The Over Lord : Rise Of New Lord

The Over Lord : Rise Of New Lord
Hubungan kekasih


__ADS_3

Rangkaian formasi serangan dan bertahan, sama seperti namanya, sebuah rangkaian khusus yang digunakan untuk menyerang atau pun bertahan di saat berhadapan dengan lawan.


Raynor dan Qiu Nan akan mengadu keahlian dalam pembuatan rangkaian formasi, dimana masing-masing akan memilih membuat rangkaian untuk menyerang atau rangkaian untuk bertahan.


Jika rangkaian pertahanan mampu bertahan hingga rangkaian serangan habis, maka dia adalah pemenang, begitu juga sebaliknya, ketika rangkaian menyerang dan pertahanan hancur, dia menang.


Ada banyak jenis rangkaian formasi untuk melakukan serangan dan juga bertahan, hal yang sering di gunakan oleh para Shaman tingkat rendah, biasanya berbentuk kubah, kotak persegi atau dinding pembatas.


Sedangkan rangakaian serangan berupa perwujudan senjata dimana senjata-senjata yang di munculkan akan menyerang target.


Seorang Shaman terdiri dari beberapa tingkat, dimana itu di nilai berdasarkan warna jubah yang mereka dapat ketika sudah menyelesaikan pelatihan.


Untuk awal mereka belajar, jubah putih sebagai tanda bahwa mereka hanya mempelajari dasar-dasar ketrampilan rangkaian formasi prasasti.


Jubah biru tingkat lanjutan dari putih. Jubah hijau tingkat lanjutan dari jubah biru, jubah kuning, jubah merah, jubah hitam dan Shaman jubah emas adalah tingkat akhir dari semua tingkatan. Itu menurut pemahaman di dunia antah berantah ini.


Karena di alam semesta atas sana, ada tingkat yang lebih tinggi lagi, Jubah Raja, jubah Saint, jubah Immortal dan jubah dewa.


Dan menurut kabar, jika Qiu Nan adalah seorang Shaman jubah biru, dia sudah menyelesaikan pelatihan dasar-dasar rangkaian formasi ketika berstatus sebagai jubah putih.


Aslan yang bekerja di dalam klan harimau merah juga adalah Shaman jubah biru, di usia muda sebelum dua puluh tahun, tentu pencapaian Aslan terbilang sangat hebat.


Nyatanya kabar mengenai pertarungan Raynor dan Qiu Nan sudah terdengar hingga ke telinga para guru besar.


Juminem berkata...."Gundira apa-apaan bocah Raynor itu, dia berani menantang murid ku."


Gundira menjawab dengan tertawa... "Bukankah ini menarik. Kau harus melihatnya Juminem, muridmu itu kalah dengan Raynor."


"Itu tidak mungkin, meski pun dia adalah putra Rezar yang memiliki bakat tinggi. Tapi perihal kemampuan rangkaian formasi prasasti, Qiu Nan jelas lebih unggul." Juminem jelas membanggakan Qiu Nan.


"Apa aku belum bercerita, ketika aku bertemu Raynor klan harimau merah."


"Kau tidak mengatakan apa pun kepada kami." Balas Juminem.


Gundira sudah menjadi guru besar tentu tahu segala macam ilmu dari rangkaian formasi prasasti, tapi kekagumannya kepada Raynor seakan dia melihat potensi seorang anak muda yang mungkin mampu mengguncang dunia.


"Kalau begitu. Kau akan melihatnya sendiri bagaimana Raynor membuat rangkaian formasi prasasti."

__ADS_1


Saproni yang duduk di sebelah kiri Gundira pun angkat bicara..." Tapi kakak Gundira, bukankah ini tidak baik, jika Raynor benar-benar bisa mengalahkan pilar utama, tentu murid lain meragukan kemampuan mereka."


"Jangan khawatir, jika para murid bagian dalam ragu, biarkan mereka bertanding melawan para murid pilar utama, sehingga mereka akan tahu seberapa kuat Raynor itu." Santai Gundira menjawab.


"Tapi kenapa kau begitu tertarik dengan Raynor, kakak Gundira, apa karena dia anak dari murid kesayangan mu." Saproni pun penasaran.


"Bukan itu, meski dia anak Rezar, tapi jika dia tidak berbakat. Aku tidak akan membawanya masuk kedalam sekte."


"Lantas apa alasanmu."


"Dia. Raynor itu, memiliki bakat pemahaman di atas Rezar, bahkan aku yakin, dalam beberapa tahun nanti, kemampuan melebihi ayah nya." Tersenyum penuh semangat dari Gundira.


"Jika kau berkata seperti itu, aku akan coba menerimanya." Guru Saproni mencoba memahami tujuan Gundira.


Ketika Gundira mendengar banyak hal soal Raynor, perasaan senang penuh semangat muncul, seakan dia ingin menyaksikan seberapa besar kemampuan Raynor di masa depan nanti.


