The Over Lord : Rise Of New Lord

The Over Lord : Rise Of New Lord
perkenalkan diri


__ADS_3

Raynor mendengar semua yang terjadi selama masa hidup Rezar dari Gundira. Termasuk hutang ayahnya kepada kerajaan Soran adalah saat dimana dia di selamatkan oleh raja Greedan Soulland ketika hampir tewas terbunuh raja iblis.


Itulah sebabnya dia tidak bisa membalas serangan pasukan kerajaan Soran kepada kerajaan Losborn, meski pun Rezar sebenarnya cukup mampu melakukan seorang diri.


"Tuan Gundira apa boleh aku mengambil batu darah iblis itu." Pinta Raynor.


"Apa yang ingin kau lakukan." Balas Gundira serius.


"Aku berniat menelitinya, tentu akan lebih berguna daripada disimpan sampai lumutan."


"Hmmm kau benar. Tapi menurut perkataan Rezar, batu ini tidak boleh sembarangan digunakan, kekuatannya sendiri cukup mampu memusnahkan sebuah kerajaan hingga rata dengan tanah."


Raynor sudah tahu hal itu, akan menjadi sangat berbahaya jika batu darah iblis di gunakan oleh orang jahat.


"Itulah sebabnya, jika suatu ketika sekte iblis tanah neraka bangkit kembali, kita mungkin bisa menggunakannya untuk perlawanan." Jawab Raynor.


Gundira sejenak berpikir, dia mengakui jika kemampuan pemahaman Raynor jauh lebih baik daripada dirinya, sehingga ada kemungkinan bahwa Raynor bisa memanfaatkan batu darah iblis.


"Aku mengerti, dan juga awalnya ini adalah milik Rezar, kau pantas menerimanya Raynor." Gundira pun menyerahkan batu merah itu kepada Raynor.


"Aku akan berusaha mencari kebenaran dari batu ini. Kalau begitu aku akan undur diri tuan Gundira."


Ketika Raynor keluar, Gundira masih memiliki urusan yang belum selesai untuk di bicarakan.


"Raynor, tunggu."


Raynor berbalik...."Apa ada keperluan lain tuan Gundira."


"Aku ingin berbicara tentang hal lain."


"Soal apa itu ?."


"Bagaimana pun juga kau adalah murid sekte teratai api."


"Ya itu benar." Raynor mengangguk setuju.


"Sebagai seorang murid haruslah mengabdikan diri kepada sekte benar begitu." Gundira menegaskan kembali.


"Tentu saja." Raynor tidak membatahnya.


"Kalau begitu, karena kau adalah Murid sekte ini dan juga sekte ini membutuhkan murid berbakat seperti mu. Aku meminta sesuatu." Ucap Gundira dengan tujuan tersembunyi.


"Selama itu masih dalam kemampuan ku, akan aku lakukan, tapi jangan berlebihan tuan Gundira." Balas Raynor.


"Tidak, ini tidak berlebihan, masih dalam kewajiban murid sebagai seorang murid."


"Jadi apa itu tuan Gundira ?."

__ADS_1


Gundira tersenyum sebelum menjawab ..."Aku ingin kau menjadi pilar utama sekte teratai api dibawah pengajaran ku dan ikut ambil bagian dalam memajukan sekte."


"Aku mengerti, tapi bukankah jika aku yang baru satu hari masuk kedalam sekte dan tuan Gundira mengangkat ku sebagai pilar utama. Itu akan menjadi masalah bagi murid-murid lain." Tapi jelas Raynor merasa keberatan.


"Ya kau benar." Gundira pun memahami alasannya.


"Kalau begitu, biarkan aku tetap sebagai murid bagian dalam, tuan Gundira bisa meminta bantuan ku untuk hal lain yang berurusan dengan sekte."


"Baiklah. Hanya itu yang ingin aku katakan sekarang, mari kita keluar, aku akan memperkenalkan kepada mu murid-murid ku yang lain."


Guru besar Gundira membawa Raynor keluar, dimana di ruangan sebelumnya, ada empat orang yang sedang berlatih meditasi, mereka-mereka adalah murid langsung dibawah pengawasan Gundira.


Dua wanita dan dua pria, salah satu pria itu adalah Du Gong yang membawa Raynor ke tempat ini. Sedangkan ketiga lainnya adalah para murid pilar utama.


"Sudah cukup. Kalian bisa membuka mata." Ucap Gundira.


Mereka berempat segera berdiri dan berbaris rapi untuk memberi hormat, Gundira membalas dengan menganggukkan kepala.


"Tentu kalian sudah mengenal Raynor, dia secara khusus aku bawa masuk kedalam sekte teratai api dan langsung menjadi murid bagian dalam. Apa kalian bermasalah untuk hal ini ?."


"Tidak tuan guru." Mereka menjawab secara kompak.


"Bagus lah, jika memang kalian tidak setuju atau merasa keberatan, aku tidak melarang kalian untuk menguji Raynor. Tapi harusnya kalian sudah melihat Zuang, dia pun mengakui Raynor sampai tidak bisa berkata-kata." Ucap Gundira dengan senyum mengejek.


