Ayu Yang Malang

Ayu Yang Malang
Part 81


__ADS_3

''Kami tidak keberatan pak, hanya mendampingi saja,'' Kata Rio.


''Alhamdulliah, bapak berterimakasih kepada kalian sudah mau menolong bapak,'' Ucap pak Adi.


Ingin rasanya Rido memukul kepala papanya tapi ia tidak mungkin menegur papanya didepan orang banyak ia pun pasrah.


Setelah pak Adi pergi menyalami tamu dia yang lain Rido ingin berpamitan ia juga mengajak Ayu pulang.


''Kita pulang saja ya, abang capek mau istirahat besok kita sudah pindah ke kota,'' Kata Rido.


''Apa tidak terlalu cepat kita pulangnya bang, pengantinnya saja belum duduk di pelaminan kita sudah pulang,'' Jawab Ayu.


''Tidak apa apa badan abang rasanya pegal semua." Kata Rido beralasan.


''Ya sudah Ayo kita berpamitan,''Ujar Ayu.


Ayu dan Rido berpamitan ke pak Adi juga ke Ika, setelah itu mereka berpamitan ke keluarganya.


''Kalian tidak ikut mendampingi pengantin prianya,'' Tanya pak Pajar.


''Tidak pa, bang Rido kecapean dari kemarin ngurus persiapan pernikahan kami,'' Jawab Ayu.


''Ya sudah kalian beristirahat biar kami saja yang mendampingi pengantin prianya,'' Kata pak Pajar.


''Wah anak papa sudah tidak tahan nunggu malam cek cek,'' Seloroh Rio.


''Apaan sih pa, aku mau istirahat,'' Ucap Rido.


''Leo ikut papa sama mama pulang?" Tanya Rido.

__ADS_1


''Tidak pa, Leo mau lihat pengantin nya duduk di pelaminan, nanti aku mau minta di photo sama pengantinnya,'' Ucap Leo.


''Sudah biar saja Leo disini kalian pulang saja,'' Kata bu Aini.


Rido dan Ayu akhirnya pulang, sesampainya dirumah Rido mengajak Ayu ke kamar, Ayu pasrah mengikut saja.


**


''Pak, pengantin prianya sudah selesai dihias bapak-bapak dan ibu-ibu disuruh pak Adi mendampingi pengantin prianya,''Ucap salah satu kerabat pak Adi.


''Aya kami kesana,'' Jawab pak Pajar.


Pak Pajar dan rombongan ikut kerabat pak Adi dari belakang, sesampainya dikamar yang ditempati pengantin pria mereka menunggu pengantin pria keluar dari kamar, kerabat pak Adi masuk ke kamar memanggil pengantin pria.


Pengantin pria keluar dari kamar ia menyalami pak Pajar dan rombongan, Radit terkejut melihat keluarga Ayu berada disini, dalam hati Radit kenapa keluarga Ayu berada disini, sementara Rio dan keluarganya belum menyadari kalau pengantin prianya adalah Radit.


Saat ini pengantin sudah duduk dipelaminan tidak ada yang terlihat bahagia dari wajar kedua pengantinnya mereka sama-sama terpaksa menerima pernikahan ini, mata Ika terus saja mencari dimana ke keberadaan Rido ia belum tau kalau Rido sudah menikah dengan Ayu,pak Adi belum memberitahu ke dia, sedangkan Radit terus saja berpikir mengapa keluarga Ayu berada disini, ingin rasanya ia bertanya ke Ika, tapi ia tidak berani bertanya karena Ika tidak mau bicara ke dia.


''Auti Leo mau kenalan sama suami Auti,''Ucap Leo, Leo mengulurkan tangannya ke Radit, Radit menyambut tangan Leo.


''Nama ku Leo nama om siapa?" Tanya Leo.


''Nana om Radit senang berkenalan dengan Leo,'' Jawab Radit.


''Leo juga senang berkenalan sama om,''Ucap Leo.


''Auti Leo minta di photo sama Auti sama om juga,'' Mita Leo.


''Iya tunggu Auti panggil Fotografer nya,''Kata Ika, lalu ia memanggil Fotografer nya lalu mereka berfoto bersama saat Leo minta digendong Radit berfoto, ada getaran yang dirasakan Radit ia bingung mengapa seperti itu.

__ADS_1


''Terimakasih om, sudah mau gendong Leo,'' Ucap Leo.


''Sama sama,''Jawab Radit lalu Leo pergi ke opa nya, Radit memperhatikan Leo pergi ke keluarga Ayu.


''Siapa Leo itu ya, kanapa dia berkumpul bersama keluarga Ayu, anak siapa dia kenapa saat aku menggendongnya jantung ku berdebar?" Dalam hati Radit berkata.


''Opa aku sudah foto sama pengantinnya, foto aku banyak sekali,''Leo bercerita ke pak Pajar.


''Wah Leo sudah foto opa tidak diajak,'' Kata pak Pajar bercanda.


''Opa mau foto ya, biar Leo bawa ke pelaminan?" Tanya Leo.


''Tidak opa hanya bercanda,''Jawab pak Pajar.


Karena sudah sore pak Pajar bersama rombongan pamit pulang ke rumah Ayu.


Sesampainya dirumah Ayu mereka heran kenapa rumah Ayu sunyi, tidak ada suara terdengar dari dalam.


''Assalamualaikum, permisi,'' Ucap pak Pajar dari luar, namun tidak ada jawaban dari dalam.


''Apa mereka tidak ada dirumah ya?" Ujar Rio menimpali.


''Coba lihat pintu belakang mana tau mereka di belakang,'' Kata bu Aini.


Lalu Rio pergi ke belakang rumah Ayu dibelakang tidak ada siapa-siapa ia pergi ke depan mengatakan ke mereka kalau dibelakang rumah pun tidak ada orang.


''Kemana sih mereka badan ku sudah lengket berkeringat satu harian tidak mandi,''Ucap Rini.


''Coba hubungi Rido Jar,'' Kata bu Aini.

__ADS_1


Lalu pak Pajar menghubungi Rido.


__ADS_2