mengetahui hal itu Kanita pun tahu apa tujuan Jeje ingin bertemu dengan dirinya....


"maaf terlambat" ucap kanita pada seseorang yang telah menunggunya di meza kaffe


"Hay kanita baru kali ini aku dibiarkan menunggu" balas Jeje dengan senyum sinis nya


"ya maaf ada apa kau ingin bertemu dengan ku" tanya kanita to the points. Jeje yang melihat kanita biasa saja dan tidak terkejut pun merasa heran pada gadis yang berada di hadapannya


"ouww apa kau tidak mengenal ku" jawab Jeje dengan bangga


"oh haha tentu saja saya mengenal anda nona! siapa yang tidak mengenal Jeje Zanetta seorang model bukan" ucap kanita dengan penuh penekanan dalam tiap kalimat nya. Jeje yang melihat itu merasa emosi nya sedikit terpancing, namun demi misi yang akan ia jalan kan biarlah gadis di hadapan nya ini bertingkah songong fikir Jeje.


"oke karena kau sudah tahu nama ku dan aku pun sudah mengetahui nama mu jadi aku tidak perlu memperkenalkan diriku" balas Jeje dan kanita hanya menatap nya dengan tatapan tajam


" ya lalu ada apa kau ingin bertemu dengan ku" tanya kanita lagi


"oke aku akan to the points, kanita kau dulu seorang model bukan?" ucap Jeje


"ya lalu kenapa" balas kanita datar


"aku bisa membantu kamu untuk menjadi model lagi tapi kau juga harus membantu ku" ucap Jeje


"apa maksudmu" tanya kanita bingung dengan maksud Jeje


"kau tahu seorang model yang bernama Putri Sabylla Artadinata bukan" ucap jeje


"hmmmm" balas kanita sumpah demi apapun tingkah kanita membuat Jeje jengkel ingin sekali ia memaki-maki kanita namun ia masih membutuhkan gadis polos di hadapannya yang akan ia manfaatkan


"Sisil telah merebut kekasih ku Eza dan aku mau kau membantuku untuk mendapatkan Eza kembali jika perlu menyingkirkan dirinya dalam kehidupan Eza aku juga tahu jika kau menyukai Eza. jadi kita buat kesepakatan kau bantu aku untuk mendapatkan Eza kembali lalu kau harus melupakan Eza dan aku akan membantu kamu untuk menjadi model terkenal seperti aku dan Sabil" ucap Jeje


mendengar ucapan Jeje kanita tersenyum miris ia berfikir bahwa kakak nya Sabil masih memiliki harga diri untuk tidak melakukan hal ***dah berbeda dengan wanita di hadapan nya yang rela melakukan apapun untuk laki-laki yang bahkan tidak mengharapkan dirinya...


"hahaha nona seperti nya kau salah orang jika meminta bantuan kepada ku" jawab kanita tertawa


"aku akan melakukan apapun dan memberikan apapun yang kau mau asal kau membantuku" ucap Jeje


"apa yang akan kau berikan padaku nona uang? bahkan aku tidak membutuhkan nya keluarga ku sangat mencukupi apapun yang aku inginkan! dan jika karier seperti yang kau katakan, kau akan membuat ku menjadi model terkenal seperti dirimu bahkan kau pun masih berada jauh dibawah nona Sabil heh. lalu hal istimewa apa yang akan aku dapatkan" balas kanita mengejek


Jeje memang tahu jika kanita dekat dengan Sabil namun satu hal yang ia tidak tahu bahwa kakak kanita yaitu sisil telah menikah dengan kakak Sabil yaitu Rio, maka dari itu ia berani meminta bantuan kepada kanita meskipun salah tapi ia benar-benar tidak tahu jika kanita adalah adik sepupu dari seorang Prisylla Anindya Pratama.

__ADS_1


"lalu apa yang kamu inginkan" tanya Jeje antusias


"CK...memang jika aku mengatakan apa yang aku inginkan kau akan memberikan nya?" jawab kanita, ya kanita tahu orang licik maka harus dibalas dengan licik fikirnya tidak apa jika dia harus ber iya iya saja. maka apapun yang akan di rencanakan Jeje akan ia informasikan kepada Sabil dan juga eza! kanita tidak mau kakaknya berada dalam bahaya maka dari itu anggap saja bahwa dirinya sedang menjadi mata-mata, orang licik harus dibalas dengan kelicikan begitu fikir kanita...


"memang apa yang kau inginkan?" tanya Jeje penasaran


"Eza aku menginginkan kak Eza" jawab kanita dengan tegas, tentu saja hal itu membuat jeje geram namun ia masih menahan emosi nya...


