The Over Lord : Rise Of New Lord

The Over Lord : Rise Of New Lord
Generasi muda terbaik


__ADS_3

Raynor dan Darnu saling beradu pukulan tenaga dalam, gelombang energi mendorong siapa pun yang di sekitarnya, meski kejutan di lihat dari wajah Darnu, dimana dia tahu bahwa Raynor hanya seorang ahli beladiri ranah pembentukan jiwa namun mampu menahan pukulannya.


'Ini tidak mungkin, aku yakin dia hanya seorang ahli pemahaman jiwa, tapi kenapa bisa bertahan melawanku.'


"Apa kau terkejut Darnu ?, Aku tahu isi pikiranmu sekarang." Ucap Raynor yang tersenyum ketika membawa ekspresi wajah Darnu.


"Jangan sombong kau Raynor." Tegas ucapan Darnu.


Nyatanya dia menggunakan teknik pengendalian jiwa raja harimau, bayangan besar dari sosok harimau muncul di atas kepala Darnu, mengeluarkan suara raungan keras yang menggetarkan lantai.


Bagi mereka yang lihat dan mendengar suara dari bayangan sang raja harimau akan memberi rasa takut kepada lawan, ini adalah efek khusus dimana teknik pengendalian jiwa raja harimau menyerang mental. Bahkan jika mereka orang yang lemah mental akan langsung pingsan di tempat.


Seakan tidak mau mengalah satu sama lain, terlebih Darnu semakin kesal ketika melihat Raynor tersenyum dengan santainya.


"Apa kau pikir ini lucu huh ?."


"Tentu saja ini sangat lucu, melihatmu bersusah payah untuk mengalahkan ku, tapi tidak seperti harapan, aku merasa kau berbakat menjadi seorang pelawak."


"Kau....."


Tiba-tiba saja dari arah samping yang masih beradu dorong dengan pukulan mereka, seseorang datang dan melepaskan satu kekuatan yang mendorong tangan Raynor serta Darnu hingga terpental.


Entah itu Darnu atau pun Raynor benar-benar terkejut untuk tindakan Sania, karena mereka bisa merasakan adanya kekuatan tenaga dalam begitu kuat dari pukulan Sania sebelumnya.


"Apa yang kau lakukan Nia." Darnu kesal.


"Kalian orang bodoh yang tidak tahu kapan harus berkelahi, di sini ada raja Sura, kalian hanya membuat malu klan harimau merah." Suara Sania dengan emosi mengehentikan mereka.


"Itu benar, kau hanya orang bodoh maka sadarlah." Raynor menambahkan.


"Kau juga Raynor." Kali ini Sania tidak memihak.


"Dia yang memulainya, aku hanya membela diri."


"Jika kalian ingin berkelahi, aku akan adukan semua ini kepada ayah, agar kalian mendapat hukuman."


Darnu tidak bisa membalas perkataan Sania, karena dia tahu jika ketua Regar sudah bertindak untuk memberi hukuman maka tidak ada satu orang pun berani menentang.

__ADS_1


"Aku akan membayar semua ini." Tunjuk Darnu kepada Raynor.


"Kau sudah mengatakannya berulang kali, aku merasa kau hanya sebuah omong kosong belaka."


"Raynor...." Darnu kembali ingin bertarung.


Tapi Sania menunjukan tekanan kuat dari tenaga dalam... "Kak Darnu, Raynor, diam !!!."


Sania bukan orang yang sombong dengan kekuatannya, tapi setelah melihat energi tenaga dalam itu, Raynor bisa memastikan bahwa dia cukup serius untuk melawan.


Ketika Darnu melihat sorot mata Sania, dia segera melangkah mundur karena merasakan adanya kekuatan mental yang lebih sangat kuat, begitu juga dengan Raynor.


'Kekuatan mental milik Sania berbeda dari teknik pengendalian jiwa raja harimau, meski tidak berbentuk sudah cukup membuat tubuh fana milik Raynor gemetar.'


Raynor mengakui kekuatan Sania, jika bukan karena jiwanya adalah sang penguasa tertinggi, sudah dipastikan dirinya akan jatuh.


"Apa yang kalian semua lakukan." Ucap seseorang dan itu adalah leluhur klan harimau, kakek Souza.


Semua orang segera membungkuk hormat ketika kakek Souza datang, bagaimana pun dirinya adalah sosok yang jauh lebih penting dari Regar. Segala sesuatu harus mendapat persetujuan kakek Souza, bisa di bilang dirinya menjadi penasihat klan harimau merah.