*******


Malam hari di asrama tempat Raynor beristirahat....


Di dalam ruangan ada Jun yang sibuk membaca buku-buku lama dari perpustakaan, dia termasuk dalam murid rajin, tidak pernah membolos, taat kepada peraturan, mengabdikan diri sepenuhnya di sekte teratai api dan menjunjung tinggi harkat dan martabat semua guru.


"Hanya duduk diam dalam meditasi juga membuat punggung kita terasa pegal." Ucap Raynor sendiri.


Tapi karena ucapan Raynor, Jun pun mulai melihat ke arahnya..."Aku dengar jika kau menantang senior Qiu Nan."


"Ternyata kabar di sekte ini benar-benar cepat menyebar." Balasnya sambil tersenyum.


"Apa kau yakin ?."


"Kenapa harus ragu ?, Jika pun kalah tentu aku hanya sebatas murid bagian dalam, tidak akan membuatku malu." Sedikit Raynor tersenyum.


"Tapi tetap saja, Qiu Nan bukan orang yang memiliki belas kasih, meski pun kau kalah. Dia tidak akan melepaskan mu."


Raynor merasa aneh untuk cara bicara Jun..."Saudara Jun ternyata cukup akrab dengan senior Qiu Nan."


"Bukan cukup akrab, karena menang Qiu Nan sangat terkenal kejam dan sering menindas siapa pun yang tidak dia sukai."

__ADS_1


"Apa kau termasuk salah satunya."


"Tentu saja tidak." Jawab Jun dengan suara tegas.


Selama menjadi murid bagian dalam, Jun berada di perkumpulan yang sama dengan Qiu Nan, mereka adalah satu angkatan, tapi karena bakat Qiu Nan di akui oleh para guru besar, dalam kurun waktu dua tahun, dia diangkat menjadi pilar utama.


"Tapi pada akhirnya, itu semua adalah pelampiasan, dimana ayahnya membandingkan Qiu Nan dengan saudara lelakinya Ken Nan yang kini menjadi murid Akademi pedang suci."


"Hanya karena Qiu Nan tidak masuk ke akademi pedang suci, Dia bersikap seperti sekarang ?." Raynor menyimpulkan.


"Perbandingan besar antara sekte teratai api dan akademi pedang suci... Sekte ini hanya terbaik di wilayah timur, sedangkan akademi pedang suci adalah yang terbaik di seluruh benua angin biru, apa kau tahu itu." Jun cukup keras menjelaskan.


Raynor mengangguk paham... "Ya tahu."


"Meski aku sebagai anak tunggal, tapi aku merasa paham seberapa besar kegundahan hati Qiu Nan karena dibandingkan dengan saudaranya."


Hal ini hampir sama seperti keadaan Furan dan Sania, ketidakmampuan Furan karena kondisi fisik yang harus mengalami kerusakan. Tapi Qiu Nan hanya sebatas ingin membuktikan diri, bahwa dia tidak lebih rendah dari saudaranya.


"Saudara Jun, kau sangat paham soal kehidupan Qiu Nan, apa ada sesuatu antara kalian berdua ?."


"Hanya sebatas kekasih, yang sudah tidak jelas lagi kelanjutan hubungan kami." Cukup santai Jun menjawab.


"Woooaaahhhhh." Raynor terkejut.


"Kau tidak perlu terkejut seperti itu Raynor, sebenarnya ini bukan rahasia, karena sebagian besar murid satu angkatan denganku sudah tahu tentang hubungan kami berdua."


Raynor semakin penasaran..."Tapi kau mengatakan jika hubungan kalian tidak jelas, apa itu artinya Qiu Nan berniat putus."


"Tidak juga, hanya saja setelah Qiu Nan menjadi murid pilar utama, dia seperti menjauh dan tidak lagi berbicara kepadaku dengan akrab." Balas Jun dengan ada sedikit rasa sesal.


"Ini hanya pikiranku saja, apa mungkin Qiu Nan selingkuh."


Jun terkejut...."Jangan sembarang kau bicara, dia tidak mungkin selingkuh."


"Hmmm bagaimana saudara Jun bisa seyakin itu, bukankah di dalam pilar utama ada banyak lelaki yang cukup tampan dan kuat. Meski tidak setampan dan sekuat aku tentunya."


"Mungkin kau benar...." Pikir Jun dengan lemas, tapi segera saja dia menggelengkan kepala melenyapkan semua prasangka buruk dari ucapan Raynor.... Tidak, tidak, tidak, Qiu Nan tidak mungkin selingkuh."

__ADS_1


Raynor tersenyum sendiri. Dia melihat Jun berjalan keluar dengan emosi, tapi Raynor merasa tahu apa yang harus dia lakukan.


__ADS_2