
Nyonya, aku telah mendapatkan video dan rekaman suara, perjanjian sudah selesai.” ucapku to the point, dengan suara yang serak.
"Apa!? Ada apa menggangguku pagi-pagi begini ... Tunggu ... Apa maksudmu barusan? Video? Video apa?" Tanyanya baru menyadari ada yang tidak beres.
"Tadi malam ... Tuan Jackson menginap di apartemenku." Jawabku sendu, aku memberitahunya bahwa Jackson menginap di rumahku.
"Apa!? Semalam Jackson menginap di rumahmu. Lalu, apakah terjadi hal besar? Apa kau mendapatkan sesuatu?" Tanya Zea begitu bersemangat. Rasa kesal nya karena diganggu pagi-pagi berubah jadi semangat.
"Terjadi suatu hal yang aku pastikan, akan membuat Nyonya senang dan misi yang aku lakukan selesai." Jawabku membuatnya semakin semangat.
"Bagus, kerja bagus Cecil. Aku harus bertemu denganmu. Kita bertemu di Moon Cafe siang ini." Ujarnya, aku mengiyakan.
__ADS_1
Begitu panggilan terputus, aku perlahan turun dari ranjang. Sangat sulit untukku berjalan, karena rasa perih dan tak nyaman di bawah sana.
Penuh perjuangan, akhirnya aku berhasil tiba di dalam kamar mandi. Aku menuangkan banyak sabun cair ke dalam buthub yang sebelumnya telah kuisi dengan air hangat.
Cukup lama aku berendam dan membersihkan diri sebersih mungkin. Aku memejamkkan mataku menikmati rasa nyaman saat berendam. Aku terperanjat ketika potongan adegan semalam tiba-tiba menari-nari dalam pikiranku.
Aku menggeleng kasar, berusaha menyingkirkan potongan adegan itu. Hingga akhirnya aku memutuskan untuk menyudahi mandiku. Membalutkan tubuhku dengan jubah mandi, dan segera keluar dari kamar mandi.
Mengambil pisau buah di atas nakas, lalu merobek boneka yang sebelumnya telah aku modifikasi. Di dalam Boneka beruang kesukkanku itu, terdapat kamera yang telah mereka semua kejadian tadi malam. Vidio yang akan segera menyelamatkan hidupku dari Nyonya Zea, tapi aku tidak tau bagaimana dengan Jackson. Dengan Vidio ini, aku bisa menyudahi misi berat kali ini. Sedangkan urusanku dengan Jackson akan semakin rumit setelah kejadian semalam.
Aku menyalin Vidio di kamera itu ke dalam laptopku. Dan sepagian itu aku habiskan untuk mengedit Vidio panas itu dengan memberi sensor pada diriku yang ada di dalam video, terutama tahi lalat merah yang ada di dadaku. Aku hanya menyisakan Jackson.
__ADS_1
Jika Jackson menolak untuk bercerai sesuai perjanjian. Maka, Zea mungkin saja akan melawannya secara tegas, dengan bukti video ini. jika hal itu terjadi, maka tidak akan ada yang mempedulikanku. Aku-lah yang akan menjadi tokoh utama dalam skandal ini. Memikirkan hal itu, aku pun menutupi tahi lalat merah di dadaku. Aku sering memakai baju tanktop, jadi tidak boleh ketahuan oleh musuh.
Aku membuat salinan video yang telah aku edit, dan kemudian membuat foto lagi yang juga sudah di edit.
Setelah selesai, aku menghancurkan kamera bahkan laptop ku juga. Video asli telah aku lenyapkan, demi melindungi diriku sendiri.
Aku juga tidak membuat salinan, hal ini pada dasarnya memang melanggar asusila. Jika aku menyimpan Vidio dan bukti untuk mengancam mereka, mungkin saja akan menjadi musibah bagiku suatu hari nanti.
Apalagi aku sangat sadar kalau aku punya perasaan terhadap Jackson. Bahkan di detik ini aku sangat berharap diriku tetap hanyalah Cecilia yang hanya menyukai uang.
Hubungan percintaan semalam adalah hal di luar kendali bagi aku dan Jackson.
__ADS_1