Ayu Yang Malang

Ayu Yang Malang
Part 92


__ADS_3

"Ibu jangan menghinaku! aku tidak pernah tertarik sama anak ibu, aku terpaksa menerima pernikahan ini karena kesalahan anak ibu, kalau saja anak ibu tidak menodaiku mungkin saat ini aku sudah bahagia dengan orang yang aku cintai, bukan hidup bersama anak ibu," kata Ika dengan lantang karena sudah terbawa emosi.


Mendengar apa yang dikatakan menantunya darah bu Risma mendidih lalu ia berkata,


"Kamu pikir anak saya tidak terpaksa menikahimu, kamu harus ingat orang tuamu yang datang kerumah kami dan memaksa anak saya menikah denganmu, Radit juga sudah punya calon yang lebih baik darimu tapi karena orang tuamu mengemis agar anak saya menikah denganmu, karena itu anak saya menikahimu, anak saja seharusnya sudah bahagia dengan Wulan tapi karena menikahimu ia membatalkan pernikahan dia dengan Wulan," ucap bu Risma.


"Sudah bu tidak usah berdebat lagi aku dan Ika sudah menikah jadi kumohon jangan membuat kegaduhan lagi biar kami menjalankan pernikahan kami dengan cara kami sendiri," kata Radit.


"Apa yang kau harapkan dari perempuan seperti dia, sudah miskin tidak tau diri ibu tidak mau melihat anak ibu jadi budak dia," ujar bu Risma sambil menunjuk Ika.


"Dengar ya bu, pernikahan ini terjadi karena kesalahan anak ibu, jadi ibu tidak berhak menghinaku, biarpun aku miskin tapi aku tidak pernah menyusahkan orang lain, kami makan dari hasil halal tidak pernah kami mencuri atau mengemis," ucap Ika, ia tidak terima direndahkan.

__ADS_1


"Kamu bilang hanya kesalahan anakku, apa kamu lupa kalau kamu yang meminta anak saya untuk menidurimu, anak saya sudah cerita semua kenapa ia sampai menidurimu, jadi jangan berpikir bahwa kau adalah korban kau lah pelaku yang sesungguhnya," kata bu Risma.


Mendengar bu Risma lagi-lagi menghina dia Ika emosi lalu berkata.


"Kalau seperti itu ceraikan aku sekarang juga," ucap Ika ke Radit.


"Astagfirullah hal adzim, apa Ika tidak tau pernikahan itu bukan untuk dipermainkan, mungkin saat ini Ika belum bisa menerima pernikahan ini, tapi kalau Ika mencoba membuka pintu hati Ika abang yakin kedepannya Ika akan bisa menerima pernikahan ini," kata Radit meyakinkan.


Dengan senang hati Ika mengemasi barang dia, karena itu yang diinginkan dia, sementara Radit berusaha membujuk ibu dia akar tidak memulangkan Ika, karena ia berpikir pernikahan itu bukan untuk mainan walau ia tidak cinta dengan Ika tapi ia tidak mau kalau sampai pernikahan dia hancur Radit yakin ia akan bisa berlahan mencintai Ika.


Tapi bu Risma tidak perduli dengan perkataan anaknya, bu Risma senang kalau Radit berpisah dengan Ika, harapan dia kalau Radit berpisah dengan Ika ia akan kembali menjodohkan Radit dengan Wulan, karena Wulan lebih pantas untuk anak dia, pikir bu Risma.

__ADS_1


Saat ini Radit dan ibu dia juga Ika sudah ada didepan rumah orang tua Ika, pak Adi merasa haran melihat anak dia pulang bersama suami dan juga besan dia, setelah semua duduk di kursi ruangan tamu, Radit memulai pembicaraan ia sudah membujuk istri dia juga ibu dia dari tadi untuk tidak bercerai tapi baik Ika juga bu Sukma tetap pada pendirian mereka ingin berpisah, jadi Radit memutuskan menceraikan Ika karena ia tidak mau Ika merasa terpaksa menjalankan pernikahan ini.


"Maafkan saya pak, dengan berat hati saya memulangkan anak bapak, saya sudah menjatuhkan talak Ika tadi, saya bukan suami Ika lagi secara agama, saya akan urus surat cerai kami secepatnya sekali lagi saya minta maaf karena tidak bisa melanjutkan pernikahan kamu," kata Radit.


Mendengar perkataan Radit pak Adi terkejut sekalian sedih ia kasihan melihat nasib anaknya yang akan jadi janda, lain pula dengan bu Ati ia merasa tersinggung karena anaknya dipulangkan belum sampai sebulan menikah.


"Kenapa kemarin kau menikahi Ika kalau akhirnya kau ceraikan, kalau tau begini jadinya lebih baik kalian tidak usah menikah kemarin, apa kata orang diluar sana belum sebulan anak kami sudah dipulangkan, apa kalian tidak punya hati nurani, bagai mana kalau yang terjadi saat ini akan terjadi juga dengan adikmu," ujar bu Ati meluapkan kemarahan dia.


"Ini bukan mauku bu, Ika sendiri yang tidak mau melanjutkan pernikahan ini," jawab Radit.


Bu Ati dan pak Adi terkejut mendengar perkataan Radit mereka mengalihkan pandangan mereka ke Ika, Ika jadi gugup ia tidak menyangka kalau Radit memojokkan dia.

__ADS_1


"Iya memang betul kalau aku yang meminta diceraikan, tapi itu semua karena ibumu yang menghinaku," Kata Ika mengelak, mendengar apa yang diucapkan Ika bu Risma kembali naik darah ia pun membuka suara.


__ADS_2