Viral

Viral
10. Masa lalu hanya kenangan


__ADS_3

***Kita ada saat ini setelah pernah menjalani masa lalu. Masa lalu adalah bagian dari hidup kita yang harus dilewati agar bisa mencapai masa sekarang.


Jangan pernah menyesali masa lalu karena itu tinggal sejarah, masih ada masa depan menanti siap untuk diukir***.


********


Aku memilih berhenti peduli pada satu orang yang tidak mencintai ku karena penampilan diri. Dia lebih memilih wanita rupawan daripada wanita tidak menarik dengan berat badan selalu keluar dari jalur ideal. Padahal wanita itu begitu tulus mencintainya.


Menurut Natasha kecantikan adalah keberuntungan dari lahir tetapi hati yang tulus adalah pilihan hidup. Jika tidak terlahir cantik. Tampil menarik tetap bisa dilakukan.


Kulit sehat, cerah, penampilan yang rapi dan modis. Dilengkapi attitude yang baik bisa membuat orang lebih menyenangkan terlebih ada yang tidak bisa dipermak dengan mudah yaitu kecerdasan.


Aku menyukai dan mempercayai Natasha dibandingkan siapapun di dunia ini setidaknya dia membuat semangat Ku bangkit haha.


Satu tahun berlalu setelah video viral yang membuat ku jadi pembicaraan di negeri ini. Hari ini ulang tahun ku yang ke 25. Suatu pencapaian selama satu tahun yang luar biasa. Menjalani usia 24 tahun dengan kehidupan seperti roller coaster naik turun, menukik, menurun lalu naik lagi. Menjalani hari sebagai kekasih yang di campakkan lalu dalam semalam berubah menjadi selebgram. Kemudian wirausaha, pekerja kantoran dan seorang jomblo dengan luka masa lalu.


Aku memilih tidak memperpanjang masa kontrak di perusahaan telekomunikasi karena fokus untuk mengembangkan usaha dan memilih sebagai influencer. Konten tentang wisata, kuliner atau sekedar berbagi keseharian ku ternyata diminati banyak orang.


Bersama Natasha, Kami membuka butik dengan menjual berbagai pakaian khusus untuk orang bertubuh seperti Ku dan ideal ala Natasha.


Penampilan outfit of the day yang ku bagikan di feed Instagram banyak menarik atensi follower yang memiliki bentuk tubuh seperti ku sehingga dari awalnya endorse pakaian. Aku berpikir menjual sendiri. Begitu pula Natasha penampilan menariknya banyak menjadi inspirasi follower instagramnya lalu kami berkolaborasi menawarkan berbagai model pakaian di butik kami.


Nat adalah sahabat ku saat ini selain Natasha sekarang aku memiliki banyak teman yang ku temukan dalam berbagai aktivitas. Anggrek yang dulu hanya bersama Cahya dan Adiwarna sekarang memiliki lingkup pertemanan luas.


"Hai". Aku mendengar sapaan canggung dari Cahya. Dia bersama seorang baby mungil cantik dan babysitter yang membawa perlengkapan bayi.


"Hai, babymu ya? cantik ya?". Aku tersenyum basa basi.


"Anggrek, mereka ada disana". Tania menarik lengan Ku tidak sabar tanpa pamit Aku meninggalkan Cahya. Bergabung bersama Natasha dan yang lainnya di sudut kafe Alokasia.


Hari ini ulang tahun Natasha. Kami merayakan di kafe Alokasia dengan pakaian berwarna pink sesuai kesukaan Natasha. Aku menoleh ketika merasa ada yang memperhatikan dan pandangan Ku bertemu dengan netra coklat milik Cahya. Untuk beberapa saat kami saling menatap lalu Dia segera memalingkan wajah ke arah lain.

__ADS_1


******


Dari instagram Aku melihat Kehidupan Cahya selama setahun berkisar diri sendiri dan keluarganya. Dia sering berbagi tentang perkembangan buah hatinya, menikmati liburan bersama keluarga kecilnya atau Outfit of the day dirinya yang tetap cantik walau sudah melahirkan.


Kehidupan yang pernah ku impikan setahun lalu sekarang di miliki Cahya. Garis kehidupan lah yang membelokkan impian itu menjadikan Aku seorang lajang di usia 25 tahun. Suatu kehidupan yang ku nikmati sekarang ini. Dalam satu tahun Aku sudah memiliki penghasilan dari berbagai bidang yang tidak pernah Ku pikirkan sebelumnya.


Aku belum memiliki pengganti Adiwarna karena sekarang Aku lebih selektif untuk menerima pria sebagai kekasih karena Aku tidak mau dimanfaatkan oleh pasangan Ku nanti.


Ada pemberitahuan dari pesan hijau ketika melihat nomor tertera Adiwarna. Aku mengerutkan kening, ada apa memang Aku telah merubah nama Adiwarna kembali seperti semula bukan lagi ketan. Kenapa Adi tidak berhenti menghubungi Ku dalam setahun terakhir ini.


"Hai, Anggrek. Maaf lagi sibuk ya? "


"Iya lagi sibuk". Aku membalas sambil berleha-leha di atas tempat tidur


" Ganggu? ".


