Terjerat Nafsu CEO Miliarder

Terjerat Nafsu CEO Miliarder
TNCM S2


__ADS_3

"Ada yang bisa saya bantu, Tuan?" Tanya seorang pelayan wanita.


"Tolong panggilkan Dokter Dera untuk datang ke sini sebentar," kata Jackson memberi perintah.


"Baik, Tuan. Kalau begitu saya permisi untuk memanggil Dokter Dera," jawab pelayan itu langsung pergi.


"Bukankah kemarin aku sudah diperiksa. Kenapa malam ini kamu minta Dokter Dera datang lagi?" Tanya Nata heran.


"Untuk konsultasi, Sayang," jawab Jackson sambil memainkan ponselnya.


"Konsultasi apa? Apa kamu mau minum pil lagi? Aku sudah katakan padamu tidak usah konsumsi pil itu lagi. Itu berbahaya untukmu Jackson," tegas Nata tak suka.


"Bukan tentang itu, Sayang. Tapi, aku ingin kita konsultasi tentang kehamilan. Bukankah kamu ingin segera hamil?"


"Oh itu, aku kira kamu ingin konsumsi pil lagi. Kalau konsultasi tentang kehamilan tentu saja aku mau," jawab Nata senang.


Tok, tok, tok....


"Silahkan masuk, dokter," saut Jackson dari dalam kamar.


"Selamat malam Tuan, Nona," sapa dr. Dera ketika masuk ke dalam kamar Jackson dan Nata.

__ADS_1


"Ada yang bisa saya bantu?" Sambungnya.


"Duduklah, Dokter," ujar Jackson mempersilahkan dr. Dera duduk di sofa.


"Terima kasih," jawabnya segera duduk di sofa di hadapan Jackson dan Nata.


"Begini Dokter, kita berdua ingin segera hamil saat bulan madu di sini. Saya dan Nata hanya ingin konsultasi saja, karena kalau ikut program hamil kita belum melakukan pemeriksaan kesuburan sama sekali. Jadi, kita mau konsultasi saja dulu," ucap Jackson memulai pembicaraan.


"Jadi tentang itu, tentu saja saya akan membantu Tuan Jackson dan Nona Nata semampu yang saya bisa," jawab Dr. Dera ramah.


"Yang pertama, apakah Nona Nata bisa menghitung kapan masa kesuburan Nona terjadi?" Sambungnya bertanya to the point pada Nata.


"Benarkah, Sayang?" Tanya Jackson bersemangat.


"Hu'um," Nata mengangguk.


"Wah kebetulan sekali. Ini adalah waktu yang tepat, Tuan. Harus segera dimanfaatkan karena waktu subur seorang wanita itu hanya terjadi dalam kurun waktu tujuh puluh dua jam saja."


"Kalau masa subur laki-laki terjadinya kapan, Dokter?" Tanya Jackson.


"Kalau untuk laki-laki biasanya setiap waktu subur. Tapi waktu yang paling tepat adalah ketika di pagi hari. Saran saya Tuan juga harus berhenti minum alkohol, merokok, dll," jelas Dr. Dera.

__ADS_1


"Ini, kebetulan saya membawa pil penyubur kandungan. Nona Nata bisa segera mengkonsumsinya," sambungnya sambil mengulurkan beberapa tablet pil.


"Terima kasih, dokter," jawab Nata menerima pil itu dengan senang hati.


"Nona Nata juga wajib mengkonsumsi makanan bergizi yang banyak mengandung asam folat, vitamin B, glutavia. Nanti, saya akan mengirimkan susu promil rekomendasi dari saya. Ingat, Tuan bisa mulai gempur dari sekarang. Tapi waktu paling tepat adalah di pagi hari."


"Baiklah, terima kasih dokter. Apa ada lagi saran lainnya?"


"Untuk saat ini cukup itu saja, Tuan. Yang penting Tuan dan Nona bisa menjaga kesehatan dan jangan sampai stress," jawab Dr. Dera.


"Apa masih ada yang ingin ditanyakan?"


"Tidak, sudah cukup Dokter," jawab Jackson.


"Kalau begitu saya pamit," kata dr. Dera berdiri, Jackson mengantarkan dr. Dera sampai keluar dari kamar.


"Sayang, apa kita mulai sekarang?" Tanya Jackson duduk disamping Nata yang sedang minum pil yang diberikan dr. Dera tadi.


"Besok pagi aja gimana? Kalau sekarang aku udah ngantuk banget," jawab Nata tampak kelelahan, karena sore tadi pun mereka berdua juga sudah melakukan sebanyak 2 kali.


"Yasudah, ayo kita istirahat sekarang agar besok pagi kembali fit," seru Jackson menggandeng Nata menuju ranjang.

__ADS_1


__ADS_2