
''Apa Ayu pergi karena tidak ingin menikah dengan ku, apa kurangnya aku sehingga Ayu tidak mau sama aku, sebenarnya dia mau menikah dengan ku tapi ia hanya tidak mau menyakiti Wati, aku harus mencari Ayu untuk meyakinkan dia agar ia mau menikah dengan ku, Ayu pasti belum jauh dari sini karena ia pergi tidak bawa uang." Pikir Andi. Pasangan suami istri itu larut dalam pikirannya masing-masing.
''Ma, papa pergi mencari Ayu, mama di rumah saja menunggu kalau sudah ada kabar nanti papa kabari."Kata Andi.
''Iya pa,"Kata bu Wati. Andi pergi setelah Andi pergi bu Wati mengikuti suaminya dari belakang, bu Wati curiga kalau Andi menemui Ayu. tapi sudah hampir siang ia mengikuti suaminya ia tidak menemukan Ayu dan bu Wati melihat kalau suami nya juga kelihatan sudah kelelahan mencari Ayu, bu Wati akhirnya kembali ke rumah.
Saat ini Ayu sedang berjalan tanpa ada tujuan, ia hanya mengikuti langkah kakinya kemana, ia berhenti di rumah makan sederhana untuk mengisi perut dia yang sudah lapar dari tadi, ia hanya makan pakai kuah saja, karena ia hanya punya uang sedikit hasil dari menjual beberapa barang dia tadi, setelah itu ia pergi ke mesjid, ia ingin memandikan Beby Leo
di mesjid itu, setelah ia selesai memandikan Leo ia solat setelah selesai sholat ia berdoa.
''Ya Allah lindungi aku, tunjukan padaku harus kemana melangkah, berikan pertolongan mu ya Allah aku memohon hik..hik..hik, saat ini aku tidak tau mau kemana lagi hiks..hiks..hiks." Ayu berkata ia hampir putus asa menjalani hidupnya.
Malam ini Ayu dan anak dia tidur di masjid, karena ia belum punya tempat tinggal, ia tidur sambil memangku Beby Leo agar Beby Leo tidak kedinginan, ia selimuti Beby Leo dan ia dekap erat lalu ia memejamkan matanya.
Rido melihat ada orang di seberang jalan, ia melihat orang itu berjalan sambil menggendong anaknya ia heran melihat orang itu yang terus saja berjalan walau sedang turun hujan deras, ia kasihan melihat anak orang itu yang kena hujan, Rido yang pakai payung, ingin memberikan payung dia ke orang itu, ia berlari mengejar orang itu.
''Mbak..mbak..mbak, ''Kata Rido memangil orang itu, orang itu menoleh ke dia, melihat siapa orang nya Rido berlari mengejarnya ia melihat kalau orang itu adalah Ayu.
''Yu, abang rindu!" Rido berkata sambil memeluk Ayu. Braaak Rido terjatuh dari tempat tidur, ia melihat sekelilingnya ia melihat ia dibawah tempat tidurnya, setelah mengumpulkan nyawanya ia baru tau kalau ia hanya bermimpi.
''Ya hanya mimpi, apa artinya mimpiku ini ya apa Ayu sedang kesusahan ya?" Rido berkata sendiri ia penasaran apa arti mimpi dia itu, Rido akhirnya sholat sunnat, setelah solat ia berdoa supaya Ayu baik-baik saja.
__ADS_1
''Ya Allah, lindungi Ayu dimanapun ia berada, dan pertemukan aku dengan Ayu."kata Rido didalam doanya.
Menjelang solat subuh Ayu bangun, ia bergegas merapikan barang dia, agar tidak ada yang terganggu saat orang orang sholat, sehabis sholat subuh ada yang menyapa Ayu.
''Neng, orang mana? saya perhatikan Neng, bukan orang sini." Kata salah satu bapak-bapak yang sholat di mesjid itu,
''Iya pa, maaf numpang disini!" Kata Ayu menjawab.
''Kalau boleh tau Neng orang mana?" Kata bapak itu bertanya.
''Saya dari xxxx kata Ayu!" Kata Ayu.
''Saya tidak tau harus kemana!" Ayu berkata Ayu juga menceritakan semuanya ke apak itu.
''Ya ampun kasihan sekali nasip mu, bagai mana kalau Neng tinggal di rumahku untuk sementara waktu sampai Neng punya tempat tinggal." Kata bapak itu menawarkan.
''Saya tidak mau merepotkan bapak." Kata Ayu ia menolak karena sungkan.
''Tidak apa-apa bapak tidak tinggal sendiri, ada istri juga anak-anak bapak yang tinggal bersama bapak." Kata bapak itu.
Karena terus di paksa Ayu akhirnya mau ikut dengan bapak itu kerumahnya. Sesampainya mereka di rumah bapak itu, Ayu diperkenalkan dengan keluarga bapak itu.
__ADS_1
''Assalamualaikum!" Kata Ayu dan bapak itu.
''Wa, alaikumsalam!" Kata istri bapak itu dari dalam menjawab.
''Loh, ini siapa pak?" Kata istri bapak itu bertanya karena ia heran melihat suaminya datang membawa perempuan muda juga membawa anak, istri bapak itu berpikir kalau Ayu adalah selingkuhan suaminya.
''Kita masuk rumah, nanti bapak ceritakan siapa dia." Kata bapak itu, mereka masuk ke rumah bapak itu, mereka duduk diruang tamu.
''Bu, bikinkan minum dan sekalian sarapan buat Neng ini, dia pasti sudah lapar.''Kata bapak itu.
''Tidak usah pak, biar saya cari makan diluar sana." Kata Ayu ia sungkan karena melihat wajah istri bapak itu kelihatan tidak suka melihat Ayu.
''Tidak apa-apa sarapan disini kalau kamu mau beli sarapan diluar jauh, disekitar sini tidak ada menjual sarapan."Kata bapak itu menjelaskan.
Selesai sarapan bapak itu memperkenalkan ke Ayu siapa saja orang di rumah itu.
''Neng, kita belum berkenalan dari tadi kalau boleh tau nama Neng siapa?" Kata bapak itu.
''Nama saya Ayunda sari biasa dipanggil Ayu." Kata Ayu memperkenalkan dirinya.
''Nama bapak Supriadi orang-orang biasa memanggil bapak Adi, kalau istri bapak ini namanya Sugiarti orang-orang memanggil Ati, kalau anak bapak yang ini namanya Priska Amanda nama panggilan dia Ika, yang satu lagi anak bapak tidak tinggal disini dia kuliah di jakarta, waktu libur saja ia baru pulang.'' Kata bak Adi memperkenalkan semua anggota keluarga dia ke Ayu.
__ADS_1