" Ada apa? ".


"Tidak bisa".


" Sombongnya, Aku tahu kesalahan lalu membuatmu membenci Ku tapi ada yang ingin Ku sampaikan".


Dia masih Adiwarna yang sama. Percaya diri bahwa aku akan mengabulkan semua permintaannya. Cukup sudah aku bertingkah seperti jin biru Aladin yang mengabulkan keinginan tuannya.


"Sudah berlalu, Adi. Kita sudah enjoy sama kehidupan masing-masing kalau Aku menolak bertemu karena statusmu suami orang lagian aku tidak mau jadi bahan gunjingan"


"Di kafe Ku, Nggrek. Gak ada yang tahu".


" Tidak, bye".


Aku menyesal membuka blokir kontak Adiwarna kali ini harus ku blokir selamanya.

__ADS_1


Aku segera melempar gawai ke sembarangan tempat. Gila dia ngajak ketemuan, reputasi ku bisa hancur ketika ada yang melihat kami saat itu. Reputasi yang sudah susah payah di bangun saat ini bisa hilang karena pertemuan tak berguna dengan Adi.


Tidak ada obat patah hati selain menyibukkan diri dengan segala macam kegiatan positif yang akhirnya membuat diri mempunyai kualitas yang mempesona.


Nat merapikan rambut yang berkali-kali diterpa angin pantai. Saat ini aku dan Nadia sedang menemani Natasha dan Gege melakukan foto prewedding.


Aku dan Nadia betah ikutan menemani karena fotografer prewedding Natasha sekilas mirip Park Bo Gum dengan lesung pipi manis tapi memiliki penampilan cool yang mengingatkan pada gaya Nicholas Saputra. Terang dong jomblo seperti kami betah menemani Nat dalam sesi foto ini.


Bingung kan membayangkan lesung pipit manis tapi bergaya cool. Jika bicara kemiripan Park Bo Gum ini berada dalam level kualitas super. Menarik untuk dilihat tapi apakah menarik untuk dimiliki Aku tidak tahu karena Bian nama Park Bo Gum KW jarang memperdulikan aku dan Nadia. Tentu saja dia lebih fokus pada Natasha dan Gege. Terlebih juga yang mau foto prewedding kan Nat dan Gege.


Aku dan Nadia tetap setia menemani Natasha. Nat sendiri mengambil konsep kasual jadi dia tidak ribet dengan segala gaun pengantin atau kostum tapi lebih alami sesuai karakter Nat dan Gege yang santai.


"Nggrek". Aku menoleh ketika Bian memanggil ku tapi pipi yang sempat bersemu merah tanpa blush on menjadi masam ketika mendengar kelanjutan kalimat Bian.


"Kamu kelihatan nih di foto bisa minggir? ".


Nadia, Natasha dan Gege tertawa melihat ekspresi ku. kebangetan mereka bukannya ' menyelamatkan' teman dari rasa malu malah tertawa puas melihat Aku yang misah-misuh menjauh.


******


Aku memutuskan menanggapi beberapa pria yang sedang melakukan pendekatan. Mama menasehati ku untuk tidak berpikir buruk tentang semua pria yang mendekati. Tidak semua seperti Adiwarna yang memanfaatkan diriku kalau menutup hati pada semua pria maka selamanya kamu tidak tahu siapa yang tulus.


Pertama Aku menanggapi Si Dion, dia juga memiliki follower yang banyak dan mempunyai beberapa distro dengan brand namanya sendiri tapi ketika setiap kami kencan Dion selalu membuat content. Aku tahu dia mendekati Ku untuk menaikkan insight Instagramnya karena kedekatan Ku dan dia sering memancing pertanyaan di komen sosial media Dion. Aku berhenti memperdulikan Dion.


"Emang gitu koq, Nggrek sebelum sama Gege. Aku mengenal beberapa pria ajaib".


"Misalnya? ".


" Tipe pria merendah untuk meninggi . Seperti gini Ya. Aku gak punya apa-apa sih Nat cuma punya motor biasa aja kayak gini bukan CBR 100 apalagi 1000. Aku pengennya kamu gak malu jalan sama Aku walaupub naek motor karena ini dari penghasilan sendiri kalau mau sih Aku bisa minta Papa beliin mobil sport tapi ya itulah Aku gak mau mengharapkan harta orang tua walau mereka bisa beli dua atau tiga lah".


"Haha, busyet".Aku tertawa mendengarkan cerita Natasha. Iya selama berapa tahun Aku cuma mengenal Adiwarna dan Cahya. Kehidupan Ku cuma berjalan dari rumah, kantor, membantu usaha Adiwarna dan mengisi waktu luang bersama Cahya. Wawasan kehidupan Ku berjalan seputaran lingkungan kecil tersebut.

__ADS_1


Sekarang masa lalu tersebut tinggal kenangan dan masa depan Ku menunggu untuk di ukir. Apa yang dilakukan Adiwarna dan Cahya seperti pengalaman yang menarik Ku jauh ke belakang lalu membuat Ku melesat jauh ke depan meninggalkan suatu waktu yang pernah Ku lewati dengan rasa sakit yang amat sangat.


__ADS_2