
Rio yang melihat Sisil sudah terlelap disampingnya dengan tubuh yang masih polos tanpa pakaian menyelimuti tubuh Sisil hingga ke atas dada...
"terimakasih sayang, karna kamu benar-benar tidak membuat ku kecewa" gumam Rio dan mengecup kening Sisil
Rio pun ikut terlelap sambil memeluk tubuh Sisil, kegiatan itu benar-benar membuat nya lelah...
pagi hari pun tiba Sisil menggeliat dan mengerjapkan matanya berkali-kali untuk menerima cahaya yang masuk ke matanya...
(emmmm ahh, badanku rasanya remuk dia benar-benar seperti beruang kutub yang sedang memangsaku) batin sisil
Sisil pun menoleh ke samping nya dan mendapati Rio yang masih terlelap ia memandang wajah tampan milik Rio.
"ternyata dia sangat tampan, ku tarik kata-kata yang mengatainya beruang kutub" gumam Sisil sambil tersenyum
"terimakasih sudah mengerti aku dan mengajariku menjadi istri yang sesungguhnya" tambah nya lagi lalu mengecup bibir Rio
Sisil pun bangun dan beranjak ke kamar mandi namu saat akan berjalan ia merasakan perih di area sensitif nya...
"auhhhhh, kenapa rasanya sakit seperti ini apa karna ini partama kalinya untuk ku" gumam nya
Sisil yang tidak mau mengganggu Rio pun berjalan pelan menuju kamar mandi, saat Sisil berada di dalam kamar mandi Rio pun terbangun dan melihat Sisil sudah tidak ada....
namun Rio melihat bercak noda warna merah di atas sprei tempat tidur dimana ia semalam melakukan pekerjaan nya dengan Sisil...
Rio tersenyum puas karna ia ada laki-laki pertama yang mengambil kesucian Sisil...
💞 💞 💞
setelah selesai mandi sisil keluar dengan langkah kaki yang pelan, dan melihat Rio yang sedang duduk di samping tempat tidur sambil tersenyum...
"kamu udah bangun mas" tanya Sisil sambil berjalan
__ADS_1
"hmmmmm" jawab Rio lalu menarik Sisil kedalam pelukannya
"eh mas kamu kenapa" tanya Sisil heran
"terimakasih atas semua yang kamu berikan kepada ku" ucap nya di telinga Sisil
ucapan Rio benar-benar membuat sisil malu hingga pipinya merah merona seperti buah strawberry, Rio yang melihat Sisil pun merasa gemas...
"yasudah pakai baju sana, aku mau mandi dulu" ucap nya
Sisil pun berjalan menuju ruang ganti ia melihat tempat tidur nya yang tanpa sprei
"lah kenapa dia melepaskan sprei nya" gumam sisil heran
ya karna sebelum Sisil keluar dari kamar mandi Rio melepaskan sprei nya karna kotor, ia akan menyuruh pelayannya mengganti sprei di kamar nya...
Rio pun keluar dari kamar mandi dan memakai pakaian yang sudah di siapkan oleh Sisil...
setelah keduanya selesai merekapun berjalan menuju meja makan untuk melakukan sarapan, namun langkah Rio terhenti saat melihat cara jalan Sisil yang pelan...
"hmmmm sedikit" jawab sisil
"kalo gitu kamu gausah kerja aja istirahat dirumah" ucap Rio
"ga ah mas kalo dirumah nanti aku bte kan ga ngapa-ngapain" balas Sisil
"tapi kamu itu Masi sakit" ucapan Rio
"nggak mas aku gapapa" balas isisl meyakinkan
"udah yu makan aku laper" Tambahnya yang di angguki oleh Rio
__ADS_1
merekapun melakukan sarapannya, selesai sarapan mereka beranjak untuk pergi ke kantor...
saat sampai di halaman rumah Rio menarik tangan Sisil
"ehh kenapa mas" tanya Sisil heran karna Rio tiba-tiba menahannya
"kamu satu mobil sama aku aja ya ay" jawab Rio
Sisil yang mendengar jawaban Rio pun tersenyum baru kali ini Rio mengeluarkan kata-kata itu...
"memangnya kenapa" tanya Sisil
"kamu masih sakit sayang aku takut kamu kenapa-napa" balas Rio
"hmmmm baiklah" imbuh Sisil
karna ia tidak ingin berdebat dan merusak suasana hatin suaminya jadi Sisil menuruti permintaan Rio...
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
***Bersambung...
jangan lupa like sama vote nya 🙏😊***