
Seminggu kemudian....
Di sebuah gedung ternama di kota, di dalam gedung berdesain elegan dengan banyaknya macam-macam bunga asli yang menghiasi setiap sudutnya. Bahkan, karpet-karpet yang menjadi tempat berpijak pun juga dirangkai dari bunga asli.
Aula besar itu tak lagi tampak seperti gedung pada umumnya. Tapi, sudah disulap bak negeri dongeng. Tamu yang hadir pun juga bukan orang sembarang. Pejabat serta petinggi negara juga turut hadir demi menyaksikam pernikahan pewaris tahta perusahaan PT. Samudera Raya, perusahaan yang punya pengaruh besar bagi ekonomi negara.
Tak hanya pejabat dan petinggi negara, di pesta super megah itu juga dihadiri para petinggi PT. Samudera Raya, para pemegang saham, dan juga karyawan lainnya. Tak lupa juga hadir para sahabat, saat Nata menjadi Cecilia dulu, yang hadir hanya yang bersikap baik kepadanya saja, seperti Angela tentunya.
Beberapa menit kemudian, semua orang berdiri ketika pengantin wanita telah berjalan menuju altar. Semua mata menatap kagum ke arah Nata yang tampil begitu anggun serta elegan dengan gaun mewah yang begitu pas ditubuhnya.
Lekuk tubuhnya yang bak gitar spanyol membuat seorang Desainer ternama Adis menggila saat mendesain gaun untuk Nata. Bagian punggung yang awalnya terbuka hingga ke belahan bok*ng, Adis samarkan dengan rajutan indah sutra dengan warna transparan, begitu pula di bagian belahan dada.
__ADS_1
Kesan mewah yang melekat di gaun itu juga didukung dengan kerlap-kerlip beragam batu mulia langka yang di taburkan di seluruh permukaannya.
Untuk wajah, Nata tampil begitu cantik natural, dengan make up tipis di wajahnya yang memang cantik sempurna walau tanpa make up sekali pun. Rambutnya dicapol asal agar kesan naturalnya semakin memancar.
Bukan hanya para tamu undangan yang menatap Nata tak berkedip, hal serupa bahkan lebih parah juga terjadi pada Jackson yang kini terlihat begitu gugup.
Nata berjalan anggun dan tak henti melepas senyum saat berjalan menuju altar, digandeng oleh Hadden sebagai Pamannya.
Dengan penuh keyakinan serta kesiapan, keduanya telah sah mejadi pasangan Suami-Istri seutuhnya setelah selesai pengucapan janji suci. Para tamu pun bertepuk tangan dengan bersorak ria sebagai tanda ikut bahagia.
Tanpa adanya permintaan tamu, Jackson langsung menarik pinggang ramping Nata, tanpa aba-aba dia langsung memberikan ciuman dalam membuat para tamu kembali heboh. Bahkan, mereka semua sontak merekam kejadian romantis itu.
__ADS_1
Jackson tersenyum bangga tanpa dosa ketika puas mencium Nata. Sedangkan Nata hanya dapat menahan malu yang begitu besar, tentu lebih besar kebahagiaannya.
Jackson merebut mic dari pembawa acara kemudian berkata. "Kalian semua silahkan bersenang-senang, kalian juga tinggal pilih mau liburan ke mana. Itu adalah hadiahnya!" seru Jackson membuat keadaan Aula semakin ramai dengan sorakan ke bahagiaan.
Jackson mengangkat tubuh Nata, menggendongnya dengan romantis, kemudian berjalan ke luar dari Aula membuat para tamu bertanya-tanya. Ada yang menebak kalau Jackson tak tahan hingga ingin membawa Nata ke kamar.
"Kamu mau membawaku ke mana, Jackson?" Tanya Nata masih syok.
"Bulan madu, Sayang!" Seru Jackson memasukan Nata perlahan ke dalam mobil yang telah dia persiapkan.
"Astaga, aku bisa gila," saut Nata tidak lagi dapat berkata-kata.
__ADS_1