
Pesta resepsi pernikahan Rido dan Ika akhirnya dilaksanakan, pestanya sangat meriah banyak tamu yang datang ke pesta mereka, pak Pajar memandang Rido dari kejauhan, belum hilang kesedihan dia, melihat Rido punya istri lagi, ia merasa seandainya Ayu mengetahui pernikahan Rido, apa dia ikut sedih seperti yang dirasakan dia saat ini.
Sementara itu Ika sangat bahagia di pesta pernikahan mereka, senyum dia tidak pernah pudar saat menyalami tamu yang datang, apa lagi hampir setiap tamu yang melihat dia, mereka memuji kecantikan dia, yang terlihat serasi berdampingan dengan Rido.
Begitu juga dengan Rini, ia bahagia karena mendapat menantu yang dia inginkan.
Sedangkan Rido memasang muka datar, ia tidak terlalu bersemangat duduk dipelaminan, ia berharap pesta cepat berakhir, ia sudah lelah duduk dipelaminan.
**
Pagi ini Ayu terkejut melihat dokter Paujan datang, ia merasa tidak ada keperluan dengan dokter Paujan mengapa dia datang, pikir Ayu.
Paujan sengaja datang karena ia tau Ayu menjual sarapan, ia ingin membeli sarapan diwarung Ayu beralasan agar ia bisa lebih dekat dengan Ayu, ia penasaran dengan kehidupan Ayu, saat ia sudah sampai dirumah Ayu, ia malah malu sendiri, karena semua tetangga Ayu memperhatikan dia, apa lagi saat ia sudah berhadapan dengan Ayu, ia malah semangkin gugup jantung dia berdetak kencang, sampai ia tidak bisa bicara.
"Ya ampun kenapa aku kesini bikin malu aja, pakai acara gugup lagi, padahal aku biasa bertemu dengan orang banyak diluar sana, apa aku suka sama dia ya, ah tidak mungkin masa aku suka sama istri orang," kata hati Dokter Paujan.
Ayu menyenggol tangan dokter Paujan, agar dokter Paujan menjawab pertanyaan dia, Ayu sudah dari tadi menyapa dokter Paujan, tapi tidak dijawab lalu Ayu menyenggol tangan dokter Paujan, baru dokter Paujan tersadar dari lamunan dia, karena ketahuan ia melamun Dokter Paujan semangkin gugup dan malu.
__ADS_1
"Tolong bungkuskan itu untukku," ucap dokter Paujan sambil menunjuk kue jualan Ayu, ia tidak jadi sarapan diwarung Ayu, padahal niat dia dari rumah mau membeli sarapan dan memakannya diwarung Ayu.
"Mau beli berapa dok?" tanya Ayu.
"Lima puluh ribu saja," jawab Paujan.
Lalu Ayu mengambil kue untuk dokter Paujan dan memberikan kue itu ke dokter Paujan, dokter Paujan menerimanya, setelah membayar dokter Paujan pergi.
Sepanjang jalan menuju puskesmas dokter Paujan mengritik dirinya sendiri, mengapa harus gugup didepan Ayu.
"Bodoh kamu terlalu bodoh, bikin malu aja," ucap Dokter Paujan ke dirinya sendiri," Mana kuenya banyak lagi siapa yang ngabisin ini?" tanyanya pada dirinya sendiri,"
Perawat Linda yang melihat dokter Paujan datang segera menyambut dokter Paujan.
"Selamat pagi do," sapa perawat Linda.
"Pagi juga, ini untukmu," kata dokter Paujan memberikan kue yang ia beli dari warung Ayu.
__ADS_1
"Apa ini?" tanya perawat Linda lalu membuka kantong plastik kue itu.
Setelah memberi kue itu dokter Paujan pergi ia tidak mempedulikan perawat Linda yang berceloteh ke dia.
"Terimakasih do," ucap Linda berteriak mengeraskan suara dia karena dokter Paujan sudah jauh, perawat Linda senyum-senyum sangking bahagianya diberi kue oleh dokter Paujan, selama ini dokter Paujan tidak pernah merespon saat ia mencoba mendekati dia, tapi pagi ini dia diberi kue, membuat perawat Linda merasa bahagia, niat dia semangkin kuat untuk mendekati dokter Paujan.
**
Pagi ini Ika muntah-muntah, melihat Ika seperti itu Rido kuatir dengan keadaan Ika, lalu ia membawa Ika ke dokter, setelah dokter memeriksa Ika, dokter menjelaskan kalau Ika saat ini hamil, mendengar itu Ika sangat bahagia, ia berharap setelah ia hamil sikap Rido tidak lagi dingin ke dia, sementara Rido tidak bisa menggambar perasaan dia, disatu sisi ia bahagia dengan kehamilan Ika, disisi lain ia masih mencintai Ayu, walau ia berusaha melupakan Ayu tetap saja Ayu tidak bisa hilang dari pikiran dia.
Keluarga Ika dan keluarga Rido sangat bahagia mendengar kehamilan Ika, apa lagi keluarga Rido ini adalah cucu pertama mereka, Rini sekarang tinggal bersama Rido semenjak Ika hamil, karena Ika tidak bisa apa-apa semenjak hamil.
Rido mulai Lulu semenjak Ika hamil, sikap dia juga berubah ia bertekad membuka hati dia dan membangun rumah tangga yang sakinah mawadah warohmah, bersama Ika, perubahan Rido membuat Ika semakin bahagia, doa dia dikabulkan akhirnya Tuhan.
**
Sementara itu dokter Paujan semangkin gencar mendekati Ayu, tiap hari dokter Paujan datang ke warung Ayu, beralasan beli kue atau belu sarapan.
__ADS_1
Ayu tidak tau kalau dokter Paujan setiap hari datang ke,warung dia, karena mau mendekati dia, Ayu hanya fokus berjualan agar anak dia bisa makan.