"oke begini saja kau dan aku bersaing secara sehat untuk mendapatkan Eza siapapun yang dipilih oleh Eza maka dia harus menerima nya" ucap Jeje


"haha kau fikir aku bodoh hah? aku tahu kau tidak akan mudah menyerahkan kak Eza kepada siapapun, mungkin setelah kau menyingkirkan Sabil kau akan menyingkirkan diriku" jelas kanita yang membuat Jeje terkejut karena fikirannya terbaca oleh kanita


"lalu aku harus bagaimana agar kau mau membantu ku menyingkirkan Sabil" ucap jeje


"nona kau b*doh apa gimana kau meminta bantuan kepada wanita yang menyukai laki-laki yang kau suka juga begitu" jelas kanita


"baiklah aku tidak akan melakukan hal macem-macem kepada kamu asal kamu mau membantu ku dan kita bersaing secara sehat" ucap Jeje dan kanita menatap Jeje tajam sambil memikirkan sesuatu...


"ya baiklah" ucap kanita tersenyum begitu pun dengan Jeje...


(dasar b*doh kau fikir aku akan membantu mu untuk menyakiti kakak ku heh? jangan mimpi justru dengan cara kau mengajak ku bekerja sama aku akan tahu kejahatan apa yang akan kamu lakukan. dan satu lagi aku akan memberi tahukan ini kepada yang lain agar mereka tidak salah paham kepada ku karena aku tidak sebodoh dirimu itu wanita i*lis) batin kanita


"tanpa kau membantu pun aku mampu meraih mimpi ku sendiri. lihat saja sebelum kau memohon kepada manajer mu aku pastikan posisi model akan menempel pada diriku" gumam kanita yang menatap kepergian Jeje.


...


setelah bertemu dengan Jeje tadi siang kanita memutuskan untuk mengatur pertemuan dengan Rio, eza, gio, Sisil, Rey, dan Sabil. bukan tidak mampu untuk menyelesaikan atau mengerjakan semuanya sendiri namun kanita tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan apalagi ini menyangkut soal sang kakak yang telah menjadi target dari Jeje...


setelah semuanya berkumpul di salah satu ruang VVIP di caffe milik Eza. kanita pun menjelaskan semuanya yang telah dikatakan Jeje kepadanya dan kanita pun berkata bahwa ia telah menyetujui permintaan Jeje bukan tanpa alasan, kanita mengatakan ia menyetujui nya agar ia dapat tahu apa saja rencana jahat dari seorang Jeje Zanetta jika Jeje bermain licik maka harus dibalas licik. apa yang akan ia lakukan kepada Sabil di lokasi pemotretan maka itu harus berbalik kepada dirinya begitu maksud kanita.


hingga semua orang yang berada di dalam ruangan menatap takjub kepada kanita begitupun dengan Sabil, ia meneteskan air mata nya dan memeluk kanita dengan hangat. tanpa mereka sadari sedari tadi Eza sedang memperhatikan keduanya termasuk kanita! Eza berfikir tidak salah jika dirinya mencintai kanita gadis baik penyayang juga pemberani...


"kakak kau kenapa" tanya kanita saat Sabil memeluk nya


"kenapa kau melakukan itu b*doh! itu akan membahayakan dirimu" jawab Sabil menatap kanita


"hey aku melakukan ini untuk mu karena kau kakak ku! jadi aku harus melindungi dirimu bukan" jelas kanita


"tapi seharusnya seorang kakak yang melindungi adik nya. tapi kau membuat semuanya terbalik" ucap Sabil lalu memeluk kanita kembali

__ADS_1


"sudahlah intinya kalian harus saling menjaga dan melindungi. kalian berdua itu adikku tersayang" ucap Sisil memeluk keduanya


"kau tenang saja aku akan memberikan perlindungan Kepada kanita dan juga Sabil, aku tidak akan membiarkan siapapun menyakiti keluarga ku" jelas Rio dengan tegas


tidak hanya Rio Eza dan gio pun akan melakukan hal yang sama untuk perlindungan kanita dan juga Sabil, mengingat Jeje orang yang sadis dan juga nekat maka Eza memutuskan untuk terus memantau kanita dan menempel kan alat pelacak di ponsel kanita yang terhubung dengan ponsel milik Eza tanpa kanita ketahui.


sedangkan Rey akan memperhatikan gerak gerik Jeje sang model meskipun ia tahu akan mendapatkan amarah dari sang kekasih yaitu Mela tapi ia yakin Mela pun akan mengerti...


.


.


.


.


.


.


***jangan lupa like komen dan vote nyaπŸ™πŸ˜‰


N**: Thor ngapa saingan si kanita banyak banget dah pacaran aja belum udah ada pelakor aja 😭


A: elah gak apa-apa akan ada kebahagiaan setelah penderitaan😁


N: kalo posisi Lo kek gitu mau emang Thor?πŸ€”


A: kagak lah gila Jan sampe di hidup gue ada pelakor 😭


N: lah elah curang banget Lo Thor 😏


A: bodomamat gimana gue yang nulis aja dah 😁


N: iya dah iya gimana si Mamat aja dah 😏


**A: 🀣🀣🀣


N: 😭😭😭😭😭***

__ADS_1


__ADS_2