"Kami mengerti guru."


"Sekarang perkenalkan diri kalian kepada Raynor." Perintah Gundira.


"Aku Serin Sua, dari kerajaan Sunfall, murid guru Gundira di pilar utama."


"Aku San Zain, dari kerajaan Balasumpang."


"Aku Du Gong, hanya anak petani dari kerajaan Pakusanga."


"Dan aku Yunai Salren, dari kerajaan Pakusanga."


Raynor tersenyum dengan memberi hormat untuk mereka yang sudah memperkenalkan diri, meski pun itu adalah perintah Gundira dan tidak mungkin dibantah.


"Aku Raynor avya dari kerajaan Losborn. Salam kenal senior-senior semua."


"Aku harap kalian semua bisa saling akrab." Ucap Gundira.


"Baik guru."


Total murid di sekte teratai api kurang lebih ada delapan ratus orang yang berasal dari seluruh penjuru wilayah timur.


Tidak peduli soal latar belakang mereka, entah itu anak raja, anak petani, anak pedagang, kuli angkut barang, pemburu binatang iblis atau pun tidak tahu anak siapa. Selama mereka memiliki bakat tinggi, sekte teratai api akan menerimanya.

__ADS_1


Du Gong termasuk dalam anak berbakat tinggi meski di lahirkan di keluarga yang terbilang miskin. Pencapainnya hingga menjadi seorang ahli beladiri tingkat lord tempur adalah kerja kerasnya sendiri.


Sekte teratai api mendapat penghasilan dari permintaan orang-orang yang ingin menyewa jasa para murid untuk menyelesaikan suatu pekerjaan.


Kurang lebih seperti.... Ketika terjadi sebuah serangan binatang iblis tingkat tinggi di sebuah kerajaan dan tidak mampu untuk mereka atasi. Sekte teratai api akan mengirimkan murid-muridnya dengan imbalan setara.


Setelah perkenalan itu Raynor keluar ruangan dan berjalan pergi untuk berkeliling di sekitar sekte mencari tempat di mana dia akan mulai belajar mengenai ilmu tempa senjata.


Tapi baru dia berjalan beberapa langkah, sebuah suara datang dari belakang memanggil namanya.


"Raynor, ah ternyata benar itu kau. Tidak aku sangka kau benar-benar bisa masuk ke sekte teratai api." Ucap seseorang yang berlari mendekat.


Hanya saja Raynor terlihat bingung..."Siapa kau ?."


"Ini aku, Rayos, Feng Rayos dari klan Serigala Hitam."


"Ahhh aku ingat sekarang, maaf kalau aku memang sulit mengenali seseorang, terlebih lagi kau itu lelaki." Ucap Raynor.


"Kau memang ahli untuk membuat orang lain emosi."


"Bagaimana pun hanya itu yang bisa aku banggakan." Raynor tersenyum dengan tegas.


"Harusnya kau tidak perlu bangga untuk itu."


Untuk banyak alasan mengapa Rayos begitu bersemangat ketika melihat Raynor, tentu karena dia mengenalnya sebagai sesama penduduk dari kerajaan Losborn.


Di dalam sekte setiap murid tidak mungkin terlalu akrab satu sama lain, sehingga ketika mereka bertemu dengan orang yang berasal dari satu tempat, itu membuat mereka merasa senang.


"Ah karena kau ada disini, bisa kau tunjukan arah ke ruang pembelajaran ilmu tempa senjata."


"Hmmm biar aku antarkan." Jawab Rayos.


"Baiklah." Raynor pun mengikuti.


Rayos tentu mendengar soal Raynor, dia sendiri cukup terkejut karena tahu jika guru Gundira membawanya secara khusus.


"Raynor apa kau sudah memutuskan untuk masuk ke perkumpulan ?." Bertanya Rayos.


"Perkumpulan ?, Apa itu ?."


"Jadi kau belum tahu. Biar aku jelaskan. Setiap murid entah mereka dari luar atau pun dalam membentuk sebuah perkumpulan, dimana itu akan menjadi kelompok ketika melakukan tugas dari sekte teratai api."


Raynor menganggukkan kepalanya...."Oh begitu, mau bagaimana lagi, aku baru satu hari di sini, jadi aku belum tahu apa pun."


"Ya aku cukup mengerti, tapi jika kau mau aku bisa mengajak mu masuk ke dalam perkumpulan yang senior ku buat."


"Sepertinya itu tidak perlu. Aku tidak berniat merepotkan diri dengan kegiatan yang tidak penting."

__ADS_1


"Terserah kau saja Raynor, tapi aku ingatkan, sebagian besar murid akan masuk kedalam perkumpulan untuk melindungi diri mereka, karena ada banyak orang yang sering berselisih, sehingga jika kau mendapat masalah akan ada orang yang membelamu."


Raynor tersenyum sendiri, dia tidak membutuhkan perlindungan dari siapa pun itu, dia cukup yakin untuk mengurusi masalah tanpa ada orang lain ikut campur.


__ADS_2