"Kakek Souza, Darnu meminta latih tanding denganku, aku sudah menolak, tapi dia memaksa, sehingga Sania melerai kami." Raynor langsung memberikan alasan dengan cepat .


"Ti...." .


"Selain itu, dia mengatakan kalau Putri Siva ibarat sampah dan aku lalat, bukankah tidak baik menghina seseorang."


Belum sempat Darnu menjawab pertanyaan dari Souza, Raynor melanjutkan perkataannya .


"Mmmm, benarkah begitu ? ." Melotot kakek Souza kearah Darnu dengan ekspresi penuh makna.


"Ja.... ".


"Bahakan Darnu membuat adik Sania marah, kakek."


Potong kembali Raynor tanpa memberi kesempatan kepada Darnu untuk membela diri.


"Harusnya kamu malu, Darnu." Ekspresi Kakek Souza semakin dalam dan menakutkan.

__ADS_1


" Ta..... ".


"Kakek, aku saja masih di tingkat pembentukan jiwa tahap tengah, jika aku tidak kuat menahan pukulan Darnu, aku bisa terluka parah, tapi dia bersikeras untuk mengajakku bertanding." Raynor terus berbicara membuat Darnu tidak bisa berkata apa pun.


"Darnu sudah cukup, kau harus di disiplinkan, besok kau akan mendapat pelatihan untuk sikapmu." Tegas ucapan kakek Souza.


"Te.. te..tega sekali, bahkan aku belum mengatakan apa pun." Pergi Darnu dengan berlari kesal setelah semua kesalahan di lempar kepadanya.


Kakek Souza menggelengkan kepala melihat Darnu pergi, dia pun bicara sendiri..."Dia benar-benar dimanjakan oleh Egiel dan Xiu Wu zang, jika sikapnya tidak diubah hanya akan menjadi masalah untuk dirinya sendiri."


Souza tidak benar-benar marah kepada Darnu, tapi dia sangat perhatian untuk semua generasi muda klan harimau merah, masa depan yang ingin Souza jaga adalah kekuatan bagi klan.


Melangkah pergi meninggalkan Raynor dan Sania, dia tidak tertarik untuk menghadiri pertemuan dengan raja Sura, hanya keluar ruangan setelah bosan bermeditasi.


Tapi di sisi lain, setelah Raynor menyaksikan sendiri kekuatan nyata yang disembunyikan olehnya, selama ini Raynor menganggap sania sebagai seorang ahli beladiri tingkat pemahaman bumi tahap awal, kenyataannya dia adalah seorang ahli pemahaman bumi tahap akhir.


Pencapaian luar biasa yang bisa Raynor katakan adalah sosok generasi muda terbaik, bahkan Darnu harus meminta bantuan klan Wu zang agar memberi sumberdaya pengembangan tubuh untuk mencapai tahap akhir.


"Sania apa kau marah."


"Aku tidak marah, aku hanya kesal dengan sikapmu Ray."


"Memang apa bedanya marah dan kesal, aku pikir itu sama saja."


"Terserah.... Aku hanya bosan melihat sikap kailan berdua."


"Dia yang mulai duluan." Tentu Raynor membela diri.


"Kau juga sama, jika kau tidak memprovokasi Darnu dan membuatnya emosi melihatmu dekat dengan putri Siva, dia tidak akan mencari masalah kepada mu."


Untuk kali ini Raynor merasa Sania adalah sosok berbeda dari Sania yang dia kenal sebelumnya, ketika di toko senjata klan naga langit, Sania sangat pemalu dan menghindari kontak mata dengan lelaki, tapi sekarang sangat marah dan keras.


"Baiklah, aku minta maaf, kau tahu aku sedikit muak mendengar ocehan mereka yang seenaknya sendiri itu."


"Aku pun paham Ray, tapi raja Sura ada disini sekarang, jika ayah tahu ada keributan maka kau bisa di hukum."


"Ok, ok, masalah ini sudah selesai, jadi jangan diributkan lagi."

__ADS_1


"Hmmmm, ya kau benar."


Dalam dua bulan akan ada pertandingan empat klan utama yang menjadi perayaan besar dimana setiap klan akan mengirim sepuluh generasi muda terbaik mereka. Tidak diragukan lagi, Sania adalah generasi muda terbaik di kerajaan Losborn.


__ADS_2