
Tak menunggu lama Saga yang tadinya pergi meninggalkan ruang makan kembali lagi menemui keluarga dari istrinya. Saga menghampiri langsung Juni yang sedang menyantap makanan dipiringnya. Saga terjongkok dibawah Juni yang sedang duduk dikursi. Juni kaget dengan tingkah Saga.
"Maaf" kata Saga kepada Juni dan segera tangannya memegang kaki Juni, Saga membuka sepatu hak tinggi yang Juni gunakan malam itu dan menggatikan dengan sendal rumah yang berbulu sehingga kaki Juni terasa nyaman.
Saga ternyata pergi sebentar kekamarnya untuk mengambil sendal agar Juni tidak kesakitan lagi memakai sepatu hak tinggi.
"Sudah" kata Saga yang selesai memakaikan sendal ke kedua kaki Juni.
Orang tua Juni menganggap perhatian Saga malam itu terasa sangat romantis namun berbeda lagi dengan Juni dia merasa perbuatan Saga yang berusaha manis didepannya sangat norak. Bukannya mengucapkan terimakasi kepada Saga Juni hanya memandang Saga dan memperlihatkan senyum sinis dari bibir Juni.
Senyum sinis Juni, Saga balas dengan mengucapkan "Kembali kasih" seolah olah senyum Juni itu adalah ucapan terimakasi yang dia ucapkan.
Saga duduk tepat dikursi sebelah Juni.
Merekapun larut dalam obrolan malam itu. Kebahagian terpancar dari aura semua orang yang ada diruangan makan itu kecuali satu orang yang tidak merasa bahagia diacara penikahannya sendiri yaitu Juni.
*
*
*
Di seberang sana ada sosok Bayu yang merasa khawatir kalau-kalau Lisa marah akibat kegagalannya yang sudah salah mengikuti orang. Dia yang datang seorang diri ke hotel Aston tempat dimana Lisa berada.
Lisa yang berada didalam kamar tidak bisa menghilangkan kebiasaan minumnya, apalagi ini adalah hari yang sangat membahagiakan baginya.
Hari dimana rencana yang sudah dia persiapakan matang-matang sebentar lagi akan mendapatkan kabar bagus bahwa Bayu bisa menggagalkan pernikahan adiknya dan Saga.
Lisa mendapatkan pesan dari Bayu bahwa Bayu sudah berada didepan kamar hotel.
Sungguh sangat bergembiralah seorang Lisa yang akan menyambut sesorang yang sudah berhasil membuat keinginannya terwujud.
__ADS_1
Lisa berlari namun karena dirinya masih dipengaruhi alkohol larinya masih sempoyongan berusaha mencari pintu kamar hotelnya dan membukannya sendiri untuk Bayu.
Bayu yang sudah dibukakan pintu oleh Lisa memasang wajah sayu.
Lisa memeluk Bayu setelah dia melihat wajah Bayu yang tahu hasil yang sebenarnya terjadi.
"Sayang, kamu udah datang" Lisa mencium dada Bayu yang sudah dipeluknya
"Masuk yuk!" ajak Lisa yang merangkul pinggang Bayu dan berusaha menarik pinggang Bayu untuk.masuk kedalam kamar hotel.
Bayu mengikuti ajakan Lisa untuk masuk kedalam kamar karena niat Bayu juga untuk menemui Lisa dan memberitahukan hasil dari semua rencana yang telah dibuatnya.
Sebelum Bayu mengatakan apapun, Lisa sudah bergelantung didada bidang milik Bayu dan mencoba mencium bibir Bayu, Lisa seolah- olah memberikan hadiah kepada pria yang sudah berhasil menggagalkan rencana pernikahan Saga. Bayu yang juga menikmati ciuman dari Lisa hanya bisa mengikuti apa yang Lisa lakukan padanya.
"Gimana yank?" Lisa bertanya kepada Bayu sambil terus mencium Bayu.
"Apanya?" seketika Bayu lupa harus melaporkan bahwa rencana dan tugas yang diberikan Lisa gagal kerena dirinya salah mengikuti orang yang ada dimobil yang sudah ditunjukan Lisa.
Lisa menghentikan semua ciumannya dan melepaskan rangkulan tangannya ditubuh Bayu. Lisa bertanya lagi kepada Bayu karena tidak mendapati kabar apakah Bayu berhasil atau tidak dengan tugas yang dia berikan.
