Ayu Yang Malang

Ayu Yang Malang
Part 73


__ADS_3

Parel dan Rido sampai ke rumah sakit, Ika terkejut melihat mereka datang Ika tidak tau kalau mereka dikabari bu Ati.


''Bagai mana ke adaan mu?" Tanaya Parel dengan penuh kekuatiran.


''Aku sudah tidak apa-apa,''Jawab Ika.


''Tidak apa-apa gimana muka mu saja masih pucat, kamu mikir apa sih sampai kamu sakit? pernikahan mu tinggal tiga hari lagi kalau kau sakit gimana mau nikah, apa nikahnya di rumah sakit saja, biar malam pertamanya di rumah sakit juga,'' Ucap Parel bercanda.


Sontak perkataan Parel membuat Ika dan Rido muka mereka memerah merah menahan malu.


''Abang bicara apa sih,'' Ujar Ika.


''Ih malu dia,'' Ucap Parel membuat Ika bertambah malu.


Rido diam saja melihat berbicara pikiran ia tertuju ke pada Ayu tapi ia tidak mungkin pergi ke rumah Ayu sebelum melihat Ika.


Malam harinya pak Adi dan bu Ati pulang ia menyuruh Parel dan Rido menjaga Ika, karena Ika belum diperbolehkan pulang, walau terpaksa akhirnya Rido menjaga Ika padahal dari tadi ia sibuk memikirkan bagai mana ia bisa keluar dari rumah sakit lalu pergi menemui Ayu harapan ia bertemu Ayu hari ini gagal.

__ADS_1


Malam sudah larut Ika belum juga bisa tidur, Parel dan juga Rido sudah nyenyak walau mereka tidur di kursi, Ika memandang wajah Rido kelihatan damai didalam tidurnya.


''Apa Abang bisa menerima Ika kalau Abang tau Ika tidak perawan lagi, Ika takut kehilangan Abang, Ika tidak sanggup mengatakannya sejujurnya hiks..hiks..hiks ya Allah buka pintu hati bang Rido untuk menerima Ika walau Ika sudah tidak suci lagi,'' Ucap Ika dalam hati.


Karena sudah sangat mengantuk akhirnya Ika tidur.


Ika bergandeng tangan dengan Rido mereka berjalan di pegunungan tingga Ika sudah capek berjalan ia meminta Rido berhenti namun Rido tetap berjalan memegang tangan dia, karena Ika sudah tidak tahan lagi ia melepaskan genggaman tangan dia dari Rido.


''Kita istirahat sebentar bang,'' Kata Ika namun Rido tidak menghiraukan ucapan Ika Rido terus berjalan meninggalkan Ika, karena Rido sudah semakin jauh Ika kembali berjalan mengejar Rido, tapi Rido semakin tidak kelihatan, Ika berlari mengejar Rido tapi ia semakin tidak melihat Rido, Ika memanggil Rido berulang kali Rido tidak menyahut Rido juga sudah tidak ada dimanapun hal itu membuat Ika menangis, ditengah kegalauan Ika ada suara Pria menyapanya Ika melihat orang yang menyapanya, ia melihat pria itu adalah pria yang menodai dirinya sontak Ika melampiaskan amarah dia ke pria itu.


''Laki-laki bajingan gara-gara kau hidup ku tidak tenang kau hancurkan masa depanku kau ambil perawan ku padahal sebentar lagi aku menikah apa yang harus aku katakan ke calon suami ku hiks..hiks..hiks,'' Ucap Ika dengan penuh kemarahan juga kesedihan.


Ika membuka matanya seketika Ika senang ternyata Rido ada di hadapannya, Ika segera memeluk Rido, membuat Rido bingung pasalnya Ika tidak pernah seperti itu.


''Jangan tinggalkan aku bang, aku tidak bisa kehilangan abang maaf kan Ika bang semua itu bukan salah Ika pria itu yang mengambil kesucian Ika tanpa Ika tau,'' Ucap Ika keceplosan, hal itu membuat Rido heran dengan ucapan Ika.


''Kamu bicara apa? abang tidak mengerti,'' Tanya Rido. Seketika Ika tersadar dengan perkataan dia, Ika jadi gugup membuat Rido curiga.

__ADS_1


''Ika mimpi buruk, bang Rido ninggalin Ika didalam mimpi Ika,'' Jawab Ika.


''Ya sudah kamu tidur lagi ini masih jam tiga pagi terlalu cepat bangun jam segini." Kata Rido.


''Iya bang,''Jawab Ika.


Saat Ika memejamkan mata Rido, berpikir keras Rido tidak percaya begitu saja perkataan Ika, apa ada yang disembunyikan Ika kepadanya, apa lagi pak Adi cerita kalau dokter mengatakan Ika tertekan, ditambah saat Ika bermimpi menyebut laki-laki bajingan yang mengambil perawan dia, Rido mendengar semua yang Ika katakan.


Pagi harinya pak Adi juga bu Ati kembali ke rumah sakit mereka membawa sarapan untuk Parel dan Rido, Parel dan Rido sarapan setelah selesai mereka berkumpul di ruangan Ika, Rido berkata ke Ika.


''Ka, sekarang bapak sama ibu sudah disini, kamu cerita apa yang kamu sembunyikan dari kami?" Ucap Rido, membuat semua orang heran mengapa Rido berbicara seperti itu.


''Maksut kamu apa?" Ujar Parel.


''Biar Ika yang menjelaskan,''Ucap Rido kembali, membuat semua orang kembali bingung, tapi tidak dengan Ika, ia ketakutan.


''Apa yang kamu sembunyikan nak?" Tanya bu Ati lembut ke anaknya.

__ADS_1


''Ika sudah tidak suci lagi bu hiks..hiks hiks,'' Ucap Ika.


Sontak mereka terkejut mendengar perkataan Ika, tapi tidak dengan Rido ia sudah curiga mulai dari semalam, kabar itu membuat Rido senang ia ibarat menang undian.


__ADS_2