
*
*
*
Lisa yang sedang berada dihotel Aston dengan ditemani beberapa botol minuman keras dan dengan tisu berserakan bekas dirinya menangis.
Lisa tidak percaya dengan hal yang baru saja dirinya tahu bahwa orang yang dia suka akan menikah dengan adik yang paling dirinya benci.
Dia juga tak habis pikir dengan Saga, walaupun Lisa sudah tahu alasan berakhir hubungan mereka karena perselingkuhannya tapi kenapa Saga memilih menikah dengan Juni itu pertanyan yang Lisa sudah dapati hanya dari imajinansinnya.
Pikirannya penuh dengan pertanyaan apakah Saga ingin balas dendam dengan dirinya.
Dirinya sering sekali menjelek-jelekkan Juni didepan Saga, dan yang paling aneh dia berpikir Saga sengaja menikahi Juni agar Lisa marah merasa cemburu dengan adiknya sendiri.
Lisa terkadang menangis mengingat kejadian yang terjadi namun dirinya bisa dengan sekejap tertawa lagi.
Diluar kamar hotelnya ada seseorang yang sedari tadi menggedor pintu kamarnya, berbarengan dengan suara dering ponsel yang terus saja mengganggu Lisa.
"Ihhhh siapa yang gangguin gue? " kata Lisa yang sudah memegang ponsel ditangnnya, Lisa membalik layar ponsel menghadap dirinya dan Lisa melihat ada nama Bayu yang terus saja mengganggu dirinya sedari tadi.
"Ngapain ini orang nelepon terus" imbuh Lisa yang tak suka kalau Bayu terus menghubunginya dengan raut muka yang sangat kesal.
Terakhir mereka bertemu adalah pada saat Saga memergoki mereka berdua didalam hotel sedang bercumbu mesra dan itu adalah hari yang tak bisa mereka lupakan.
Lisa tak lantas menerima panggilan yang mengatas namakan Bayu, sesegera mungkin panggilan itu dimatikan oleh Lisa.
Namun Bayu tak serta merta berhenti menghubungi Lisa dia mencoba untuk terus menelpon Lisa hingga Lisa bosan mendengar dering ponselnya dan memutuskan untuk menerima panggilannya.
__ADS_1
Benar saja Lisa akhirnya tak tahan dengan dering ponselnya, dia menjawab panggilan dari seorang Bayu.
"Ngapain sich lu gangguin gue terus? " sapa kasar Lisa kepada Bayu dipanggilan telepon.
"Buka pintunya Lis, aku diluar kamar hotel kamu sekarang" Bayu ternyata sudah berdiri sedari tadi diluar kamar hotelnya Lisa dengan mencoba menggedor gedor pintu kamar hotel namun karena tak ada respon dari Lisa akhirnya Bayu juga mencoba menghubungi Lisa lewat ponselnya.
"Trus ngapain kesini luu? udah lu pergi aja sono!" perkataan yang aneh terdengar dari Lisa kepada Bayu. Dan setelah beberapa lama berbicara lewat panggilan ponsel, Lisa akhirnya memutuskan untuk membukakan pintu lelaki yang pernah menghiasi hatinya.
Bayu yang sudah dibukakan pintu kamar oleh Lisa langsung masuk kekamar hotel dan segera tangannya memeluk Lisa dari belakang.
Lisa tak diam saja didekap oleh Bayu, tangannya berusaha melepaskan pelukan tangan Bayu. Semakin Lisa berusaha melepaskan tangan Bayu semakin erat tangan Bayu memeluk tubuh Lisa.
"Aku kangen kamu Lis, jangan tinggalin aku" kata Bayu kepada Lisa setelah kejadian terakhir dirinya kepergok Saga berdua didalam kamar dan setelah itu Bayu tidak diakui menjadi pacar Lisa.
"Udahlah gue itu gak cinta lagi sama lu, lu jangan norak dech" Lisa berhasil melepaskan diri dari pelukan Bayu dan melangkah berjalan kedalam meninggalkan Bayu yang masih terdiam didekat pintu kamar.
Lisa yang mendengar perkataan Bayu yang akan melakukan apa saja untuknya sempat berpikir untuk menggunakan Bayu sebagai alat agar pernikahan adiknya dan Saga yang dia sukai tak terlaksana.
