
Ika berkeliling di sekitar rumah mencari Radit, tapi Radit tidak ada, ia takut Radit kesasar karena Radit belum hapal jalan di kampung mereka, Ika mondar mandir di depan rumah menunggu Radit, saat ia berdiri di depan rumah ia melihat suami dia berjalan menuju rumah, Ika tidak sabar segera bertanya ke suami dari mana dia,
"Dari mana mana bang?" Ika bertanya, Radit bingung mau jawab apa, ia terpaksa berbohong mencari aman.
"Abang keliling disekitar sini, biar hapal jalannya," jawab Radit cari alasan.
"Oh aku nyariin abang disekitar rumah, aku takut abang kesasar tidak tau jalan pulang," ujar Ika.
"Abang jalan sebentar keluar, bosan dirumah terus," kata Radit berusaha meyakinkan Ika.
"Besok kan sudah balik ke Jakarta," Ika mengingat kan.
"Iya kamu jadi ikut?" tanya Radit.
"Iya bang, tapi Ika tinggal di kosan Ika dulu untuk sementara, kalau abang sudah rumah sendiri baru Ika tinggal sama abang, bapak sama bang Parel tidak bolehin Ika tinggal satu rumah sama ibu abang, takut kalau ibu abang tidak suka sama Ika," Ika mengatakan apa yang ia dan keluarganya inginkan.
"Ya sudah, nanti setelah sampai di kota kita cari rumah kontrakan, gak enak dilihat orang lain kalau kita tinggal terpisah, apa lagi orang tua mu mengetahui nanti pasti mereka mengira aku laki-laki tidak bertanggung jawab membiarkan istrinya tinggal sendiri," kata Radit.
__ADS_1
"Tapi bang, kita menikah bukan kemauan kita, Ika tidak mau abang terpaksa menjalani pernikahan kita, Ika iklas kalau abang meninggalkan Ika, semua ini terjadi karena kesalahan Ika," ucap Ika.
"Walau kita sama-sama terpaksa untuk menikah, kita harus menjalaninya karena pernikahan itu bukan untuk dipermainkan, kita harus coba menerima satu sama lain, dan membuka hati kita, abang yakin kalau kita sama-sama mencoba kita pasti bisa," ujar Radit.
"Apa abang akan terus mempertahankan pernikahan ini, setelah tau orang yang abang cari selama ini sudah ada didepan mata, darah daging abang juga sudah ada untuk mengikat hubungan abang sama kak Ayu, Leo butuh abang dia sudah lama merindukan kasih sayang seorang ayah, apa abang tega membiarkan mereka terus menderita," ujar Ika.
"Abang tidak pantas untuk Ayu, biar dia bahagia dengan orang yang bisa membuat dia bahagia, abang tidak mau lagi menghancurkan dia untuk yang kedua kali," ucap Rido.
"Ika tidak mengerti jalan pikiran abang, selama ini abang sibuk mencari kak Ayu, setelah abang ketemu abang menyerah, apa semua itu karena Ika, kalau hanya itu yang abang pertimbangan abang tidak usah memikirkan Ika, Ika mengalah untuk melepas abang untuk kak Ayu, Leo butuh abang," kata Ika, ia berusaha meyakinkan Radit, karena Ika juga tidak tertarik meneruskan pernikahan mereka karena Ika masih berharap kalau ia akan kembali ke Rido.
"Kak Ayu, masih sendiri, ia tidak pernah mau didekati pria manapun," ujar Ika.
"Ayu sudah menikah dengan Rido kemarin bareng kita," kata Rido.
"Abang tau dari mana kak Ayu sudah menikah, abang salah dengar kali," ujar Ika, ia tidak percaya .
"Dari ibu-ibu didepan sana, tidak sengaja abang dengar," kata Radit berbohong.
__ADS_1
"Ika tanya dulu ke bapak mungkin abang salah dengar," kata Ika, ia penasaran ia mencari bapaknya untuk memastikan apa betul yang didengar suami dia, setelah ia bertemu bapaknya ia bertanya.
"Pak, apa betul kakak Ayu sudah menikah dengan bang Rido?" tanya Ika dengan penuh penasaran.
"Iya, kemarin sama dengan hari pernikahan mu," jawab pak Adi.
"Kenapa mereka nikah, mereka kan saudara?" tanya Ika balik.
"Rido takut penyakit jantung almarhum Nenek dia kambuh mendengar kabar gagalnya pernikahan dia dengan mu waktu itu, karena itu mereka menikah agar Nenek dia senang, Ika tau sendiri kalau Rido kemarin mau menikah karena Nenek dia yang terus meminta ia segera menikah,"pak Adi menjawab lagi.
"Jadi bang Rido sama kak Ayu menikah karena terpaksa sama seperti pernikahan kami," ucap Ika.
"Yang penting mereka bisa menjalankan pernikahan itu dengan baik, kamu tidak usah memikirkan kak
mu bapak yakin Rido bisa menyayangi kakak mu dan menyayangi Leo dengan tulus, karena Rido orang baik, yang kamu pikirkan sekarang adalah pernikahan mu bagai mana kedepan bapak berharap kalian juga bisa menjalankan pernikahan kalian dengan baik," ujar pak Adi.
"Iya pak," jawab Ika, dengan berat hati Ika mengiyakan padahal ia tidak setuju dengan perkataan bapaknya karena ia masih mengharap kalau Rido kembali kepadanya.
__ADS_1