"Bagaimana dengan rencananya?" kata Lisa yang sudah menjauh mundur dengan masih menatap Bayu.
"Hmmmm begini Lisa" Bayu mencoba menjelaskan sesuatu yang tidak bisa terucap dari bibirnya. Bayu sangat takut kalau kalau Lisa marah dan sudah pasti Lisa akan marah besar dengannya yang gagal melakukan tugas kecil seperti itu.
"Jangan bilang kalau kamu itu gagal dengan rencana kita" Lisa mengatakan hal itu dengan berjalan mengambil botol minuman yang tadi sempat dia habiskan setengahnya.
"Maaf Lisa, aku gagal. Mobil yang kamu beritahu itu tidak mengangkut pengantin tapi aku malah membuntuti hanya perias pengantin" jelaskan Bayu.
Penjelasan Bayu sontak membuat Lisa marah besar, dia membanting botol minuman keras kediding kamar hotel sehingga botol itu pecah dan menumpahkan seluruh isi botol.
"Gue kasih luu tugas gitu aja tapi gak bisa luu selesaikan dengan benar" Lisa yang tadinya halus seketika mendengar laporan Bayu berubah menjadi orang yang kasar.
__ADS_1
Lisa berbalik menatap Bayu yang terdiam mendengar kemarahan seorang Lisa "Lu bener- bener ya! gak becus!" Lisa tidak peduli dengan wajah Bayu yang mengeluarkan darah akibat pecahan kaca dari botol yang Lisa lemparkan kedinding telah mengenai sedikit pipinya sehingga darah keluar dari pipi Bayu. Untung saja goresan wajah Bayu tidak terlalu parah
"Aku udah melakukan apa yang kamu intruksikan tapi tidak ada wajah yang fotonya kamu kirim didalam mobil itu, yang ada mobil itu hanya mengantar beberapa perias make up" jelaskan Bayu sekali lagi
"Itu bukan suatu alasan, harusnya lu periksa terlebih dahulu apaakah orang yang lu buntutin sudah bener" kata Lisa membenarkan semua perkataannya.
"Sekarang mereka sudah pasti menikah" Lisa merasa sangat kacau, dia mengacak rambutnya hingga terlihat sudah seperti orang gila dengan kondisi terpengaruh minuman beralkohol.
"Mereka itu siapa? sampai kamu terobsesi untuk menggagalkan pernikahan mereka" tanya Bayu yang juga merasa agak sedikit kesal karena Lisa tidak memberitahukan siapa yang menikah saat itu dan Bayu seolah merasa kalau dirinya sedang dimanfaatkan Lisa.
"Saga dan adik gue" jawab Lisa yang sontak membuat Bayu kaget.
"Apa? " tanya pendek Bayu
"Iya gue suruh lu buat gagalin pernikahan Saga orang yang gue suka dengan adik tiri gue sendiri" kata Lisa dengan penuh emosi.
"Kenapa kamu gak bilang kalau yang bakalan aku gagalin pernikahan itu si Pak Saga, kalau sampai Pak Saga tahu tamat riwayat aku dan keluargaku terutama ayahku" kata Bayu sambil memgusap rambutnya merasa frustasi
"Kalau aku tahu itu pernikahan Pak Saga gak mungkin aku berani nerima tugas dari kamu" imbuh Bayu merasa sudah dibohongi oleh Lisa yang merahasiakan tentang pernikahan Saga dan adiknya sendiri.
"Kalau gue bilang, luu gak bakalan mau *****" kata Lisa
"Kamu itu sinting Lisa! cuaman kamu orang yang tega gagalin pernikahan adik sendiri" kata Bayu
"Pak Saga itu dari awal gak suka sama kamu tapi kamu berusaha mati matian pertahanin orang tidak suka sama kamu" lanjut Bayu yang membuat Lisa tambah marah mendengar perkataan Bayu, Lisa mendekat kearah Bayu dan menampar pipi Bayu.
"Plakkkkkkkk" suara tamparan telapak tangan liaa mendarat dipipi yang sudah terluka milik Bayu.
"Perg lu dari sini" lisa mengusir bayu untuk keluar dari kamar hotelnya. Bayu yang masih tetap berdiam diri didalam kamar hotel Lisa kemudian didorong lagi oleh Lisa agar tubuh Bayu keluar dari hotel itu.
Lisa menutup kasar pintu hotel setelah berhasil mengeluarkan Bayu dari kamar hotel.
__ADS_1