"Oke, aku akan percaya sama kamu kali ini tapi ada syaratnya" kata Lisa yang sontak membuat Bayu tersenyum karena mendapatkan kesempatan oleh Lisa untuk tetap bersama Lisa.
"Aya syaratnya Lis, aku akan melakukannya" Bayu membalik badan Lisa menghadap dirinya dengan penuh senyuman.
Lisa yang saat itu berhadapan dengan Bayu menunjukan senyum paling manisnya kepada Bayu.
"Aku ingin kamu gagalin acara pernikahan besok malam" pinta Lisa dengan tatapan mata tajam seorang Lisa penuh dengan emosi yang terpendam terdengar dari suara Lisa.
"Pernikahan! siapa yang menikah besok malam dan rencana kamu apa buat gagalin pernikahan itu" tanya Bayu yang tidak mendapatkan info lebih jelas tentang acara pernikahan yang akan diselenggarakan besok malam.
"Kalau itu kamu gak usah tahu, yang jelas kamu harus menggagalkan acara besok malam dengan cara kamu harus menculik pengantin perempuannya" Lisa mengambil ponselnya dan jari lentiknya berusaha membuka galeri foto dan mengirimkan sebuah foto Juni kepada Bayu.
__ADS_1
Bayu yang sudah merasa menerima pesan gambar di ponselnya segera mengambil ponsel yang berada disaku celananya dan melihat foto yang baru saja dikirimi oleh Lisa.
"Itu foto calon pengantin buat besok malam dan mereka akan menggunakan mobil berplat DR 1111. Kamu harus mengikuti kemana arah mobil itu dan kalau sudah berada dijalan sepi aku mau kamu menculik langsung pengantin perempuannya " jelaskan Lisa kepada Bayu.
"Tapi ini pernikahan siapa? aku harus tahu Lisa" tanya Bayu penasaran
"Cukup lakukan semua perintah aku, itupun kalau kamu mau aku tetep jadi milik kamu" Lisa mendekatkan dirinya kepada Bayu dan mencoba mengelus-elus dada Bayu agar Bayu mau mengikuti semua perintah Lisa yang tidak lengkap dia infokan tentang pernikahan siapa yang akan digagalkan.
"Tapi Liss" kata Bayu memutus tangan Lisa yang mengelus-elus dada Bayu
"Ahhhh apalagi sich? Lisa berbalik arah memunggungi Bayu yang masih berdiri penuh tanya.
"Aku gak mau nyakiti orang, bisa bisa aku berurusan dengan polisi dan aku gak mau itu" kata Bayu ragu
"Sayang, siapa yang nyuruh kamu nyakiti orang aku cuman pingin kamu culik pengantinnya untuk gagalkan pernikahan dan bawa pengantin ceweknya ke tempat yang jauh dari transportasi umum dan tinggalkan dia disana. Cuman itu aja" kata Lisa dengan suara halus sambil berbalik lagi kehadapan Bayu dan menahan rasa marahnya kepada Bayu dan Lisa kembali mengelus dada Bayu.
Bayu luluh dengan sentuhan Lisa malam itu, Bayu berjanji akan melakukan semua perintah Lisa dan dia meminta agar Lisa memberikan rute jalan yang akan dilalui oleh mobil yang akan membawa keluarganya pengantin yang menjadi target besok malam.
Lisa mencari tahu semua informasi tentang pernikahan adiknya dengan bertanya kepada tukang kebun yang ada dirumahnya.
Tukang kebun kediaman Pak Bramanto memberitahu semua informasi yang dia dengar tentang pernikahan adiknya.
Lisa mengajak Bayu untuk bermalam di kamar hotel dengannya, Bayu jelas tidak akan menolak ajakan Lisa.
Lisa yang tadinya sudah hilang semangat kembali tersenyum karena dirinya akan membatalkan pernikahan adiknya melalui Bayu yang sudah berhasil dia kelabui.
Bayu tidak tahu pernikahan itu adalah pernikahan adiknya Lisa dengan Pak Saga.
Kalau dia tahu itu pernikahan Pak Saga dia tak akan berani melakukan penculikan karena kalau Pak Saga tahu resikonya adalah usaha ayahnya dan Lisa sekali lagi berhasil dengan rencananya yang berjalan baru setengah jalan.
__ADS_1