Terjerat Nafsu CEO Miliarder

Terjerat Nafsu CEO Miliarder
TNCM S2


__ADS_3

"Aakhh!' Tariak Nata ketika terjatuh karena tak kuat berjalan.


"Astaga, kamu mau ke mana, Sayang?" Tanya Jackson yang langsung turun dari atas ranjang kala kaget dengan teriakan Sang Istri.


"A-aku ingin ke kamar mandi," jawab Nata menunduk malu kala melihat milik Jackson yang pagi itu kembali berdiri tegap.


Tanpa berlama-lama, Jackson langsung mengangkat Nata hingga tiba di kamar mandi. Jackson menurunkan Nata tepat di depan closet. Dengan kesukitan Nata mengambil posisi dan segera buang air kecil karena memang tidak tahan.


Saking tidak tahannya Nata tak sempat mengusir Jackson untuk keluar. Jackson juga tampak biasa, Jackson meraih jubah mandi dan segera melilitkan jubah itu ke tubuhnya. Kemudian menghidupkan kran air panas serta air biasa bersamaan. Memasukan sabun cair ketika air sudah hampir penuh.


Jackson mengangkat tubuh Nata dan memasukkan Istrinya itu ke dalam buthub. "Aku tinggal dulu, ya, panggil saja aku kalau sudah selesai," kata Jackson memberikan kecupan di kening Nata.


Nata senang Jackson mau menahan nafsu karena tak tega melihatnya. Itu artinya, Jackson benar-benar mencintainya, bukan hanya karena nafsu semata.


Nata berendam dengan air hangat cukup lama. Berendam dapat membuatnya merasa begitu rileks dan nyaman. Perih di bawah sana pun mulai berkurang walau tidak sepenuhnya.


Jika Nata sedang menikmati berendam, maka Jackson tengah menyiapkan sarapan untuknya dan Nata. Jackson meminta para pelayan untuk melakukan tugas lain, karena membuat sarapan akan menjadi tugasnya. Jackson ingin meminta maaf kepada Nata dengan cara membuatkan Nata sarapan special.


Jackson memangang daging serta roti, mengiris beberapa sayuran seger kemudian menyusunnya menjadi hamburger istimewa yang akan membuat lidah terpana.


Segelas coklat panas juga Jackson persiapkan untuk Nata, sedangkan dirinya memilih minuman khusus yang terbuat dari campuran kuning telur serta madu. Dia meraciknya sendiri.

__ADS_1


Begitu semua siap, Jackson langsung membawanya ke dalam kamar. "Sayang, apa belum selesai?" Tanya Jackson sambil meletakkan nampan di atas meja yang ada di balkon.


"Sudah selesai, Jackson," saut Nata berteriak.


"Apa aku terlambat?"


"Tidak juga, aku baru saja selesai membersihkan tubun. Sekarang tinggal bilas, tapi aku tidak berani berdiri, takutnya terpeleset," jawab Nata yang tak ingin membuat Jackson khawatir kalau sampai terjadi apa-apa kepadanya.


Jackson mengangkat tubuh Nata, membuat Nata duduk di closet. Lalu mengambil shower dan mulai mengguyur tubuh polos Nata dengan menyingkirkan nafsunya.


"Sudah cukup, Jackson."


"Baik, Sayang," jawab Jackson meraih jubah mandi, melilitkannya ke tubuh Nata.


"Apa tidak perih?" Tanya Jackson khawatir.


"Tidak, sekarang sudah lebih baik," Nata berjalan perlahan, Jackson membopong Nata hingga tiba di balkon.


"Kamu mau ke mana?" Tanya Nata saat Jackson akan pergi setelah membantunya duduk di kursi yang ada di balkon.


"Makan saja sarapannya, aku ingin mengambil sesuatu," jawab Jackson langsung masuk ke dalam. Sedangkan Nata mulai melahap sarapan yang membuatnya jatuh cinta karena rasanya yang begitu sempurna.

__ADS_1


Di gigitan kedua, Jackson datang dengan membawa hairdryer. "Untuk apa?" Tanya Nata.


"Untukmu, Sayang," jawab Jackson bediri di belakang Nata. Kemudian mengeringkan rambut Nata dengan penuh kasih sayang menbuat Nata begitu senang.


"Tetap lanjutkan sarapanmu, Sayang," kata Jackson mengingatkan.


"Baik," jawab Nata bersemangat.


"Bagaimana rasanya?"


"Sudah tidak perih lagi," jawab Nata asal.


"Bukan yang itu, tapi rasa hamburgernya." Saut Jackson membuat Nata menahan malu karena Jackson menertawakan otaknya yang mulai rada aneh.


"Oh, kalau Hamburgernya sangat enak. Pelayan di sini pandai memasak," kata Nata mengira kalau pelayanlah yang membuatkan hamburger itu.


"Kalau kamu suka, aku akan membuatkan sarapan setiap hari untukmu," kata Jackson santai.


"Jadi, ini kamu yang buat?" Tanya Nata kaget.


"Hemm," jawab Jackson.

__ADS_1


"Terima kasih, Sayang," Nata menghadap kebelakang sambil memanyunkan bibirnya, Jackson langsung mengecupnya sekilas.


__ADS_2